Jumat, 11/03/2011 13:24 WIB

Penerbit Musik

Perbedaan di antara penerbit musik
Oleh: Wendi Putranto
Share :   
image
Penerbit Musik
Jakarta - Maestro keroncong indone-sia, Gesang Martohartono pada tanggal 1 Oktober silam telah berusia 91 tahun. Lagu-lagu legen-daris seperti Bengawan Solo, Jembatan Merah, Sapu Tangan dan Sebelum Aku Mati sejak diciptakan puluhan tahun lalu hingga saat ini masih terus dinikmati oleh banyak orang, tak hanya di Indonesia bahkan di pentas internasional. Untuk merayakan hari ulang tahunnya pada tanggal 3 Oktober silam, di kota Solo diselenggarakan acara simbolik penye-rahan royalti tahunan kepada Gesang oleh Penerbit Musik Pertiwi [PMP]. Penerbit musik [publisher] yang berada di bawah bendera label rekaman Gema Nada Pertiwi ini sejak tahun 1996 diberikan kuasa oleh Gesang untuk menge-lola hak ekonomi serta mengeksploitasi lagu-lagu ciptaannya. PMP selama ini lebih fokus untuk mengelola hak cipta lagu-lagu daerah atau lagu-lagu klasik dalam negeri.

Tahun 2008 ini Gesang menerima ro-yalti sebesar Rp 70.033.968,- [setelah dipotong pajak]. Angka sebesar itu menurut Penerbit Musik Pertiwi diperoleh dari penggunaan lagu-lagu Gesang di dalam dan luar negeri. Untuk eksploitasi di luar negeri, Penerbit Musik Pertiwi bekerjasama dengan Universal Music Publishing dan Warner-Chappell Music Publishing. Bagi komposer kampiun seperti Gesang, royalti yang diterima setiap tahun olehnya ibarat dana pensiun pencipta lagu yang akan menjamin kehidupan me-reka di hari tua. Menurut UU Hak Cipta No. 19/2002, Gesang atau komposer lainnya berhak menerima royalti seumur hidup ditambah 75 tahun setelah ia me-ning-gal dunia. Selanjutnya royalti tersebut akan diberikan kepada ahli waris yang telah ditunjuk oleh Gesang. Jika telah melewati batas waktu, maka hak cipta dari seluruh lagu karya Gesang akan dikelola langsung oleh negara.

(wp/adb)

Hasil Rating Pembaca:  icon_star_officon_star_officon_star_officon_star_officon_star_off
Form Rating

Rating :

icon_star_full   icon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full  

Share:

Komentar terkini (0 Komentar)
1

Kirim komentar anda:

Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
logo_detikhot 
Senin, 30 Maret 2015 21:11 WIB

Manggung di Jamaika, Ras Muhamad Tampil di 'Tanah Leluhur' Musik Reggae

Manggung di Jamaika, Ras Muhamad Tampil di 'Tanah Leluhur' Musik Reggae
Jamaika disebut menjadi 'tanah leluhur' untuk musik reggae. Tak heran, musisi reggae dari segala penjuru dunia pun..
 
Senin, 30/03/2015 20:48 WIB

Noel Gallagher: 'Solo Karir Menghabiskan Banyak Uang'

Sejak bandnya resmi bubar pada 2009 lalu, vokalis dan gitaris Noel Gallagher kemudian merekam album dan ...
 
 

Incoming

Kamis, 05/03/2015 13:32 WIB

Incoming: Gerram, Amarah dari Selatan Sumatera

Darah sedang mengalir dua kali lebih cepat.
Untuk pertama kalinya sejak resmi dibentuk empat tahun silam, Gerram sedang..

Music Biz

Jumat, 27/03/2015 17:59 WIB

Bersaing dengan Spotify, Apple Akan Luncurkan Layanan Streaming Musik

Apple dan Beats akan terjun pula ke dalam kancah persaingan melawan Spotify dengan mengembangkan aplikasi layanan streaming..

Q & A

Kamis, 26/03/2015 19:28 WIB

Abdee Negara: 'Slank Sebenarnya Nggak Tahu Sakit Saya'

Setelah divonis mengalami gagal ginjal sejak 4,5 tahun lalu, gitaris Slank, Abdee Negara akhirnya secara terbuka mengungkapkan..