Rabu, 02/05/2012 09:22 WIB

Q n A: Judika

Oleh: Reno Nismara
Share :   
image
Judika (Foto: Ludmila Gaffar)
Jakarta - Album Setengah Mati Merindu milik penyanyi judika Nalon Abadi Sihotang, lebih dikenal dengan nama depannya saja, sudah berada di pasaran sejak pertengahan 2010. Namun single ketiga dari album tersebut, “Aku Yang Tersakiti” baru dilempar pada akhir tahun 2011 lalu. Tersiar kabar bahwa Judika sempat tak diacuhkan label rekamannya, Sony Music Entertainment Indonesia, setelah single perdana album tersebut, “Setengah Mati Merindu”, kurang mendapat respon bagus.

Rumor lain, berhubungan dengan status Judika sebagai vokalis Mahadewa, juga muncul. Kabarnya, Judika kembali diangkat Sony berkat popularitasnya yang menanjak setelah bergabung dengan Ahmad Dhani di Mahadewa.

Rolling Stone Indonesia berkesempatan mewawancarai penyanyi dengan karakter suara serak tersebut untuk mencari tahu kebenaran berita itu. Judika juga sempat membeberkan rencana album perdana Mahadewa yang direncanakan untuk rilis Maret 2012.

Bisa ceritakan proses penggarapan single terbaru “Aku Yang Tersakiti”?
Lagu ini diciptakan untuk album kedua, Setengah Mati Merindu, di mana gue diberikan kesempatan oleh Sony untuk lebih mengeksplorasi sendiri, nggak banyak diatur. Gue yang pilih lagu sendiri, terkadang pilih arranger yang gue mau. “Aku Yang Tersakiti” adalah satu dari tiga lagu di album Setengah Mati Merindu yang gue tulis sendiri, padahal dari dulu gue nggak percaya diri untuk menciptakan lagu karena kemampuan bermusik gue pas-pasan. Tapi karena lirik lagu ini memang berdasarkan dari pengalaman pribadi, gue merasa enak menyanyikan lagu itu. Akhirnya gue menawarkan lagu ini ke pihak Sony dan ternyata mereka suka.

Setengah Mati Merindu merupakan album rilisan 2010. Kenapa membutuhkan waktu selama ini untuk melempar “Aku Yang Tersakiti” sebagai single?
Keputusan datang dari pihak label rekaman. Jadi single pertama “Setengah Mati Merindu” kurang mendapat respon bagus, enam bulan kemudian “Bukan Dia Tapi Aku” menyusul sebagai single kedua dan responnya melonjak pesat. Kami merancang strategi agar tidak salah langkah setelah kesuksesan yang diraih lagu tersebut. Setelah “Bukan Dia Tapi Aku”, album Setengah Mati Merindu langsung banyak yang beli. Gue lihat di Twitter kalau banyak yang suka “Aku Yang Tersakiti” dan minta lagu itu dibuatkan video klipnya. Bahkan sebelum promo “Aku Yang Tersakiti” dijalankan, lagu tersebut sudah masuk daftar sepuluh besar lagu yang paling sering di-request dan penggunaan lagu itu sebagai ringback tone juga banyak sekali. Pihak label pun memutuskan untuk re-launch album ini dengan tiga single yang tadi saya sebutkan sebagai jagoannya.

Apakah benar sejak memiliki status sebagai vokalis Mahadewa kini Judika mewakili dua label rekaman sekaligus, Sony dan Republik Cinta?
Label rekaman sih satu, tapi untuk Mahadewa ini justru kerja sama antara tiga label, yaitu Sony, Republik Cinta, dan Arka Music. Gue juga nggak menyangka jadi seperti ini. Kalau Mahadewa mau konser, mereka telepon dulu ke Sony.

Repot tidak seperti itu?
Sebenarnya repot, tapi Sony memberikan gue kebebasan untuk menangani teknis sendiri. Jadi tidak harus selalu telepon ke Sony untuk minta izin.

Tersiar kabar bahwa Judika sempat tak diacuhkan Sony dan lalu kembali diangkat berkat menanjaknya popularitas Anda setelah bergabung dengan Mahadewa. Ada tanggapan?
Apa pun pendapat orang terhadap gue, gue nggak keberatan. Namun gue kurang paham keadaannya seperti apa. Yang jelas, Sony memiliki banyak sekali artis dan gue mengerti kesibukan mereka. Gue pernah bilang ke Sony, “Kalau memang tidak diurus, bebaskan saja. Jadi saya bisa mencari kesempatan lain.” Tapi ternyata Pak Jan (Djuhana) sudah ada antrean dan secara manajemen memang sudah diatur urutannya hingga akhirnya sampai ke gue. Gue memang termasuk salah satu yang paling sering, bukan protes, tapi memberi masukan. Lagipula, sebelum Mahadewa gue juga sempat ditawari masuk Kerispatih, bahkan sudah hampir deal. Tapi tiba-tiba Mas (Ahmad) Dhani datang dan gue dihadapkan dengan dua pilihan. Berhubung album solo gue banyak ballad, gue pilih Mahadewa untuk mengekspresikan sisi gue yang lebih rock. Kalau Kerispatih kan hampir sama.

Jadi Ahmad Dhani bisa dibilang berjasa dalam mengangkat karier Judika?
Sama sih sebetulnya [dengan Sony], tapi setiap artis baru bisa dikenang dengan karya. Maka dari itu gue sering bilang ke Sony, “Bagaimana karya saya bisa dikenal kalau tidak dibuat promo?” Dan di Mahadewa, Mas Dhani bisa melihat jenis vokal yang cocok untuk musiknya. Awal gue masuk, Mahadewa masih memiliki nuansa Dewa19 kental, tapi lama-kelamaan Mas Dhani justru menyesuaikan musiknya dengan suara gue. Gue salut dengan cara kerjanya, tapi kalau dibilang mengangkat karier gue, Sony juga kerja habis-habisan untuk gue.

Kapan rencananya album Mahadewa dirilis?
Sudah rampung sekitar delapan puluh persen. Album ini akan diisi dengan sepuluh lagu yang terdiri dari lima lagu baru dan lima lagu lama Dewa19. Lagu-lagu Dewa19 sudah selesai kami garap ulang, sementara untuk lagu baru sudah kelar tiga lagu. Jadi tinggal dua lagu baru lagi.

Apa saja lagu Dewa19 yang direkam ulang?
“Arjuna”, “Cukup Siti Nurbaya”, “Roman Picisan”, “Kirana”, dan “Satu Hati (Kita Semestinya)”.

(RS/RS)

Hasil Rating Pembaca:  icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Form Rating

Rating :

icon_star_full   icon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full  

Share:

Komentar terkini (0 Komentar)
1

Kirim komentar anda:

Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
logo_detikhot 
Rabu, 23 April 2014 21:45 WIB

Donita Deg-Degan Nyanyi dengan Konsep Band

Donita Deg-Degan Nyanyi dengan Konsep Band
Aktris Donita kembali menunjukan suara merdunya lewat single terbarunya berjudul 'Hilang'. Perempuan bernama asli Noni..
 
Rabu, 23/04/2014 19:43 WIB

Jibriel Kembali dengan Merilis Single Baru, 'Terdepan'

Setelah lama vakum, band asal Jakarta bernama Jibriel telah diaktifkan kembali pada usia band yang ketujuh .....
 

Incoming

Senin, 07/04/2014 12:41 WIB

Incoming: Matajiwa: Duo Folk Aneh Beramunisi Eksplorasi

“Itu semacam perumpamaan untuk definisi brengsek, tapi kalau brengsek kan masih bisa dipakai dalam hal yang positif. Nah,..

Music Biz

Rabu, 13/11/2013 11:48 WIB

Memangnya Ada Musik Indonesia?

“Memangnya ada musik Indonesia? Memangnya ada kebudayaan Indonesia?” ujar etnomusikolog Rizaldi Siagian ketika saya..

Q & A

Selasa, 01/04/2014 16:37 WIB

Q&A: Rick Ross

Obrolan tentang ganja, wanita, album barunya yang 'klasik' dan rencana evakuasi jika Miami tenggelam.