Kamis, 15/03/2012 21:16 WIB

Promotor: 'Masih Ada Kemungkinan Agnostic Front Tampil di Hammersonic'

Negosiasi masih berlangsung setelah band sepihak membatalkan penampilan di Asia Tenggara.
Oleh: Wendi Putranto
Share :   
image
Agnostic Front (Sumber: agnosticfront.com)
Jakarta - Agnostic Front, band pionir hardcore asal New York, AS yang awalnya telah memastikan bakal tampil di festival metal internasional, Hammersonic pada 28 April di Lapangan D, Senayan, mendadak Kamis (15/3) dinihari tadi secara sepihak mengumumkan pembatalan penampilan mereka via Facebook dan Twitter.

“Kami sangat menyesal mengumumkan ini, karena biaya yang besar untuk dapat bermain di Indonesia, Thailand dan Singapura maka kami tidak mampu berkunjung saat ini. Kami pikir bisa mewujudkannya tapi gagal. Kami akan menjadwalkan lagi nanti, tetapi pada hari ini, tanggal tersebut telah dibatalkan. Mohon maaf atas pengumuman ini. Salut untuk semua penggemar kami disana dan sampai bertemu lain kali,” demikian tulis pihak manajemen Agnostic Front di akun resmi Facebook Page.

Kontan saja informasi ini menimbulkan kehebohan di antara para penggemar Agnostic Front di Indonesia yang telah menunggu-nunggu konser ini sejak puluhan tahun lamanya. Akhirnya akun Twitter @hammersonicfest pun menjadi serbuan sasaran pertanyaan mereka.

”Untuk pembatalan Agnostic Front harap bersabar. Kami pun sedang mengklarifikasi ke pihak mereka, karena pembatalan dilakukan secara sepihak!!” jawab promotor Revision Entertainment di akun @hammersonicfest beberapa jam setelah pembatalan tersebut keluar.

Ravel Junardy dari Revision Entertainment selaku promotor festival Hammersonic saat dihubungi Rolling Stone menjelaskan bahwa pihaknya dengan agensi Agnostic Front sudah terikat kontrak secara tertulis dan pembayaran bahkan telah dilakukan sampai akhirnya ia mengaku kaget dengan pembatalan sepihak tersebut.

”Awalnya karena ada tambahan dates di New Zealand. Setelah mereka main di Jakarta, Singapura dan Bangkok mau langsung ke New Zealand tapi promotor disana nggak mau menanggung penerbangan ke sana. Mereka minta gue nanggung itu tapi kan nggak ada di dalam kontrak tertulis sebelumnya. Pembicaraan kami belum selesai dan belum ada titik temu tiba-tiba pihak band mengumumkan itu di Twitter,” jelas Ravel terkesan agak kesal.

Ravel yang kini tengah berada di Singapura menambahkan bahwa hingga saat ini pihaknya masih terus bernegosiasi dengan agensi Agnostic Front agar tetap melanjutkan tur konser mereka di Asia Tenggara seperti jadwal semula. Ia mematok tanggal 25 Maret sebagai batas akhir kepastian konser band legenda hardcore New York tersebut.

”Menurut gue (pembatalan) ini belum 100 persen, mereka tetap butuh dates Indonesia sebenarnya. Chance-nya 50-50,” ujarnya.

Beberapa jam setelah pengumuman pembatalan tersebut, pihak Agnostic Front telah menjawab kekecewaan ratusan penggemar mereka di Indonesia melalui Facebook resmi mereka disana.

”Kami ingin terbang ke sana tetapi masalah utama adalah hal ini terburu-buru dan itu bermuara karena kami tidak mampu membayar tiket pesawat! Kami masih mencoba, karena kami ingin tetap bermain dan membuat semua orang senang... Kami hanya tidak ingin orang terus membeli tiket jika konser ini tidak terjadi! Kami menunggu satu kemungkinan terakhir untuk bermain Jakarta,” tulis perwakilan Agnostic Front disana.

Yang pasti pihak promotor menjamin bahwa jika Agnostic Front batal tampil di Hammersonic maka mereka akan membuat refund khusus selama dua hari berturut-turut bagi para penggemar Agnostic Front yang telah membeli tiket.

”Khusus untuk para pembeli tiket di luar kota refund nanti bisa dilakukan melalui ticket box masing-masing,” jelas Ravel.

”Semoga teman-teman hardcore dan fans Agnostic Front memaklumi permasalahan yang kami hadapi, karena sebenarnya kami telah melaksanakan kewajiban secara profesional ke pihak band namun mereka sendiri yang telah membatalkannya sepihak. Saat ini kami sedang bernegosiasi ulang dan tetap mengusahakan mereka tampil untuk pertama kalinya di festival Hammersonic,” imbuhnya lagi.

Beberapa band metal legendaris internasional dan nasional telah dikonfirmasi untuk tampil di festival tersebut. Mereka antara lain adalah D.R.I. (AS), Suffocation (AS), Nile (AS), Psycroptic (Australia), Impiety (Singapura), Chtonic (Taiwan), Burgerkill, Deadsquad, Seringai, Death Vomit, Death Vertical, Sucker Head hingga Dreamer.

(RS/RS)

Hasil Rating Pembaca:  icon_star_officon_star_officon_star_officon_star_officon_star_off
Form Rating

Rating :

icon_star_full   icon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full  

Share:

Komentar terkini (0 Komentar)
1

Kirim komentar anda:

Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
logo_detikhot 
Senin, 28 Juli 2014 14:35 WIB

Trik Pongki Barata untuk Memperbaiki Musik Indonesia

Trik Pongki Barata untuk Memperbaiki Musik Indonesia
Idul Fitri bukan cuma soal kembali suci tapi juga memperbaiki 'kerusakan' di tahun sebelumnya. Termasuk di antaranya..
 
Jumat, 25/07/2014 22:08 WIB

Gitar Hingga Sedan Milik Elvis Presley Akan Dilelang

Sebuah gitar Martin D-28, sedan Cadillac Seville 1976 serta naskah pribadi film pertama Elvis Presley, Love .....
 
 

Incoming

Rabu, 16/07/2014 19:30 WIB

Incoming: RABU: Duo Folk Mistik Pengantar Nuansa Bergidik

Orang-orang menyebut musik mereka mistis dan misterius. Ditambah dengan menggunakan foto taburan kembang ziarah sebagai sampul..

Music Biz

Rabu, 18/06/2014 19:59 WIB

YouTube Akan Hapus Video-video Musik Label Independen?

Situs berbagi video, YouTube dikabarkan akan menghapus video-video musisi yang berasal dari label independen menyusul sengketa..

Q & A

Senin, 21/07/2014 18:10 WIB

Exclusive Q&A: Anton Newcombe (The Brian Jonestown Massacre)

“Keep music evil,” itulah semboyan yang lantang diserukan oleh Anton Newcombe selaku aktor intelektual grup..