reviews
Live
Zoot Woman

Oleh : Wening Gitomartoyo

Bermasalah namun tetap bergizi


Zoot Qoman, grup elektronik dari Inggris, menjadi bintang tamu acara ulang tahun Radio Oz yang ke-38 lalu. Selain band yang sudah mengeluarkan tiga album ini, nama-nama lain yang juga tampil adalah DLR, Rock N’ Roll Mafia, serta The S.I.G.I.T. Dua nama terdepan terbilang cukup berhasil membuat keriaan lokal walau penonton nampak sangat jauh berkurang bila dibandingkan dengan kerumunan penonton yang biasanya memenuhi setiap gelaran radio Oz di tempat yang sama.
Grup kesayangan Bandung, The S.I.G.I.T., mengambil tempat setelah dua grup elektronik dari Bandung dan Jakarta tersebut, Rock N’ Roll Mafia yang tampil bertenaga dan DLR de-ngan lagu-lagu yang bertempo lebih santai. Namun ketika lagu yang dibawakan baru mencapai hitungan kedua, masalah mulai timbul. The S.I.G.I.T. seperti mengalami kesulitan di atas panggung, hingga mereka turun panggung dan penonton hanya disuguhi panggung yang kosong untuk kemudian mendapatkan pengumuman melalui layar besar di sisi panggung, bahwa pertunjukan dihentikan sementara untuk 20 menit.
Waktu selama itu berpotensi menjadi pembunuh mood menonton pertunjukan musik. Apalagi ketika setelah itu muncul pengumuman berikutnya bahwa penampil berikutnya adalah Zoot Woman. Apa boleh buat, dua lagu saja yang menjadi catatan The S.I.G.I.T. malam itu, yang ternyata di-sebabkan oleh masalah sound system. Penonton kemudian harus bersabar selama lebih dari 30 menit dan menjadi saksi souncheck yang dilangsungkan oleh Zoot Woman di atas panggung nan gelap.
Untunglah Adam Blake, Johnny Blake, Stuart Price, dan Jasmin O’Meara menyajikan penampilan yang tidak main-main. Tanpa jeda sedikit pun, lagu demi lagu seperti “Grey Day”, “Living in A Magazine”, “It’s Automatic”, dan “Lonely By Your Side” dari album terbaru mereka, Things Are What They Used To Be (2009), mengalir cepat dan eksplosif. Terutama Blake dan O’Meara, yang misalnya gemar melompat sambil memainkan instrumen masing-masing, atau mengajak penonton bertepuk tangan dan bergoyang. Pembawaan semua personel yang atraktif di atas panggung membuat penonton merespon dengan riang dan hangat, dan menyelamatkan aca


Mailling List

Join Our Millist by Subscribe Now!


Powered by yahoo.com