Tiga setengah tahun setelah album fenomenal
The Trials of Van Occupanther pada pertengahan tahun 2006 memperkenalkan Midlake yang berbeda. Album kedua grup Texas ini begitu matang, jenial, dan mengajukan musik country rock yang sama sekali baru, seperti pernikahan Fleetwood Mac dengan Bread. Untuk album ketiga, The Courage of Others, frontman Tim Smith mengaku banyak terpengaruh folk Inggris seperti Pentangle dan Fairport Convention, serta sinema Rusia (sampul album ini terinspirasi dari film Andrei Tarkovsky, Andrei Rublev). Patokan bermusik tidak terlalu banyak beranjak dari Van Occupanther. Hanya saja satu tema mengikat kesebelas lagu yang ada di sini, yaitu rasa berduka. Tempo sedang dan lambat membuatnya menjadi madah bakti pada negara yang sedang tertunduk. Hook yang bertebaran di Van Occupanther berganti dengan bunyi flute dan gitar yang muram, harmonisasi vokal yang kaya digeser dengan penggantinya yang lebih sederhana. Jika Van Occupanther tak malu-malu mengumbar harapan, maka The Courage of Others lebih ingin menanggalkannya. “The rulers have won leaving all things undone”, lirik dari “Rulers, Ruling All Things”, menggambarkan keadaan frustrasi akibat kondisi ekonomi Amerika, dan melalui The Courage of Others, Midlake menawarkan refleksi jujur berbalut melankoli yang mengena.

RSS