Jumat, 14/09/2012 15:03 WIB

Festival Salihara Keempat Siap Digelar Satu Bulan Penuh

Akan menampilkan Sir Dandy, KunoKini dan Aksan Sjuman sebagai penampil pada hari pertama.
Oleh: Reno Nismara
Share :   
image
(Sumber: salihara.org)
Jakarta - Ruang seni yang juga memiliki komunitasnya sendiri, Salihara, siap menggelar festival dua tahunannya untuk kali keempat selama satu bulan penuh, yaitu mulai 22 September hingga 24 Oktober 2012 mendatang di Kompleks Komunitas Salihara, Jakarta.

Festival Salihara kali ini diisi oleh sejumlah kelompok seni dari Indonesia, Australia, Belanda, Finlandia, Kanada, dan Spanyol, yang dalam kombinasinya satu sama lain akan menawarkan keragaman, kebaruan, serta kepiawaian bentuk dan visi seni, seperti tercantum pada rilis pers yang diterima Rolling Stone.

Selain itu, festival ini juga akan mengetengahkan karya-karya seni pentas mutakhir dari orang-orang yang punya reputasi tinggi di dunia internasional maupun nama-nama baru yang diprediksi akan jadi penting di masa mendatang. Kombinasi tersebut diharapkan dapat memberi lanskap lintas budaya yang langka, layak dikenang, dan juga layak dijadikan tolok ukur.

Sejumlah instalasi seni rupa yang dibuat secara khusus di ruang-ruang terbuka Komunitas Salihara tak ketinggalan akan dipamerkan. Berbagai grup musik independen yang masih belum diumumkan namanya juga turut serta dalam Festival Salihara Keempat pada hari-hari tertentu.

Pembukaan festival ini akan dilaksanakan pada 22 September 2012 dengan dua jenis program, yaitu Pendamping dan Utama. Program Pendamping akan dimulai pukul 16.00 WIB lewat penampilan Sir Dandy dan lalu dilanjutkan pada 18.30 WIB melalui musik perkusif dari KunoKini.

Sementara itu, Program Utama akan menghadirkan konser drum bertajuk Glimpse karya Aksan Sjuman. Dimulai pukul 20.00 WIB, penampilan tersebut hanya dapat dihadiri oleh orang-orang istimewa yang berstatus undangan.

Akan ada pula beberapa instalasi seni rupa hasil buah pikir seniman tunggal maupun kolektif, yaitu Kelompok Hitam Manis dengan instalasi bertajuk Flying Success, Komroden Haro dengan Dalam Hening, Octora dengan Coccoon, dan Theresia Agustina Sitompul (Tere) dengan Kincir Harapan.

(RS/RS)

Hasil Rating Pembaca:  icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Form Rating

Rating :

icon_star_full   icon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full  

Share:

Komentar terkini (0 Komentar)
1

Kirim komentar anda:

Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
logo_detikhot 
Senin, 28 Juli 2014 14:35 WIB

Trik Pongki Barata untuk Memperbaiki Musik Indonesia

Trik Pongki Barata untuk Memperbaiki Musik Indonesia
Idul Fitri bukan cuma soal kembali suci tapi juga memperbaiki 'kerusakan' di tahun sebelumnya. Termasuk di antaranya..
 
Jumat, 25/07/2014 22:08 WIB

Gitar Hingga Sedan Milik Elvis Presley Akan Dilelang

Sebuah gitar Martin D-28, sedan Cadillac Seville 1976 serta naskah pribadi film pertama Elvis Presley, Love .....
 
 

Incoming

Rabu, 16/07/2014 19:30 WIB

Incoming: RABU: Duo Folk Mistik Pengantar Nuansa Bergidik

Orang-orang menyebut musik mereka mistis dan misterius. Ditambah dengan menggunakan foto taburan kembang ziarah sebagai sampul..

Music Biz

Rabu, 18/06/2014 19:59 WIB

YouTube Akan Hapus Video-video Musik Label Independen?

Situs berbagi video, YouTube dikabarkan akan menghapus video-video musisi yang berasal dari label independen menyusul sengketa..

Q & A

Senin, 21/07/2014 18:10 WIB

Exclusive Q&A: Anton Newcombe (The Brian Jonestown Massacre)

“Keep music evil,” itulah semboyan yang lantang diserukan oleh Anton Newcombe selaku aktor intelektual grup..