Jumat, 11/05/2012 20:41 WIB

Yockie Suryo Prayogo Tuding 'Konser Kidung Abadi' Melanggar Hak Cipta

Karena telah memainkan lagu-lagu ciptaannya tanpa izin.
Oleh: Reno Nismara
Share :   
image
Yockie Suryo Prayogo (Foto: Rama Wirawan)
Jakarta - Perjuangan legenda hidup musik Indonesia, Yockie Suryo Prayogo, dalam menyadarkan banyak pihak akan adanya penegakkan hukum terhadap hak cipta belum usai.

Setelah sempat menggugat dua mantan bandnya, Godbless dan Kantata Takwa, kini Yockie menuding pentas musik persembahan untuk Chrisye yang digelar 5 April 2012 lalu, Konser Kidung Abadi, sebagai pelanggaran hak cipta yang merugikan dirinya.

Melalui sebuah konferensi pers yang diadakan Jumat (11/5) petang tadi di Gallery Resto & Cafe, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Yockie membeberkan bahwa para penggagas Konser Kidung Abadi memainkan lagu-lagu ciptaannya tanpa izin.

“Sejak 1975, saya tidak pernah mendaftarkan lagu-lagu saya ke Karya Cipta Indonesia (KCI) maupun lembaga-lembaga lain agar lisensinya dikelola. Dengan begitu, sudah sewajarnya mereka minta izin langsung ke saya selaku pencipta. Biasanya kan orang minta izin dengan menelepon dan bilang, ‘Yock, lagu elo gue pakai ya?’ Saya biasanya tanya balik, ‘Untuk apa? Oh, silakan.’ Tapi pihak Konser Kidung Abadi tidak minta izin. Ini sudah terjadi puluhan tahun kepada saya,” jelas Yockie yang saat itu ditemani oleh pengacara Dedy Kurniadi.

Ia lalu melanjutkan, “Saya sudah melarang mereka untuk memainkan lagu-lagu ciptaan saya tanpa izin sejak awal diumumkan akan adanya Konser Kidung Abadi, tapi tak dihiraukan. Awalnya lewat Twitter lalu lewat teman yang ikut bekerja di sana, tapi tidak pernah digubris.”

Yockie lalu beranggapan bahwa masyarakat Indonesia mengira bahwa jika sebuah lagu dirilis untuk umum berarti otomatis masuk ke domain publik. Padahal, sebuah lagu harus terlebih dahulu berusia 50 tahun sebelum bisa digunakan tanpa izin.

Walau begitu, Yockie enggan dikira sekonyong-konyong mencari penghasilan dengan menggugat para musisi yang menggunakan lagu-lagu ciptaannya.

“Saya tidak pernah bermimpi untuk jadi terkenal dan kaya dengan menjadi musisi. Ini saya lakukan untuk mengajak teman-teman agar aware soal ini. Biarlah saya dirugikan, tapi jangan sampai generasi berikutnya mengalami kerugian yang saya lalui. Ini demi kebaikan masa depan. Sekaranglah momentum untuk mulai aware dengan peraturan hak cipta,” ujarnya.

Momentum tersebut, bagi Yockie, timbul sejak ia mulai mengenai media Internet, yang menurutnya sebuah berkash tersembunyi.

“Sebelum ada Internet, apa yang ada di kegelisahan orang-orang seperti saya tidak pernah terakomodir. Pers tidak pernah peduli. Orang-orang seperti saya hanya bisa menjadi, kasarnya, kambing congek. Ketika ada Internet, itu menjadi wahana saya untuk mengeluarkan uneg-uneg. Upaya saya untuk menyampaikan kegelisahan orang-orang seperti saya sudah terjadi puluhan tahun, tapi Internet-lah membuatnya terakomodir. Seiring berkembangnya informasi, kesadaran orang pun ikut berkembang. Sekarang adalah saatnya untuk membuat orang sadar akan peraturan hak cipta,” terang Yockie panjang lebar.

Mengenai kasusnya dengan Godbless dan Kantata Takwa, Yockie berujar bahwa semuanya akan diurus satu per satu secara teratur. Sementara itu soal hubungannya dengan para personel band tersebut, ia mengatakan, “Saya masih sering main sama mereka, tapi kalau soal pelanggaran ya beda cerita.”

(RS/RS)

Hasil Rating Pembaca:  icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Form Rating

Rating :

icon_star_full   icon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full  

Share:

Komentar terkini (0 Komentar)
1

Kirim komentar anda:

Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
logo_detikhot 
Rabu, 16 April 2014 21:36 WIB

Windura Yakin Bisa Pikat Hati Fans Yovie and Nuno

Windura Yakin Bisa Pikat Hati Fans Yovie and Nuno
Hadirnya wajah baru, membuat Yovie and Nuno punya gaya baru dan beda. Sosok Windura hadir menggantikan posisi Dudi..
 
Rabu, 16/04/2014 21:00 WIB

Tersisa Tiga Orang, Kara Gelar Jumpa Penggemar di Korea dan Jepang

Dengan tiga anggota tersisa, Park Gyuri, Han Seung Yeon dan Goo Hara, Kara akan menggelar jumpa penggemar .....
 

Incoming

Senin, 07/04/2014 12:41 WIB

Incoming: Matajiwa: Duo Folk Aneh Beramunisi Eksplorasi

“Itu semacam perumpamaan untuk definisi brengsek, tapi kalau brengsek kan masih bisa dipakai dalam hal yang positif. Nah,..

Music Biz

Rabu, 13/11/2013 11:48 WIB

Memangnya Ada Musik Indonesia?

“Memangnya ada musik Indonesia? Memangnya ada kebudayaan Indonesia?” ujar etnomusikolog Rizaldi Siagian ketika saya..

Q & A

Selasa, 01/04/2014 16:37 WIB

Q&A: Rick Ross

Obrolan tentang ganja, wanita, album barunya yang 'klasik' dan rencana evakuasi jika Miami tenggelam.