Jumat, 27/01/2012 09:57 WIB
Q n A: Flea

Flea (Foto: Facebook Page)
Anda seperti orang gila saat di panggung. Bagaimana cara istirahat setelah konser malam ini?
Saya punya ritual. Setelah turun dari panggung, saya akan masuk ruang ganti dan bermeditasi. Lalu saya makan, kembali ke hotel dan berjalan kaki selama satu jam di Barcelona pada pukul tiga pagi. Lalu saya tidur. Dulu saya sering panik saat tur, lepas kendali dan depresi, tapi kini saya menguasainya.
Dari mana Anda tahu soal pelantikan Rock and Roll Hall of Fame?
Chad mengirim saya SMS yang isinya, “Selamat.” Semakin hari berlalu, rasanya semakin indah. Kemarin saya ngobrol dengan [mantan drummer] Jack Irons, yang duduk sebelah saya sewaktu kelas 6 SD dan akan ikut dilantik sebagai anggota pendiri. Dan saya banyak berpikir tentang [mantan gitaris] John Frusciante dan semua yang diberikannya, dan manajer lama kami Lindy Goetz, yang mengemudi van sepanjang malam ketika kami masih tidur di motel-motel busuk. Saya tak suka bernostalgia, tapi kejadian ini membuat saya sangat emosional.
Menurut Anthony, bagian paling emosional adalah mengenang mendiang gitaris Hillel Slovak, yang wafat tahun 1988.
Tanpa Hillel, saya takkan pernah bermain bas. Saya adalah pemain trumpet jazz, dan dia berkata, “Sebaiknya kamu belajar bermain bas dan ikut band saya.” Dua minggu kemudian, kami bermain di panggung Troubadour. Saya, Anthony dan Hillel saling membesarkan, dan mereka mengajarkan saya tentang Led Zeppelin dan Jimi Hendrix. Hillel sangat mencintai rock & roll. Itulah kehidupannya, dan dilantik ke sini pasti akan mewujudkan impiannya. Berbagi momen ini dengannya yang berada di dunia arwah adalah hal yang sedih dan tragis, tapi juga indah.
Pelantikan ini juga merupakan bukti dari bertahannya kemitraan Anda dengan Anthony.
Kami saling memberi inspirasi, bersaing dan menyayangi selama bertahun-tahun. Dia mungkin tak ingat ini, tapi suatu ketika saat kami berusia 15 tahun, saya pakai baju konyol yang dibelikan ibu saya dari Sears, dan saya tanya ke Anthony, “Saya keren, nggak?” Dia berkata, “Ya -- tapi siapa saja bisa pakai itu. Kamu orang yang unik. Seharusnya kamu pakai sesuatu yang terasa seperti hanya bisa dipakai olehmu.” Itu mungkin terdengar sepele, tapi momen itu mempengaruhi saya sebagai musisi. Saya butuh melakukan apa yang terasa indah bagi saya.
Saya dengar bahwa Anda gemar mengumpulkan buku. Yang seperti apa?
Sejak berusia 7 tahun, begitu saya menyelesaikan satu buku, saya langsung mulai membaca buku lain -- buku demi buku, tanpa henti. Saya punya banyak buku. Untuk yang cetakan pertama, buku saya yang paling berharga adalah Junky-nya William Burroughs, Jane Eyre-nya Emily Bront dan The Catcher In the Rye-nya J.D. Salinger.
Kapan Anda membuat tato Jimi Hendrix di bisep kiri?
Tahun 1981, saat itu semua orang membicarakan seniman tato beken di kota saya. Saya mungkin sedang mengisap ganja lalu berkata, “Saya mau tato Hendrix!” Setelah itu, saya ingat ibu atau ayah tiri saya berkata, “Apakah kamu tahu dampak psikologis dari tato seiring perjalanan hidup kamu?” [Tertawa]
Apakah Anda sudah memikirkan pidato untuk Hall of Fame?
Belum terbayang. Saya melantik Metallica [di tahun 2009], dan itu mungkin terlalu panjang. Senang rasanya bisa dilantik bersama teman-teman seperti Beastie Boys dan Guns N’ Roses, yang muncul bersama kami di Los Angeles. Saya dan Steven Adler bermain football di jalanan saat usia 12 tahun. Saya ingat saat berlatih di kamar tidur bersama band pertama saya, dan seorang anak memanjat pagar halaman belakang rumah saya dan mengintip dari jendela untuk melihat siapa yang sedang bermain. Ternyata itu Slash.
Anda akan berusia 50 tahun pada Oktober mendatang. Bagaimana rencana perayaannya?
Dengan LSD, berlari telanjang di jalan, melolong ke bulan.
(RS/RS)
Hasil Rating Pembaca:
Komentar terkini (1 Komentar)
kutukupretz
'Saya ingat saat berlatih di kamar tidur bersama band pertama saya, dan seorang anak memanjat pagar halaman belakang rumah saya dan mengintip dari jendela untuk melihat siapa yang sedang bermain. Ternyata itu Slash.' LOL EPIC! FLEA FOR DA WIN!
'Saya ingat saat berlatih di kamar tidur bersama band pertama saya, dan seorang anak memanjat pagar halaman belakang rumah saya dan mengintip dari jendela untuk melihat siapa yang sedang bermain. Ternyata itu Slash.' LOL EPIC! FLEA FOR DA WIN!
| Suka | Laporkan
Kirim komentar anda:
Beri komentar sebagai Guest:



Sending your message





