Jumat, 30/09/2011 11:19 WIB

Cover Story: Red Hot Chili Peppers

Oleh: David Fricke
Share :   
image
Jakarta - ‘SAYA SEMPAT TAKUT,’ kata Flea, pemain bas Red Hot Chili Peppers, di balik raungan mesin tur bus. “Saya tak bisa membayangkan membawa orang lain. Rasanya sudah tamat.”

Di minggu terakhir Juli, Flea sedang duduk di ruang belakang sementara bus itu melaju dari Los Angeles melalui Pacific Coast Highway ke arah utara, menuju Big Sur untuk konser pertama Red Hot Chili Peppers dalam empat tahun.

Ini adalah penampilan pertama mereka dalam lebih dari satu dekade tanpa John Frusciante, gitaris Red Hot Chili Peppers yang brilian dan sulit ditebak selama 15 tahun dan lima album yang berisi funk dan psychedelic pop, termasuk Blood Sugar Sex Magik (1991) yang mencapai Top Five di tangga album, dan Stadium Arcadium (2006), yang mencapai puncak chart. Di tahun 2009, Frusciante mengundurkan diri dari band untuk kedua kalinya, secara permanen.

Dengan berambut hijau kebiru-biruan dan kaus bola basket yang menampakkan tubuh atasnya yang bagaikan museum tato, Flea menjelaskan cara menciptakan lagu bersama Frusciante: “John membawa ide dan saya langsung menyambutnya. Atau saya punya ide dan dia memainkan hal yang sama. Selesai.” Flea juga menggambarkan persahabatan mereka sebagai “menyenangkan”, “menegangkan”, “bagaikan saudara” dan “penuh pertarungan”. Rasanya seperti bandnya “kehilangan anggota keluarga,” katanya.

Kini sudah ada yang baru. Red Hot Chili Peppers akan merilis I’m With You, album pertama mereka bersama sahabat dan pengganti Frusciante, Josh Klinghoffer (31 tahun). Kemarin, Flea, Klinghoffer, drummer Chad Smith dan vokalis Anthony Kiedis mengadakan latihan terakhir sebelum tur, dengan membawakan hampir dua lusin lagu di sebuah tempat latihan di Santa Monica.

Besok di Big Sur, Red Hot Chili Peppers akan tampil untuk pertama kali bersama Klinghoffer di sebuah acara khusus undangan di halaman Henry Miller Memorial Library. Flea memiliki rumah di kawasan itu, dan dia ingin Red Hot Chili Peppers mengawali era berikutnya di hadapan teman dan tetangga.

“Saya belum merasa siap,” kata Kiedis beberapa jam sebelum tampil. “Saya tak pernah merasa siap untuk pertunjukan pertama dalam babak baru. Saya bersiap secukupnya sehingga saya tahu bahwa ini bisa berhasil, entah bagaimana. Ambil ludah, ambil lem, tempelkan semua.”

Sebenarnya Red Hot Chili Peppers telah menjadi pakar dalam kebangkitan kembali sejak berdiri di tahun 1983. Flea dan Kiedis, yang juga berusia 48 tahun, telah bersahabat sejak SMA dan menjadi anggota pendiri band yang tersisa.

Mereka masih bertahan setelah melalui kecanduan narkotika, kematian – Hillel Slovak, gitaris pendiri band itu, mengalami overdosis di tahun 1988 – dan selusin pergantian personel, termasuk pengunduran diri pertama Frusciante di tahun 1992 dan bergabungnya Dave Navarro dari Jane’s Addiction untuk waktu yang singkat di pertengahan ’90-an. Frusciante kembali di tahun 1998.

Tapi ketika dia keluar dari Red Hot Chili Peppers lagi di tahun 2009, menjelang akhir istirahat dari rekaman dan tur selama dua tahun, “Itu bisa saja menjadi akhir, pastinya,” kata Smith, 49 tahun, saat mengambil giliran di ruang belakang bus tur. “Kami sudah berulang kali ganti gitaris, dan tiba saatnya lagi.”

Sang drummer mengaku bahwa dia berharap Frusciante akan berubah pikiran, “Yang pernah dilakukan sebelumnya. Baiklah, dia sedang melakukan hal-hal lain, tapi suatu hari, saya selalu mendapat telepon itu: ‘Hey, it’s John, you wanna jam?’ ” Smith menirukan suara Frusciante yang patah-patah dan berbisik dengan rasa sayang. “Itu tak pernah terjadi.”

Pada Oktober 2009 – dua bulan sebelum Frusciante mengumumkan kepada publik bahwa dia keluar dari band – Flea, Smith dan Kiedis sudah bekerja dengan Klinghoffer, seorang musisi berbakat kelahiran Los Angeles yang pernah berkolaborasi dengan Beck, PJ Harvey dan Gnarls Barkley, dan menjadi gitaris dan keyboardist tambahan pada tur Stadium Arcadium. Tak ada audisi atau calon kuat lainnya. Formasi baru ini merekam basic track untuk 14 lagu yang masuk I’m With You dalam satu bulan.

“Saya tak pernah merasa bahwa kami sudah tamat,” kata Kiedis. “Kekhawatiran utama Flea, yang diceritakan ke saya, adalah dia tak ingin melanjutkannya kalau tak bisa sebaik yang sebelumnya, pada keadaan terbaiknya: ‘Kita telah mencapai terlalu banyak untuk melakukan apa-apa dengan setengah-setengah.’ ”

Di bus, Flea membicarakan ikatan itu: “Saya dan Anthony pindah ke L.A. di waktu yang sama, usia yang sama” – di awal usia remaja; Flea dari kota kelahirannya di Melbourne, Australia, Kiedis dari Michigan. Keduanya berasal dari keluarga yang pecah akibat perceraian dan, menurut Flea, “Dari papan bawah strata ekonomi. Kami tahu bahwa tak ada yang akan melakukan apa-apa untuk kami, jika kami tidak melakukannya sendiri. Kami sadar ada keajaiban di antara kami berdua. Dulu kami menjuluki diri ‘The Two-Headed Monster’. Kekuatan kami lebih besar saat bersama daripada saat terpisah. Kami bisa melakukan apa saja.”

Kini monster itu telah menjadi dua ayah, dengan kehidupan pribadi yang terpisah dan sibuk. Flea, yang sudah dua kali bercerai, memiliki dua putri. Kiedis punya putra berusia 3,5 tahun yang bernama Everly, hasil hubungannya dengan model Heather Christie; mereka berpisah di tahun 2008. (Smith, yang bergabung dengan Red Hot Chili Peppers di tahun 1989, dikaruniai dua putra bersama istrinya, Nancy, dan tiga anak dari hubungan-hubungan sebelumnya. Klinghoffer masih bujangan.)

“Sudut pandang kami, semua lelucon dan pengalaman kami – saya rasa saya dan Anthony tak selalu paham betapa dalamnya semua itu,” kata Flea. “Minggu lalu, kami tidak akur sama sekali. Ada pertengkaran menggelikan untuk urusan videoklip. Itulah hal yang saya tak ingin lepas, setelah John keluar – rasa kekeluargaan, mengerjakan sesuatu bersama-sama setelah sekian lama.”

Sambil menyantap steak dan minum segelas wine untuk makan malam di sebuah hotel di Big Sur, Klinghoffer – seorang pria ramah dan bertutur kata halus dengan tubuh yang tinggi dan kurus – menceritakan obrolannya dengan Frusciante lewat telepon belum lama ini.

Keduanya berkenalan ketika Klinghoffer masih remaja, dan mereka bermain dengan intensitas serupa pada album-album solo Frusciante dan proyek-proyek lain. “Saya berbicara dengannya tentang bermain dengan orang-orang ini,” kata Klinghoffer. “Dia berkata, ‘Bangun pagi dan memainkan sesuatu yang menakjubkan bersama teman-teman adalah sesuatu yang menakjubkan.’ ”

“Seumur hidup saya, tak ada yang saya inginkan lebih dari itu: memiliki band yang berisi teman-teman yang kita percaya dan cintai,” kata Klinghoffer, dengan penuh semangat. “Flea dan John punya hubungan yang spesial – saya melihatnya selama bertahun-tahun. Bahwa Flea, Chad dan Anthony bisa membuka diri dan membiarkan orang lain masih, seseorang yang baru, itu membuat saya takjub.”

Frusciante tidak bisa dihubungi untuk berkomentar. “Mungkin dia hanya ingin bebas melakukan apa yang dia inginkan,” kata Flea, “tanpa urusan bisnis yang terkait dengan keterlibatan dalam band besar.”

Tapi pada akhir pekan sebelum tampil di Big Sur, Smith berpapasan dengan Frusciante dalam konser Soundgarden di L.A. “Dia tampak sehat dan bahagia,” kata sang drummer. Belakangan, Frusciante mengirim SMS ke Smith: “Saya sangat senang bertemu denganmu.”

“Entah akan ada apa di waktu mendatang – saya tidak pernah tahu – tapi saat ini, band ini sangat menyenangkan,” kata Flea, dengan suara yang semakin keras. Red Hot Chili Peppers menulis lebih dari 50 lagu untuk I’m With You, dan sudah berencana membuat album kedua bersama Klinghoffer setelah selesai tur pada tahun depan.

“Ini hanya akan berubah dan menjadi semakin baik,” kata Smith dengan riang. “Kecuali jika sesuatu yang aneh terjadi.”

Selanjutnya baca edisi 78

(RS/RS)

Hasil Rating Pembaca:  icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_off
Form Rating

Rating :

icon_star_full   icon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full  

Share:

Komentar terkini (0 Komentar)
1

Kirim komentar anda:

Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
logo_detikhot 
Rabu, 23 April 2014 13:35 WIB

Para Personel Siap 'Wariskan' Element untuk Regenerasi

Para Personel Siap 'Wariskan' Element untuk Regenerasi
Tak banyak grup band di Indonesia yang berpikir untuk mewariskan nama mereka untuk orang lain. Mungkin untuk sampai..
 
Selasa, 22/04/2014 20:50 WIB

Pemain Bass L'Arc-En-Ciel Akan Segera Menjadi Ayah

Pentolan sekaligus pemain bass band rock terkenal asal Osaka, Jepang, L’Arc-en-Ciel, Tetsuya .....
 

Incoming

Senin, 07/04/2014 12:41 WIB

Incoming: Matajiwa: Duo Folk Aneh Beramunisi Eksplorasi

“Itu semacam perumpamaan untuk definisi brengsek, tapi kalau brengsek kan masih bisa dipakai dalam hal yang positif. Nah,..

Music Biz

Rabu, 13/11/2013 11:48 WIB

Memangnya Ada Musik Indonesia?

“Memangnya ada musik Indonesia? Memangnya ada kebudayaan Indonesia?” ujar etnomusikolog Rizaldi Siagian ketika saya..

Q & A

Selasa, 01/04/2014 16:37 WIB

Q&A: Rick Ross

Obrolan tentang ganja, wanita, album barunya yang 'klasik' dan rencana evakuasi jika Miami tenggelam.