Beginilah seharusnya rock n’ roll dimainkan.
Lama vakum tak membuat The Flowers kedodoran. Duet Boris-Njet yang tersisa dari original line up rupanya menemukan kawan-kawan yang paham apa itu rock & roll. Tiga personel baru (bassis Leo, drummer Dado dan pemain saxofon Eugen) sepertinya kawan yang ada di kelas yang sama de-ngan Boris-Njet. Hasilnya: benar-benar menyegarkan secara musikalitas.
Permainan drum Dado yang keras bercampur dengan cabikan bass Leo yang funky, tiupan saxofon Eugen yang jazzy diracik dengan liarnya gitar Boris dan liukan vokal Njet yang bluesy menghasilkan musik yang akan membuat pecinta rock & roll bahagia. Salah satu yang menonjol adalah betapa interpretasi Eugen terhadap rock & roll membuatnya mencuri perhatian di album ini, dia tahu benar bagaimana mengisi ruang kosong yang ditinggalkan oleh duet gitaris di album pertama Flowers.
Visi Boris sang music producer di album ini juga harus diacungi jempol. Album ini boleh bangga bersanding dengan album 17 Tahun Ke Atas yang sepertinya sudah menetapkan standar yang tinggi. “Rajawali” adalah salah satu lagu yang bakal jadi klasik dari album ini di antara sembilan lagu lain yang sama kuatnya. Hanya satu yang disayangkan, artwork album ini tak semenarik musiknya.

RSS
