Selasa, 05/06/2012 09:00 WIB
icon_star_full icon_star_full icon_star_full icon_star_off icon_star_off

CD Review: Ginda and the White Flowers

Self-released

Tiga lagu beraransemen menjanjikan dengan lirik, yang sayangnya, tidak meyakinkan
Oleh: Reno Nismara
Share :   
image
Taring musik blues kian menajam di Indonesia. Kesuksesan fenomenal Gugun Blues Shelter adalah hal yang mampu membuat aliran musik tersebut lebih diminati di sini jika dibanding sebelum-sebelumnya. Efek domino yang melibatkan para pengusung blues pun otomatis terjadi, nama-nama yang tadinya tidak dikenal kini muncul ke permukaan. Vokalis sekaligus gitaris Ginda Bestari, bassist Gega Gageh, dan drummer Yandi Andaputra yang tergabung dalam Ginda and the White Flowers adalah contohnya. Ucapan terima kasih sudah sepantasnya mereka lontarkan kepada Gugun cs., apalagi fakta bahwa frontman Gugun juga menyumbangkan suara dan melodi gitarnya pada album mini ini, tepatnya di “Let Me Try”. Lagu bertempo cepat tersebut membuktikan bahwa Ginda and the White Flowers terampil mengaransemen lagu dan begitu padu dalam bermusik. Ginda, Gega, dan Yandi ketat mengiringi satu sama lain di tiga lagu yang ada di album ini. Sayangnya, “Let Me Try”, jika dibandingkan dengan dua lagu lain yang kebetulan berbahasa Indonesia, juga menunjukkan bahwa mereka lebih baik menulis lirik bahasa Inggris. Perasaan kaget sempat menyelimuti saat lirik “Pegangan tangan udah nggak jaman katanya/Kalau belum cipokan katanya ketinggalan jaman” tersiar pada lagu “Cinta Kok Ngerusak”. Padahal, intro yang dilayangkan lagu tersebut begitu asyik menghentak. Masalah yang sama juga timbul pada “Tahan Dulu” di mana liriknya memiliki tema soal menampik nafsu seksual dalam berpacaran. Coba simak lirik repetitif yang berbunyi, “Ya tahan dulu tahan dulu, tunggu dulu tunggu dulu.” Mungkin Gugun tertarik mengasah lirik mereka?
(RS/RS)

Share:

Komentar terkini (0 Komentar)
1

Kirim komentar anda:

Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
logo_detikhot 
Jumat, 25 Juli 2014 17:32 WIB

Alunan Nada d'Masiv untuk Gaza di #detikcom4palestine

Alunan Nada d'Masiv untuk Gaza di #detikcom4palestine
Grup band d'Masiv dan detikcom berkolaborasi untuk membuat acara untuk membantu para korban Gaza, Palestina lewat acara..
 
Jumat, 25/07/2014 17:52 WIB

Manic Street Preachers: 'Futurology Mirip Album Pertama Kami'

Unit rock alternatif Inggris Raya, Manic Street Preachers baru saja merilis album Futurology pada 7 Juli .....
 
 

Incoming

Rabu, 16/07/2014 19:30 WIB

Incoming: RABU: Duo Folk Mistik Pengantar Nuansa Bergidik

Orang-orang menyebut musik mereka mistis dan misterius. Ditambah dengan menggunakan foto taburan kembang ziarah sebagai sampul..

Music Biz

Rabu, 18/06/2014 19:59 WIB

YouTube Akan Hapus Video-video Musik Label Independen?

Situs berbagi video, YouTube dikabarkan akan menghapus video-video musisi yang berasal dari label independen menyusul sengketa..

Q & A

Senin, 21/07/2014 18:10 WIB

Exclusive Q&A: Anton Newcombe (The Brian Jonestown Massacre)

“Keep music evil,” itulah semboyan yang lantang diserukan oleh Anton Newcombe selaku aktor intelektual grup..