Jumat, 20/04/2012 13:13 WIB

Besok Bubar, Trio Grunge Ugal-ugalan Ibukota

Bercerita tentang ritual manggung, proses kreatif, dan tentunya kisah dibalik nama band.
Oleh: Febri Haryanto
Share :   
image
Besok Bubar (Sumber: Besok Bubar Management)
Jakarta - Nama band yang nyeleneh, lirik yang kritis, aksi panggung yang ugal-ugalan. Mari kita sambut trio grunge/rock alternatif asal ibukota, Besok Bubar!

Band yang telah merilis album kedua mereka tahun lalu ini telah terbentuk sejak 2005 dan ternyata hingga kini masih belum juga bubar, justru malah semakin kencang menghentak kancah musik dalam negeri.

Berikut wawancara surel Rolling Stone dengan frontman Amar beberapa waktu lalu. Selamat menyimak, Besok Bubar.

Bisa diperkenalkan siapa saja personel Besok Bubar berikut posisi masing-masing?
Personel Besok Bubar ada 3 orang plus 1 orang. Amar (gitar/vokal), Egy (bass), Andri (drums), Rega (drummer cadangan).

Apakah kalian percaya kalau nama adalah doa? Kalau ya, mengapa menamakan band ini Besok Bubar?
Kalau doa semua orang dikabulkan, pasti dunia ini akan damai. Ada dua orang yang namanya sama-sama, Yanto, misalnya, Yanto yang satu jadi rampok, Yanto yang satu lagi jadi pengusaha sukses. Jadi kalau nama adalah doa, kayaknya nggak juga (tertawa). Dinamakan Besok Bubar karena sebelumnya kami sudah ngeband di beberapa band yang nggak pernah solid, putus nyambung melulu. Jadi sejak band ini berdiri, kami sudah pesimis, bahwa band ini bakalan bubar juga atau nggak jelas. Suatu saat kami register gig, kami belum punya nama band, akhirnya disitu gue asal ceplos saja bilang kalau nama band kami adalah Besok Bubar! Ternyata band ini yang paling produktif, dan paling awet.

Setelah mendengarkan lagu-lagu kalian, terasa kental pengaruh Seattle sounds dibungkus dengan sound yang modern dan menyerempet metal juga. Bisa dijelaskan band-band apa saja yang mempengaruhi musik Besok Bubar?
Yang mempengaruhi banyak banget. Nirvana, Soundgarden, Alice In Chains, Mudhoney, Faith No More, Sepultura, RATM, Ugly Kid Joe, Machine Head, Godsmack, Ramones, Slank, Iwan Fals, wuahh banyak deh. musti cek playlist winamp dulu kayaknya [tertawa].

Tahun lalu kalian merilis album baru, bagaimana responnya sejauh ini?
Responnya aman-aman ajah. banyak juga yang salah kaprah, mungkin disangkanya kami band parodi, atau band lucu-lucuan, ternyata isinya brengsek juga. Dan mungkin karena untuk album kedua ini kami distribusi nasional, jadi lebih banyak pendengar baru dari berbagai macam kalangan. Banyak yang menyangka kalau ini adalah album pertama kami.

Seberapa pentingkah rilisan fisik bagi kalian? Dan sejauh apa harapan kalian dengan adanya rilisan fisik tersebut?
Rilisan fisik penting banget, karena ya memang itu yang sebuah band harus lakukan, bikin album! [tertawa] Dan buat pembuktian, buat eksistensi dan identitas. Karena dalam satu album itu ya kami mau nunjukkin, ”Ini loh kami, ini loh musiknya Besok Bubar tuh kayak gini nih cuy.” Dan setelah melihat CD kami ada di toko CD, ada perasaan puas, bangga, senang lihat hasil kerja keras kami ada yang menghargai. Harapan sih ya laku banyak aja, buat modal lagi untuk album ketiga [tertawa].

Di album self-titled itu kalian mengangkat lagu “Besok Mati” sebagai single pertama. Ada alasan tertentu mengapa lagu ini yang dipilih?

Karena kami anggap “Besok Mati” itu lagu yang lumayan catchy. Dan musiknya rock-rock ceria, bukan rock suram.

Di lagu ”Besok Mati,” salah satu petikan lirik kalian yang sangat menyentil adalah “Solusi basa-basi setiap hari” di bagian refrain. pa sebenarnya yang ingin kalian sampaikan lewat lagu ini?

Lagu ”Besok Mati” sih cerita tentang orang-orang yang menaruh harapan tinggi di ibukota, tapi ternyata tidak jadi apa-apa. Akhirnya demi perut, demi bertahan hidup, ya mau nggak mau harus cari duit dengan cara apapun. Kalau nggak gitu, ya nggak bakal bisa bertahan hidup di Jakarta, bisa-bisa besok mati! Gitu [tertawa].

Video musik ”Besok Mati” juga sangat menarik. Terlihat simpel dan merakyat. Ada cerita menarik dibalik pembuatan video tersebut?

Nggak ada cerita menarik, paling ya seru aja. Karena itu pertama kali kami bikin video klip dengan storyline yang jelas. Dan ternyata capek banget! Karena memang dikebut seharian aja syutingnya.

Secara lirik, apakah ada tema-tema khusus yang ingin kalian angkat? Apa saja yang menginspirasi dalam penulisan lirik lagu-lagu kalian?
Tema khusus sebenernya nggak ada. Penulisan lirik sih tentang apa aja yang terjadi di sekitar kami, yang semua orang tahu, yang semua orang rasakan, kami menyampaikannya melalui lagu-lagu Besok Bubar.

Bagaimana proses penciptaan musik kalian sendiri? Siapa yang biasanya membawa ide awal dalam menciptakan lagu di band ini?
Prosesnya juga nggak keren-keren amat [tertawa]. Gue genjrang-genjreng gitar akustik di rumah, dapat kord asyik. Bawa ke studio, jamming, cari inspirasi, bikin lirik. Jamming lagi plus nyanyi. Kalo asik, ya bungkus! [tertawa]

Selain bermusik, apa saja aktivitas kalian sehari-hari?
Kerja, pegawai. Kalau nggak kerja, nggak bakal ada kedua album Besok Bubar [tertawa].

Beberapa kali saya melihat kalian tampil, selalu atraktif dan ugal-ugalan. Pernah ada kejadian menyebalkan terkait dengan aksi panggung kalian? Ada yang cedera, alat rusak atau hal-hal lain?
Yang paling menyebalkan sih kalau ada instrumen yang mati karena kabel copotlah atau apalah. Kayaknya lagi seru-seru tiba ngedrop semua [tertawa]. Kalau cedera sih belum. Jangan sampe sih mudah-mudahan.

Selain video musik, kalian juga pernah mengeluarkan video jurnal tur dan kabarnya Anda yang terjun langsung untuk proses editing?
Yoi, baru aja kemaren kami upload videonya.Yup, gue kerjain sendiri. Ngeriii cuy harga tukang ngedit video [tertawa]. Seperti apa yang teman gue bilang, ”Keterbatasan melahirkan kreatifitas.” Ya, intinya sih, apa yang masih bisa kami kerjain sendiri, ya kami kerjain.

Pengalaman apa yang paling berkesan sepanjang tahun lalu?
Crooz tour 2011!!

Apa ritual wajib Besok Bubar sebelum manggung?
Nge-bir!

Album Besok Bubar juga dinobatkan sebagai salah satu album terbaik 2011 oleh Rolling Stone Indonesia? Bagaimana tanggapan kalian?

Senang dan lega. akhirnya band ugal-ugalan macam kami didengar atau ditanggap juga [tertawa].



Lebih lanjut tentang Besok Bubar:

http://www.besokbubar.com

http://www.twitter.com/besokbubarmusic

http://www.facebook.com/BesokBubarMusic

(RS/RS)

Hasil Rating Pembaca:  icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_off
1

Share:

Komentar terkini (0 Komentar)
1

Kirim komentar anda:

Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
logo_detikhot 
Selasa, 21 Oktober 2014 21:35 WIB

Siti Nurhaliza Dedikasikan 'Fragmen' untuk Suami dan Korban Pesawat MH-17

Siti Nurhaliza Dedikasikan 'Fragmen' untuk Suami dan Korban Pesawat MH-17
Album ke-15 Dato' Siti Nurhaliza bertajuk 'Fragmen' mengandung sembilan buah lagu penuh cinta. Penyanyi cantik asal..
 
Selasa, 21/10/2014 19:08 WIB

Coldplay Siap Rilis CD dan DVD Konser 'Ghost Stories'

Semenjak era album Viva La Vida or Death and All His Friends, Coldplay selalu meluncurkan album konser pasca .....
 

Incoming

Rabu, 03/09/2014 11:55 WIB

Incoming: Gilbert Pohan: Penyanyi, Pencipta Lagu, Pendatang Baru, Pekerja Keras

Gilbert Pohan, penyanyi dan pencipta lagu pendatang baru yang berada di bawah naungan Musik Bagus Indonesia selaku platform..

Music Biz

Kamis, 14/08/2014 19:30 WIB

Jumat Akan Jadi Hari Rilis Musik Global

Setidaknya mulai setahun dari sekarang – sekitar Juli tahun depan – sebuah peraturan yang mengatur hari perilisan..

Q & A

Rabu, 01/10/2014 18:32 WIB

Q&A: Jack Antonoff (fun.,Bleachers)

"Saya sedang mencerna kenyataan bahwa saya yang membuat album ini,” kata Jack Antonoff. “Pada awalnya, ini terasa..