reviews
CDs
Bonita
Laju (Rumahbonita/demajors)
Oleh : Ricky Siahaan

Tujuh tahun absen, tapi kini kembali dengan karya terbaiknya untuk saat ini

 

Laju adalah dendam yang terbalaskan. Butuh tujuh tahun bagi seorang Bonita untuk merilis album kedua hingga terdapat 16 lagu yang secara konsep lirik dan atmosfer merupakan pemaparan kisah hidup tujuh tahun secara kronologis. Jempol mengacung ke atas ketika mendengar kualitas vokal prima Bonita yang menyanyikan lagu seperti “Rumahku” yang tenang atau “Komidi Putar” yang kental dengan hawa musik folk Perancis, lengkap dengan ketukan karnaval dan akordion yang meliuk.

Di album kedua Bonita, terdengar bahwa folk menjadi rasa yang disajikan sebagai menu utama. Menu yang cukup istimewa berkat berbagai tekstur yang membahasakan musik pop dengan fasih dan bervariasi secara dialek. Ini akibat hadirnya instrumen seperti akordion, glockenspiel, djembe, doumbek, atau Guzheng (sejenis harpa cina) yang tersebar ke seluruh pelosok album membuat Laju menjadi kian kaya rasa.

Dan formula ini secara kualitas berhasil mendaulat Laju menjadi salah satu yang terbaik di negeri ini khususnya di pasar rilisan penyanyi solo folk pop wanita yang nyaris punah. Banyak mendengarkan Peter, Paul, and Mary atau Joni Mitchel tampak jelas memberi hasil yang cukup positif pada Bonita, khususnya di bidang ekpresi bernyanyi. Namun citranya sebagai vokalis soul di masa lalu tampak tak bisa pergi jauh-jauh darinya ketika menjelang akhir album, tembang “You Cheer Me Up” maupun “It’s Over Now” kental memamerkan unsur soul era Motown yang hangat. Menutup jurnal pengembaraan hidup Bonita dengan cemerlang.

Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   

Mailling List

Join Our Millist by Subscribe Now!


Powered by yahoo.com