Rolling Stone Indonesia Forum
  Advanced Search
Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length
May 20, 2013, 12:41:30 AM
News: Welcome To Rolling Stone Indonesia Forum
Pages: [1]
Topic Tools  
Read May 11, 2010, 12:23:14 PM #0
melankolia

+++ Jangan Marah Records +++

BOGOR YANG DINGIN
BOGOR [7/11]- Setelah launching Jangan Marah Records di EX, Thamrin, Jakarta Rabu [5/05[ kemarin, gelaran Speedy Trax Present: Indienation Tour in Collaboration with Jangan Marah Records menyambangi kota Bogor. Di kota ini, acara digelar Jumat [7/11] bertempat di Nu Embrio, kompleks di Nirwana Residence, Bogor. Aura dingin khas kota hujan menambah kesan tersendiri bagi rombongan tur ini. 
    Di Nu Embrio, rombongan tur Jangan Marah  records berbagi panggung bersama band-band lokal kota bogor, diantaranya Elda and The Triggers, Eyeliner, Adopta, etc. Tak ketinggalan juga band-band finalis ajang Speedy Trek Indienation seperti Scientic 4 dan Baby Eat Crackers.
    Bangkutaman tampil setelah Scientific Four mempersembahkan “Ode Buat Kota” untuk kota hujan. Band yang sebentar lagi merilis album kedua di bawah jangan marah records ini tampil mengesankan. The Kucruts memukau publik  indie Bogor dengan aksi sang vokalis Omo dengan kacamata khasnya. Sir Dandy tampil maksimal berbekal gitar kopongnya sementara Zeke Khaseli dengan tampilan topeng macan ditemani beberapa stage berhasil menyedot apresiasi penonton. Terakhir, Efek Rumah Kaca mengajak penonton Bogor nyanyi bareng dengan nomor-nomor hits-nya dari dua album mereka. Untuk kota kedua, Bogor punya tingkat apresiatif yang cukup tinggi. Salut buat kota Bogor.

BANDUNG BURNING
BANDUNG [8/05]- Setelah kota hujan, Bogor, gelaran Speedy Trax Present: Indienation Tour in Collaboration with Jangan Marah Records mendatangi kota Kembang, Bandung. Bertempat di Fame Club, pentas kali ini boleh dibilang lumayan sukses menyedot animo penonton, padahal di hari yang sama, ada banyak acara besar yang diadakan di Bandung, dari konser Copeland, Kampung Jazz, dsb. Namun hal ini nggak membuat venue tur jangan marah records tour ini lengang. Salut buat crowds di Bandung atas apresiatifnya. Hal ini didukung dengan sounding yang maksimal dengan acara ini di beberapa radio swasta di Bandung seperti 99ers, Oz, SkyFM, dan Global Radio dari pagi sampai siang sebelum konser ini. Tanpa ditemani band-band lokal Bandung, gig ini dibuka oleh band-band Speedytrek dari Baby Eat Crackers dan Scientific Four.  The Kucruts mendapat giliran sesudahnya dan berhasil membuat penonton ‘panas’, diikuti Sir Dandy, yang beberapa kali lupa mengingat kunci lagunya, membuat penonton tertawa. Zeke Khaseli menyajikan tontonan ala operet-nya yang membuat penonton Bandung terkesima. Bangkutaman pun kembali mengajak crowd Bandung untuk memberikan pujian kepada kota Bandung lewat “Ode Buat Kota”, dimana tanpa diduga Zeke Khaseli dan Cholil ERK ikutan beryanyi di atas panggung. Dan terakhir, Efek Rumah Kaca, adalah yang ditunggu-tunggu. Sebelum gig dimulai, terlebih dahulu, Efek Rumah Kaca meresmikan komunitas Efek Rumah Kaca Bandung. Meski diterpa udara dingin, namun tur kali ini lumayan bisa membakar suasana Bandung.

CIREBON DAN HUJAN
CIREBON [9/5]- Hujan mengguyur kota perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur ini setelah sebelumnya panas berkepanjangan. Namun hal ini nggak mengurungkan semangat gelaran Speedy Trax Present: Indienation Tour in Collaboration with Jangan Marah Records. Bertempat di Tenda CSB, sebuah foodcourt di pusat kota, acara ini ramai dikunjungi penonton dari kota Cirebon maupun pendatang dari beberapa kota yang terdekat dengan Cirebon seperti Brebes dan Tegal. Penonton pun tetap apresiatip meski hujan mengguyur dengan derasnya, demikian juga dengan penampil-penampil yang ada. Jumper Boys, SamaDengan dan OkayDokay dan Another Project tampil memanaskan dinginnya malam. Atensi penuh diberikan penonton kepada Zeke Khaseli, yang malam itu beraksi dengan ‘mainan’ synthesizer’-nya serta dandanan khas yang membuat penonton terheran-heran. Bangkutaman menghibur komunitas indie Cirebon, yang akrab dengan acara Sunday Pop di KITA FM dengan nomor-nomor lamanya. Tak ketinggalan dengan Efek Rumah Kaca yang mengajak penonton beryanyi ke depan panggung. Untungnya hujan sudah tidak marah dan berhenti menetes sehingga crowd di Cirebon bisa leluasa untuk merapat ke panggung. Salut buat Cirebon.

KEHEBOHAN PURWOKERTO
PURWOKERTO [10/5]- Setelah Cirebon, Purwokerto menjadi kota kelima dalam gelaran Speedy Trax Present: Indienation Tour in Collaboration with Jangan Marah Records ini. Bertempat di Gd. Sumarjito, Purwokerto, sebuah aula di kompleks Universitas Jendral Soedirman, Purwokerto, awalnya rombongan band sempat skeptis dengan ukuran venue yang terlalu besar, mengingat di empat kota sebelumnya, mereka hanya bermain di venue yang kecil. Namun yang membuat rombongan Jangan Marah Records Tour ini merasa lega adalah sebuah kabar yang mereka dengar di Cirebon bahwa 200 lembar tiket Pres-Sale acara ini sudah habis. Dan benar saja, pada Senin [10/05] kemarin, venue ini sudah padat dijejali penonton yang jumlahnya 700 orang lebih. Sebuah pemandangan yang membuat kaget rombongan tur ini.
    Morning Calls, Pagi Yang Indah dan The Telephone adalah aksi lokal Purwokerto yang perlu disimak, mereka membuka gelaran konser ini dengan sound-sound yang perlu diacungi jempol. The Kucruts memukau gelak tawa penonton atas tampilan kacamata lampu Omo yang eksentrik. Bangkutaman pun mengundang penonton untuk naik ke panggung membawakan  “Satelit” dan “Ode buat Kota”, diikuti oleh beberapa pengisi acara lain di atas panggung.  Meski demikian, Zeke Khaseli cukup menjadi highlight di kota ini. Zeke berhasil membuat panggung seperti taman margasatwa di planet pluto, dengan tambahan Acum Bangkutaman yang berperan menjadi Nenek Sihir dan Cholil ERK yang berperan sebagai Ultraman di dua lagu terakhir, “Don’t Worry Darling” dan “Pig Paranoia”. Salut buat Zeke Khaseli atas kegilaan aksi panggungnya. Terakhir, Efek Rumah Kaca memanjakan fansnya di Purwokerto dengan bermain set panjang. 9 lagu digeber di kota ini, semua bervariasi dari album pertama dan kedua mereka, Kamar Gelap.  Di nomor terakhir, “Cinta Melulu”, trio ERK dikejutkan dengan munculnya pengisi acara dari the kucruts, bangkutaman dan gerombolan Zeke Khaseli dari belakang panggung berbagi mik dan bernyanyi bersama. Kontan Cholil, Adrian dan Akbar serta penonton yang sudah berdesakan makin bergelora bernyanyi. Sebuah klimaks yang menarik terjadi di kota ini.  Terima kasih publik Purwokerto.

[ Acum ]
 
Read May 23, 2010, 03:18:01 PM #1
melankolia

Re: +++ Jangan Marah Records +++

PRESS RELEASE ZEKE KHASELI “SALACCA ZALACCA”
 

Apa konsep album ini?
Album ini berisi kumpulan lagu yang dibuat seminggu sekali pada Agustus 2009 sampai awal Januari 2010. Semua lagu direkam sendirian di kamar. Lagu-lagu itu setiap minggunya bisa di-download gratis via zekekhaseli.com. Untuk versi album, lagu-lagu tersebut di-mixing ulang dan di-mastering oleh Jonathan Vanco
                                 
Kenapa membuat dan merilis lagu seminggu sekali?
Karena sebenarnya dalam setiap minggu selalu ada lirik yang bisa ditulis dan nada-nada yang bisa dimainkan. Sayang kalau hal itu tidak direkam.

Lalu kenapa sekarang berhenti membuat lagu setiap minggu?
Gue mulai takut rasa lagunya nanti akan sama. Perlu istirahat beberapa bulan untuk bisa menciptakan hal-hal lagi.

Secara keseluruhan, seperti apa lagu-lagu di album “Salacca Zalacca”?
Seperti film dokumenter yang merekam lingkungan keseharian gue. Tapi, ke depannya gue ingin lebih banyak lagi berkomunikasi dan berinteraksi dengan lebih banyak orang, untuk bisa dijadikan lagu. Durasi lagu umumnya pendek, dua setengah menit sampai tiga menitan. Musiknya pop yang bisa apa aja. Musiknya banyak pengaruh The Beatles era psikedelik. Ada pengaruh nuansa film science fiction juga. Mungkin secara genre, namanya: sci-lo-fi.
 
Pengaruh musikal lainnya?
Blur, Pavement, Flaming Lips, Beck, Daniel Johnston, Adam Green
 
Selain musik, pengaruh besar lainnya dari mana?
Film, terutama untuk liriknya.
 
Sutradara paling disuka?
Woody Allen, Alfred Hitchcock, dan Federico Fellini
 
Seperti apa keseharian elo di masa merekam lagu-lagu itu?
Ngopi dan ngobrol dengan orang-orang, kebanyakan bersama teman-teman. Gue seperti melakukan aktivitas interview. Hasil obrolan itu kemudian ditambah banyak khayalan yang terutama dipengaruhi film. Gue kebayakan menemukan hal-hal memorable bukan dari kejadian, tapi dari perkataan. 
 
Kebanyakan tema obrolannya tentang apa?
Macam-macam. Gue mendengarkan cerita-cerita atau diskusi itu seperti ingin membuat sebuah film. Soalnya film itu jelas. Ada karakter, struktur cerita, dan ada akhirnya. Pada lirik, saat mengatakan “gue”, itu semua karakter, alter ego. Dari obrolan-obrolan, gue juga bisa menemukan quote.
 

Gaya penulisan lirik?
Menggunakan ungkapan sehari-hari, dan nggak ada aturan untuk menghubung-hubungkan kata atau kalimat. Semuanya “menurut” pada sense gue.
 
Kenapa sekarang merilis album, padahal sebelumnya lagu-lagu ini sudah dirilis secara gratis?
1. PR juga mengirim e-mail satu per satu lagu ke orang-orang
2. Pingin punya katalog dalam format fisik
3. Gue pingin orang-orang yang mendengarkan lagu-lagu itu bukan hanya mereka yang terbiasa dengan download
4. Nggak seru kalau bentuknya hanya audio, perlu visual juga   
 
Kenapa nama albumnya “Salacca Zalacca’?
Suatu hari gue, Anggun, dan Bin makan salak. Salaknya enak. Dan salak itu dalam bahasa latin disebut “Salacca Zalacca”, menurut Wikipedia. Sempat juga terpikir untuk menamakan album ini,”Salak Masuk Surga”.
 
Kenapa urutan lagu di CD berdasarkan alphabetical order?
Waktu itu, Bin bertugas untuk menentukan urutan lagu. Dia belum menyelesaikan tugasnya. Solusinya: 17 lagu diurutkan sesuai abjad, seperti absensi.
.
Apa yang ingin disampaikan dengan album ini?
Selamat merayakan hari raya terdekat. Selamat merayakan hidup
 
Ada tambahan lain?
Mau salak, nggak?
 
Belum tentu.
 
Album debut Zeke Khaseli “Salacca Zelacca” beredar pada 19 Mei 2010. Dirilis oleh Blackmorse Records, Jangan Marah Records, dan Demajors Independent Music Industry.

Simak video klip singel pertama Zeke Khaseli, "Pipis di Celana" di http://www.youtube.com/watch?v=dW2G63sExJw

Kontak:
081399241499 (Yuri)
myspace.com/zekedewinter
zekekhaseli.com





 
DISKOGRAFI ZEKE KHASELI
 
Album:
Djakarta Goodbye (with LAIN, Surgery Records, 2003)
Secangkir Kopi Hitam (solo project, Avatar Press, 2005)
Space in the Headlines (with Zeke And The Popo, Blackmorse Records, 2006)
 
Single/EP/Various Artist:
Veteran Travellers (with LAIN, Single, Flat Spills Records, 2001)
Ghost Cell (with LAIN, Album: Provoke! The End, Various Records, Provoke! Records, 2004)
Unrescued World (with Zeke And The Popo, Album: JKT: SKRG, Various Artist, Aksara Records, 2004)
Unrescued World (with Zeke And The Popo, EP, Blackmorse Records, 2004)
Prof. Komodo (with Zeke And The Popo, Single, Blackmorse Records, 2007)
No Moon (with Zeke And The Popo, Album: Syncronize, Various Artist, Demajors Records, 2008)
 
Soundtrack:
OST Janji Joni (with Zeke And The Popo, Various Artist, Aksara Records, 2005)
OST 6:30 (with Zeke And The Popo, Various Artist, Tangan Kiri Productions, 2006)
OST KALA (with LAIN & Zeke And The Popo, Various Artist, Blackmorse Records, 2007)
OST Pintu Terlarang (with Mantra, Various Artist, LifeLike Records, 2008)
 
Scoring:
KALA (LifeLike Pictures, 2007)
Fiksi. (Cinesurya Pictures, 2008)
Macabre/Rumah Dara (Gorilla Pictures, 2009)
 

 
Read June 23, 2010, 02:01:04 PM #2
melankolia

Zeke Khaseli : Hujan Meteor di Bogor

HUJAN METEOR DI BOGOR

Pagelaran mini konser Zeke Khaseli di Kota Hujan. Diselenggarakan Sabtu, 26 Juni 2010, mulai pukul 19.00 WIB. Berlokasi di RooM (Kedai Baca & Sanggar Baroedak),
Jl. K. H . Achmad Sobana, Angkringan Tegal Gundil, Bogor.

Turut memeriahkan acara: Adopta, Eyeliner, Reid Voltus, Bibir Merah Berdarah, dan Under The Big Bright Yellow Sun.

Acara ini gratis.

Pada mini konser nanti, Zeke Khaseli akan membawakan sejumlah lagunya yang diambil dari album “Salacca Zalacca” yang telah beredar sejak Mei 2010 di bawah Black Morse, Jangan Marah Records, dan Demajors Independent Music Industry.

Pada pertunjukkannya nanti, Zeke Khaseli didukung oleh sejumlah musisi tamu dan pemunculan tokoh-tokoh ganjil dalam wujud aneka fauna, figur internasional, juga alien. Serta parade visual di layar yang mengiringi seluruh lagu (yang dimainkan dengan paduan sequencer dan analog).

Secara musikal, lagu-lagu Zeke Khaseli dalam album “Salacca Zalacca” banyak mendapat pengaruh antara lain dari Blur, Pavement, Daniel Johnson, Adam Green, The Flaming Lips, dan tentunya, The Beatles. Sedangkan liriknya merupakan adukan obrolan keseharian, adegan nyata di depan mata, dan film. Dirangkai dengan sentuhan fantasi. Pada keseluruhan nuansa, terdapat rasa scince fiction pada karakter rekaman musiknya yang terdengar lo-fi.

HUJAN METEOR DI BOGOR adalah mini konser kedua Zeke Khaseli di tahun ini. Sebelumnya, telah diadakan pula acara serupa bertajuk”SPASIBA AKSARA!” di aksara Kemang, Jakarta.

HUJAN METEOR DI BOGOR didukung oleh: Jangan Marah Records, Black Morse, Demajors, RooM Bogor, Kampoeng Bogor, KALAM Tegal Gundil, Sanggar Baroedak, Korek Api Music Movement, Tuesday Ceremony, Support Your Local Movements, Kotahujan Berpetir, Kotahujan.com, BT Radio, Invert Digital Magazine, Gigsplay.com, GlitzSide Webzine, dan 1001 Buku.

Sampai jumpa di Bogor.

Spasiba!
 
Read January 08, 2011, 06:33:48 AM #3
melankolia

Re: +++ Jangan Marah Records +++

Jadwal  Januari Jangan Marah Records

EFEK RUMAH KACA
6   Jan      Livecoustic Provoke Magazine
9   Jan      RR REC Fest, Galeri Nasional Jakarta,  10th Ruang Rupa
13   Jan      Talkshow atamerica Pacific Place
14   Jan      Live Perform atamerica pusat kebudayaan America
15   Jan      Twice Upon Time, SMA 2 Bandung, Sabuga Bandung
18   Jan      Lap. UNAIR, Surabaya

BANGKU TAMAN
6   Jan      Livecoustic Provoke Magazine
8   Jan      RR REC Fest, Galeri Nasional Jakarta,  10th Ruang Rupa
16   Jan      Live Perform, Makassar

ZEKE KHASELI
8   Jan      RR REC Fest, Galeri Nasional Jakarta,  10th Ruang Rupa


For more info & Booking :
Yurie
081399241499
yurskie@gmail.com
www.janganmarah.tk
 
Read January 09, 2013, 06:19:29 PM #4
audyoga

Re: +++ Jangan Marah Records +++

Salut buat EFEK RUMAH KACA...  Wink

Quote
 
Pages: [1]
Jump to:  

© Copyright 2009 Rolling Stone Indonesia