Senin, 12/03/2012 18:29 WIB

Jogja Hip Hop Foundation Kolaborasi dengan Rapper Inggris, Akala

Akan merilis DVD dokumenter Hiphopdiningrat hingga tur sepuluh kota di Amerika Serikat.
Oleh: Reno Nismara
Share :   
image
Jogja Hip Hop Foundation (Foto: JHF)
Jakarta - Tahun 2012 akan menjadi tahun yang yang padat bagi unit hip-hop kolektif asal Yogyakarta, Jogja Hip Hop Foundation. Itulah yang diungkapkan oleh Marzuki Mohamad, akrab dipanggil Zuki, alias Kill the DJ selaku gembong grup tersebut melalui surat elektronik yang ditujukan khusus kepada Rolling Stone.

Pertama adalah rilisnya DVD dokumenter Hiphopdiningrat yang telah menuai pujian dari berbagai kalangan. Setelah diputar perdana di Jakarta International Film Festival pada November 2010 silam dan menyusul di berbagai festival film lain baik dalam maupun luar negeri, dokumenter yang disusun Zuki dengan bantuan co-director Chandra Hutagaol tersebut akhirnya dapat dimiliki dalam format DVD dengan harga Rp 100 ribu.

Seperti merchandise dan album Jogja Hip Hop Foundation yang dirilis sebelumnya, DVD Hiphopdiningrat dapat dibeli melalui situs resmi mereka di Hiphopdiningrat.com atau di lapak yang mereka dirikan saat sedang menggelar konser.

Selain itu, DVD yang akan disertakan dengan bonus sekumpulan lagu soundtrack tersebut juga dapat dibeli di Jl. Amri Yahya No. 1, Yogyakarta. Alamat tersebut adalah lokasi studio baru Jogja Hip Hop Foundation yang juga merangkap sebagai toko merchandise dan kantor manajemen. Walau begitu, Jogja Hip Hop Foundation baru saja ditinggal manajer lamanya dan saat ini sedang dalam proses mencari manajer baru.

Atas inisiasi British Council, Jogja Hip Hop Foundation kini dilaporkan sedang sibuk menggarap satu set materi untuk album mini proyek kolaborasi dengan Akala, rapper Inggris yang mendirikan The Hip Hop Shakespeare Company, sebuah perusahaan penghasil musikal yang meleburkan musik hip-hop dengan elemen-elemen khas William Shakespeare.

Abum mini tersebut nantinya dapat diunduh bebas via Internet dan akan ditampilkan dalam konferensi bahasa internasional di Bandung pada Juni 2012 mendatang.

Tidak hanya album mini itu, Jogja Hip Hop Foundation juga sedang menyiapkan sebuah album dalam bentuk buku yang semua liriknya berasal dari buah pikir Sindhunata, seorang penyair kelahiran Kota Batu, Jawa Timur 59 tahun silam. Ia paling dikenal atas novelnya yang berjudul Anak Bajang Menggiring Angin terbitan tahun 1983.

Album tersebut rencananya akan dirilis pada April 2012 bertepatan dengan konser Jogja Hip Hop Foundation di Taman Ismail Marzuki, 27 dan 28 April 2012, yang akan disertai dengan iringan orkestra.

Tidak berhenti sampai di sana, Jogja Hip Hop Foundation juga akan melakukan tur empat kota di Australia pada September 2012 dan tur sepuluh kota di Amerika Serikat dua bulan setelahnya.

(RS/RS)

Hasil Rating Pembaca:  icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Form Rating

Rating :

icon_star_full   icon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full  

Share:

Komentar terkini (0 Komentar)
1

Kirim komentar anda:

Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
logo_detikhot 
Senin, 28 Juli 2014 14:35 WIB

Trik Pongki Barata untuk Memperbaiki Musik Indonesia

Trik Pongki Barata untuk Memperbaiki Musik Indonesia
Idul Fitri bukan cuma soal kembali suci tapi juga memperbaiki 'kerusakan' di tahun sebelumnya. Termasuk di antaranya..
 
Jumat, 25/07/2014 22:08 WIB

Gitar Hingga Sedan Milik Elvis Presley Akan Dilelang

Sebuah gitar Martin D-28, sedan Cadillac Seville 1976 serta naskah pribadi film pertama Elvis Presley, Love .....
 
 

Incoming

Rabu, 16/07/2014 19:30 WIB

Incoming: RABU: Duo Folk Mistik Pengantar Nuansa Bergidik

Orang-orang menyebut musik mereka mistis dan misterius. Ditambah dengan menggunakan foto taburan kembang ziarah sebagai sampul..

Music Biz

Rabu, 18/06/2014 19:59 WIB

YouTube Akan Hapus Video-video Musik Label Independen?

Situs berbagi video, YouTube dikabarkan akan menghapus video-video musisi yang berasal dari label independen menyusul sengketa..

Q & A

Senin, 21/07/2014 18:10 WIB

Exclusive Q&A: Anton Newcombe (The Brian Jonestown Massacre)

“Keep music evil,” itulah semboyan yang lantang diserukan oleh Anton Newcombe selaku aktor intelektual grup..