Jumat, 06/07/2012 15:04 WIB

Q n A: Gerard Love dari Teenage Fanclub

LIGHTSHIPS: Lepas Berlayar bersama Gerard Love
Oleh: Edwin Sandi
Share :   
image
Sampul album Lightships (Official Facebook)
Jakarta - Di antara sekian banyak band survivor dari era '90-an, Teenage Fanclub adalah nama yang konsisten menjadi jaminan mutu dalam menghasilkan musik dengan vibe yang positif. Harmonisasi vokal, melodi berlapis dan sensibilitas dalam menulis lagu pop khas power pop ala The Beach Boys, The Byrds, dan Big Star menjadi daya tarik band asal Skotlandia ini. Satu dari tiga penulis lagu di Teenage Fanclub yang menjadi kartu "As" adalah sang pemain bas Gerard Love (bernama panggilan Gerry). Dua puluh tahun lebih dan 10 album kemudian, Gerry akhirnya merilis album solo pertamanya, Electric Cables (2012). Proyek solo di bawah nama Lightships ini dimulai sejak tahun 2008, dan 10 lagu dalam album ini semuanya ditulis oleh Gerry. Di sini, atas nama kontrol penuh terhadap pembentukan tekstur lagu-lagunya, Gerry beralih menjadi pemain gitar. Seperti dipengaruhi oleh nama Lightships, musik pop dalam album ini terdengar hangat seperti pendaran cahaya dan beresonansi lebar seperti gelombang air. Menghanyutkan. Berikut sesi Q n A dengan Gerry seputar Lightships dan Teenage Fanclub.


Bagaimana rasanya setelah Lightships akhirnya dilepas untuk "berlayar"?
Menyenangkan! Pada umumnya reaksi orang-orang cukup bagus. Saya penasaran bagaimana lagu-lagu ini akan terdengar di atas panggung nanti.

Apa yang paling Anda nikmati dari keseluruhan proses rekaman ini, dibanding rekaman untuk Teenage Fanclub?
Untuk pertama kalinya saya bertanggung jawab penuh untuk mengurus semuanya. Mulai dari diskusi dengan pengacara untuk urusan berbagai kontrak, tawar-menawar dengan perusahaan rekaman, merealisasikan ide-ide yang ada di demo ke tahap recording, mixing dan akhirnya mastering. Pengalaman yang lumayan memberikan pembelajaran. Sekarang saya merasa sedikit lebih bisa untuk berhubungan dengan hal-hal seperti ini.

Apakah Anda akhirnya jadi lebih menyukai gitar daripada bas?
Kemungkinan besar saya lebih kompeten dengan bas, tapi saya suka kebebasan yang ada di gitar. Masih banyak kesalahan dalam memainkan enam senar, tapi mudah-mudahan sekarang sudah ada peningkatan. Saya sangat menikmati main gitar, lebih mudah memainkannya sambil bernyanyi ketimbang bas.

Apakah semua lagu di album ini ditulis dari nol sejak 2008? Atau ada materi dari jauh sebelumnya?
Semua ide lagu baru dihasilkan setelah saya ditawari untuk membuat rilisan solo. Semuanya ditulis khusus untuk proyek ini.

Dari mana ide judul album Electric Cables diambil?
Awalnya saya ingin album ini dibuat seminimalis dan selembut mungkin, nyaris jadi album akustik. Sejalan dengan perkembangan ide, ternyata semakin banyak unsur elektrik yang dilibatkan. Semakin banyak effects dan overdubs, hingga saya memutuskan untuk menamai album ini Electric Cables.

Lagu mana yang paling Anda sukai dari album ini, dan kenapa?
Lagu favorit saya di album ini adalah "Muddy Rivers", itu ide lagu pertama yang dikembangkan. Lagu ini adalah gerbang bagi album ini, seperti memberi arah ke mana tekstur musik dari proyek ini akan dibawa. Lebih sedikit nada-nada besar dan refrain, lebih banyak arpeggios dan riffs. Secara lirik, saya rasa lebih berbeda dari yang pernah saya buat sebelumnya.

Dari ketiga penulis lagu di Teenage Fanclub, rasanya Anda adalah yang paling puitis. Siapa yang mempengaruhi Anda dalam hal memilah dan mengolah kata?
Saya menyukai karya-karya sastra dari Dylan Thomas, Pablo Neruda, dan Seamus Heaney. Saya juga sangat menyukai lirik-lirik dari The Pastels. Elliot Smith dan Bill Callaghan juga hebat.

Dalam hal menulis lagu, siapa idola Anda?
Curtis Mayfield

Anda juga jago membawa pendengar mengawang ke alam mimpi lewat koda yang panjang dan progresif. Punya koda favorit karya musisi lain?
Saya suka koda pada lagu "I Heard You Looking" milik Yo La Tengo.

Titik tertinggi yang Anda alami bersama Teenage Fanclub?
Saya sangat terkesan dengan konser kami di Glastonbury Festival tahun 1993. The Velvet Underground bermain di sore hari, dan kami manggung saat matahari terbenam, setelah dari atas panggung menghujani penonton dengan bola (sepak bola)!! Tahun-tahun menjelang momen itu benar-benar terasa luar biasa bagi kami.

Bagaimana dengan titik terendahnya?
Ketika kami pindah dari Creation ke Sony sesaat setelah album Howdy dirampungkan. Banyak yang baik pada kami di Sony, tapi kami merasa berada pada lingkungan yang kurang tepat.

Era bersama Teenage Fanclub yang paling Anda nikmati? Dan kenapa?
Era album Grand Prix, saya menikmati proses produksinya. Kami bekerja sama dengan David Bianco, seorang ahli tata suara yang hebat, dan kami merasa punya awal yang baru di album itu. Banyak energi yang terekam dan lagu-lagunya pun cukup keras. Kami merekamnya di sebuah lahan mewah milik bangsawan di pedesaan Oxfordshire. Benar-benar cicipan indahnya hidup yang tidak terlupakan!

Apakah Anda melihat diri Anda akan seperti sekarang, dua puluh tahun yang lalu?
Tidak. Saya tidak terlalu melihat ke masa depan, tapi dulu saya memang tidak terpikir untuk masih bermusik di tahun 2012.

Masih adakah pencapaian dalam musik yang dikejar, baik secara personal maupun sebagai grup band?
Saya ingin belajar main gitar dengan layak, belajar main piano, belajar musik secara formal, dan saya ingin punya drum-kit jadul.

(RS/RS)

Hasil Rating Pembaca:  icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Form Rating

Rating :

icon_star_full   icon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full  

Share:

Komentar terkini (0 Komentar)
1

Kirim komentar anda:

Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
logo_detikhot 
Selasa, 23 September 2014 21:10 WIB

Sensasi Superseksi JLo di Video Klip 'Booty'

Sensasi Superseksi JLo di Video Klip 'Booty'
Jennifer Lopez kembali menuai sensasi lewat penampilannya. Penyanyi yang akrab disapa JLo itu tampil superseksi di..
 
Selasa, 23/09/2014 21:47 WIB

Jung Yong Hwa Akan Luncurkan Album Solo Tahun Ini

Pentolan CNBLUE dan aktor, Jung Yong Hwa, mengabarkan akan segera kembali ke industri musik sebagai penyanyi .....
 
 

Incoming

Rabu, 03/09/2014 11:55 WIB

Incoming: Gilbert Pohan: Penyanyi, Pencipta Lagu, Pendatang Baru, Pekerja Keras

Gilbert Pohan, penyanyi dan pencipta lagu pendatang baru yang berada di bawah naungan Musik Bagus Indonesia selaku platform..

Music Biz

Kamis, 14/08/2014 19:30 WIB

Jumat Akan Jadi Hari Rilis Musik Global

Setidaknya mulai setahun dari sekarang – sekitar Juli tahun depan – sebuah peraturan yang mengatur hari perilisan..

Q & A

Selasa, 02/09/2014 13:45 WIB

Q&A: Hayley Williams (Paramore)

Empat tahun lalu, saat Paramore kehilangan anggota pendirinya Zac dan Josh Farro dalam perpisahan yang sengit di depan umum,..