Selasa, 08/05/2012 19:12 WIB

Morrissey Konser di Jakarta, Penonton Dilarang Merokok, Makan Daging dan Hanya Sayuran

Sesuai dengan permintaannya di dalam technical dan hospitality rider.
Oleh: Decky Arrizal
Share :   
image
Morrissey (Sumber: Sanctuary/Attack)
Jakarta - Kamis, 10 Mei mendatang, akan menjadi hari bersejarah bagi para pecinta Morrissey di Tanah Air. Pada hari tersebut, eks-vokalis The Smiths yang kini sukses bersolo karier itu untuk pertama kalinya akan tampil di Tennis Indoor Senayan, Jakarta untuk memuaskan para penggemarnya.

Indika Productions, selaku promotor yang mendatangkan Morrissey ke Jakarta, mengungkapkan pada jumpa pers yang diadakan di Planet Hollywood, Jakarta, pada Selasa (8/5) sore, bahwa mereka sudah mendapatkan kepastian Morrissey akan tampil di Tanah Air sejak Januari lalu. Tapi mereka mengaku tidak boleh memberikan informasi tersebut ke khalayak karena permintaan manajemen Morrissey.

Ketika ditanya bagaimana persiapan konser penyanyi yang sudah merilis sembilan album studio tersebut, Praditya Sutrisno, Operational Director Indika Cipta Kreasi, berkata bahwa mereka sangat menikmati permintaan khusus dari Morrissey.

“Kami mengupayakan untuk memenuhi semua technical dan hospitality rider dari manajemennya Morrissey. No smoking, no meat, and all vegie,” ujar Praditya.

Selain itu, Indika Productions ingin mengajak kerja sama penonton yang hadir saat konser untuk tidak merokok, karena hal tersebut juga merupakan permintaan yang diajukan oleh manajemen Morrissey.

Untuk ketersediaan tiket, Indika Productions mengaku bahwa tiket yang tersisa hanya kelas VIP yang dipatok seharga Rp 2 juta. Sedangkan untuk kelas Tribun dan kelas Festival, ludes terjual.

Morrissey, yang dikenal aktif ikut berkampanye untuk hak-hak binatang, baru-baru ini dikabarkan mendesak Menteri Perhutanan Indonesia, Zulkifli Hasan, untuk segera menutup Kebun Binatang Surabaya, di mana ribuan satwa meninggal dalam lima tahun terakhir.

Melalui secarik surat, seperti diberitakan AFP, Morrissey berkata kepada Zulkifli: “Kementerian Anda menjanjikan sebuah perubahan terhadap Kebun Binatang Surabaya, tetapi sama sekali belum ada perbaikan yang dilakukan.”

“Tidak ada dalih yang bisa Anda lontarkan untuk debat yang tak akan ada habisnya, sementara itu satwa terus menderita dan mati. Silakan mengambil tindakan untuk segera menutup Kebun Binatang Surabaya dan memindahkan hewan-hewan di sana ke lingkungan yang lebih sesuai,” lanjutnya.

(RS/RS)

Hasil Rating Pembaca:  icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_off
Form Rating

Rating :

icon_star_full   icon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full  

Share:

Komentar terkini (0 Komentar)
1

Kirim komentar anda:

Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
logo_detikhot 
Rabu, 16 April 2014 15:06 WIB

Galau Bersama Geisha di 'Tamu Detik'

Galau Bersama Geisha di 'Tamu Detik'
Lagu mellow yang bikin galau pendengarnya sepertinya sudah menjadi 'senjata' Geisha untuk bisa diterima di industri..
 
Rabu, 16/04/2014 14:51 WIB

Band Baru Pecahan Mars Volta Meluncurkan Lagu Keempat

Antemasque, band anyar yang dibentuk oleh bekas anggota Mars Volta: vokalis Cedric Bixler-Zavala, gitaris .....
 

Incoming

Senin, 07/04/2014 12:41 WIB

Incoming: Matajiwa: Duo Folk Aneh Beramunisi Eksplorasi

“Itu semacam perumpamaan untuk definisi brengsek, tapi kalau brengsek kan masih bisa dipakai dalam hal yang positif. Nah,..

Music Biz

Rabu, 13/11/2013 11:48 WIB

Memangnya Ada Musik Indonesia?

“Memangnya ada musik Indonesia? Memangnya ada kebudayaan Indonesia?” ujar etnomusikolog Rizaldi Siagian ketika saya..

Q & A

Selasa, 01/04/2014 16:37 WIB

Q&A: Rick Ross

Obrolan tentang ganja, wanita, album barunya yang 'klasik' dan rencana evakuasi jika Miami tenggelam.