Senin, 29/10/2012 11:16 WIB

Paul McCartney: 'The Beatles Bubar Bukan Karena Yoko Ono'

Mengungkapkan bubarnya The Beatles dalam wawancara dengan David Frost.
Oleh: Natasha Gowandi
Share :   
image
Paul McCartney (Foto: Paul McCartney Facebook Page)
London - Belum lama ini salah seorang musisi legendaris The Beatles, Paul McCartney, menyingkap bahwa bubarnya grup tersebut bukan disebabkan oleh istri mendiang John Lennon, Yoko Ono, seperti anggapan yang beredar selama ini.

McCartney menuturkan bahwa hubungan Ono dengan Lennon bukan alasan utama The Beatles berpisah. Hal itu ia ungkapkan kepada David Frost dalam wawancara yang akan disiarkan November nanti. The Guardian melansir petikan wawancara tersebut.

“Ia tentu tidak menjadi penyebab grup kami berpisah,” ucap penyanyi dan pencipta lagu berusia 70 tahun tersebut. “Ketika Yoko hadir di antara kami, bagian dari daya tariknya adalah sisi eksperimentalnya, pandangannya tentang berbagai hal. Jadi, ia menunjukkan (Lennon) cara lain, yang menjadi sangat menarik baginya (Lennon).”

Kala itu, sikap eksperimental tersebut membuat Lennon berpikiran bahwa Ono dapat memberikan masukan artistik kepada band. Kemudian, Ono menjadi sering terlibat dalam studio rekaman dan memberi komentar serta saran kepada band.

McCartney mengaku bahwa sesi rekaman musik The Beatles pada saat itu memang berjalan sukar sejak keterlibatan Ono, namun ia tidak menyalahkan Ono atas bubarnya kuartet tersebut. Lebih lanjut, ia yakin bahwa tanpa dukungan Ono, Lennon tidak mungkin dapat menulis lagu seperti “Imagine”.

“Saya tidak yakin ia dapat menulis itu tanpa Yoko. Jadi saya pikir Anda tidak dapat menyalahkannya (Ono) untuk apa pun itu,” ujar McCartney.

Dalam wawancara tersebut McCartney justru menyebut nama pengusaha dan eksekutif label rekaman, Allen Klein, sebagai penyebab bubarnya The Beatles. Klein merupakan pengganti manajer Brian Epstein setelah Epstein meninggal dunia pada 1967 silam.

Wawancara berdurasi satu jam itu akan mulai tayang di layar kaca dan dapat disaksikan di saluran TV Al Jazeera English pada 6 November mendatang.

(RS/RS)

Hasil Rating Pembaca:  icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Form Rating

Rating :

icon_star_full   icon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full  

Share:

Komentar terkini (0 Komentar)
1

Kirim komentar anda:

Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
logo_detikhot 
Senin, 28 Juli 2014 14:35 WIB

Trik Pongki Barata untuk Memperbaiki Musik Indonesia

Trik Pongki Barata untuk Memperbaiki Musik Indonesia
Idul Fitri bukan cuma soal kembali suci tapi juga memperbaiki 'kerusakan' di tahun sebelumnya. Termasuk di antaranya..
 
Jumat, 25/07/2014 22:08 WIB

Gitar Hingga Sedan Milik Elvis Presley Akan Dilelang

Sebuah gitar Martin D-28, sedan Cadillac Seville 1976 serta naskah pribadi film pertama Elvis Presley, Love .....
 
 

Incoming

Rabu, 16/07/2014 19:30 WIB

Incoming: RABU: Duo Folk Mistik Pengantar Nuansa Bergidik

Orang-orang menyebut musik mereka mistis dan misterius. Ditambah dengan menggunakan foto taburan kembang ziarah sebagai sampul..

Music Biz

Rabu, 18/06/2014 19:59 WIB

YouTube Akan Hapus Video-video Musik Label Independen?

Situs berbagi video, YouTube dikabarkan akan menghapus video-video musisi yang berasal dari label independen menyusul sengketa..

Q & A

Senin, 21/07/2014 18:10 WIB

Exclusive Q&A: Anton Newcombe (The Brian Jonestown Massacre)

“Keep music evil,” itulah semboyan yang lantang diserukan oleh Anton Newcombe selaku aktor intelektual grup..