Welcome, Guest. Please login or register.
June 20, 2013, 04:16:04 AM
|
|
News: Welcome To Rolling Stone Indonesia Forum
Show Posts
|
|
Pages: [1]
|
|
1
|
All About Music / Band Or Duo / Re: ...:: BANGKUTAMAN ::...
|
on: January 08, 2011, 06:41:25 AM
|
BANGKUTAMAN Ode Buat Kota adalah hasil dari hijrah ketiga personilnya ke ibukota, Jakarta. Ketiganya lantas bertransformasi, dari tiga mahasiswa yang bergelut di lingkungan kampus dengan tugas kuliah, menjadi tiga manusia kantoran dihadapkan dengan lika liku kehidupan kota. Dari padatnya lalu lintas, masalah transportasi, kemiskinan, perilaku orang kota, serta beragam pernak pernik dan siasat hidup di kota. Bertiga, mereka ibarat tripod yang menopang kamera-ekspresi musik mereka-yang mencoba merekam apa yang mereka lihat, dengar dan rasakan, tentang kehidupan kota. Ini lah Ode Buat Kota, sebuah dokumentasi terkini tentang kota dan Jakarta. Selamat menikmati official clip http://www.youtube.com/watch?v=36SBgm8-6vgRBT untuk “Ode Buat Kota” XL : (ketik) 11701082 (kirim ke) 1818 Telkomsel : RING SUB 2211565 (kirim ke) 1212 Indosat : SET 0632041 (kirim ke) 808 Flexi : RING SUB 2211565 (kirim ke) 1212 Axis : ON 2211565 (kirim ke) 333 Esia : RING 2211565 (kirim ke) 888 Bangkutaman Album Terbaik 2010 versi Rollingstone Indonesia Ode Buat Kota Jangan Marah/Demajors Selesai bersekolah di Yogyakarta, para personel Bangkutaman kembali ke kota asal, Jakarta, untuk bekerja dan hidup. Mereka berjumpa dengan masalah klasik kota besar: transportasi yang kalut, manusia individualistis, tingginya tingkat kejahatan, dan kondisi sosial yang membuat galau. Bukan perjumpaan asal lewat, namun perjumpaan rutin yang mendatangkan gelisah. Dan kalau pun mereka mengeluh, paling tidak ada sesuatu yang terbit darinya. Berbagai tangkapan cermat yang tersebar di 10 lagu dalam Ode Buat Kota menunjukkan pergaulan urban yang jujur di belahan-belahan Jakarta yang tak kebagian waktu untuk bersolek. Secara musik, Bangkutaman yang pernah sangat identik dengan The Stone Roses kini lebih banyak meminjam gaya khas Lou Reed, Bob Dylan, sampai The Mamas & The Papas, menampilkan sound yang cenderung kasar dengan melodi legit. Ode Buat Kota adalah catatan yang gamblang, bernas, sekaligus penuh perasaan tentang Jakarta. The Guardian Music Blog adalah blog musik situs berita terkemuka Inggris, www.guardian.co.uk Di sana tertulis: Ode Buat Kota, which means "an ode to the city", is taken from Bangkutaman's latest concept album about hard life in Jakarta - the pollution, traffic, crime, house loans, etc. Their music is influenced by The Stone Roses, The Byrds and The Mamas & The Papas. They are one of the most well-respected bands in Indonesia. For Info & Booking : Yurie 081399241499 www.janganmarah.tk
|
|
|
|
|
2
|
All About Music / Indie / Re: +++ Jangan Marah Records +++
|
on: January 08, 2011, 06:33:48 AM
|
Jadwal Januari Jangan Marah Records EFEK RUMAH KACA 6 Jan Livecoustic Provoke Magazine 9 Jan RR REC Fest, Galeri Nasional Jakarta, 10th Ruang Rupa 13 Jan Talkshow atamerica Pacific Place 14 Jan Live Perform atamerica pusat kebudayaan America 15 Jan Twice Upon Time, SMA 2 Bandung, Sabuga Bandung 18 Jan Lap. UNAIR, Surabaya BANGKU TAMAN 6 Jan Livecoustic Provoke Magazine 8 Jan RR REC Fest, Galeri Nasional Jakarta, 10th Ruang Rupa 16 Jan Live Perform, Makassar ZEKE KHASELI 8 Jan RR REC Fest, Galeri Nasional Jakarta, 10th Ruang Rupa For more info & Booking : Yurie 081399241499 yurskie@gmail.comwww.janganmarah.tk
|
|
|
|
|
3
|
All About Music / Band Or Duo / Re: ...:: BANGKUTAMAN ::...
|
on: September 07, 2010, 08:09:31 AM
|
|
BANGKUTAMAN RBT untuk “Ode Buat Kota” XL : (ketik) 11701082 (kirim ke) 1818 Telkomsel : RING SUB 2211565 (kirim ke) 1212 Indosat : SET 0632041 (kirim ke) 808 Flexi : RING SUB 2211565 (kirim ke) 1212 Axis : ON 2211565 (kirim ke) 333 Esia : RING 2211565 (kirim ke) 888
Mailorder Dapatkan CD “ Ode Buat Kota” secara mailorder dan akan mendapat bonus pick guitar “Acum” edition beserta tanda tangan personel bangkutaman hanya tersedia terbatas 30 keping. Harga Rp. 35.000,- belum termasuk ongkos kirim. Silahkan kontak 08175456234 (antolele).
|
|
|
|
|
4
|
All About Music / Band Or Duo / ...:: BANGKUTAMAN ::...
|
on: September 04, 2010, 01:29:04 PM
|
In¬die pop outfit Bangkutaman is back and in a new phase of musical maturity. -Jakarta Post- “I’d like to see Bangkutaman when I came to Jakarta again.” -Ian Brown (The Stone Roses)- “Segenap kisah penat Bangkutaman setelah pindah ke Jakarta, disajikan dalam lirik-lirik yang satir dan puitis.” -Hai Online- “Eksistensi band ini dan aktivitas para personilnya diluar band yang menjadikan mereka pelopor munculnya scene musik indiepop yang benar-benar hidup di Yogyakarta.”- Yesnowave.com- “Kurang afdol kiranya jika menggemari musik pop underground jika tidak mengidolai Bangkutaman. -Dab Magazine- “Ode Buat Kota menggambarkan bagaimana band indiepop Jogja ini meresapi betul kehidupan barunya di Jakarta. “ -Jakarta Beat- Semakin ke depan, Bangkutaman semakin memperlihatkan 'warna' musik mereka.” -Suara Merdeka- “Bangkutaman bagaikan anak bandel yang selalu kesulitan naik kelas hingga akhirnya benar-benar naik kelas.” -David Tarigan- Siaran pers SEBUAH ODE BUAT KOTA Dengan tempat dan suasana baru, band pop independen asal Yogyakarta, Bangkutaman, hadir dan meramaikan dunia musik tanah air dengan album kedua yang bertajuk Ode Buat Kota. Jakarta, 20 Agustus 2010- Band asal Kota Gudeg, Bangkutaman kembali ke dunia musik tanah air dengan album terbarunya. Band ini awalnya berdomisili di Yogyakarta sebelum akhirnya mereka hijrah ke Jakarta dan memulai karirnya di Ibukota ini. Bertajuk Ode Buat Kota, ini adalah album terbaru sekaligus kedua mereka setelah Love Among The Ruins, album perdana yang dirilis tahun 2003 oleh Blossom Records. Saat ini, Bangkutaman berada di bawah bendera Jangan Marah Records, perusahaan rekaman yang menaungi band-band seperti Efek Rumah Kaca dan Zeke Khaseli. Terbentuk di Yogyakarta pada tahun 1999, Bangkutaman adalah band yang semua personilnya beranggotakan mahasiswa asal Jakarta yang tengah menempuh studi di kota gudeg ini. Mengalami beberapa kali pergantian personil sampai akhirnya mereka menemukan formasi solid-nya: J. Irwin [gitar], W. Nugroho [bas, vokal, harmonika], D. Eryanto [dram]. Oleh banyak komunitas musik di Yogyakarta, band ini awalnya dikenal dengan pergerakan bawah tanah-nya yang mungkin di akhir 1990-an saat itu tidak lazim dilakukan oleh sebuah band pop. Budaya ‘Do-It-Yourself’ [D-I-Y] yang erat dilakukan oleh komunitas punk lantas diadopsi band ini yang berbuah kepada sejumlah katalog rilisan awal yang semuanya diproduksi dan diedarkan sendiri. Ode Buat Kota adalah hasil dari hijrah ketiga personilnya ke ibukota, Jakarta. Ketiganya lantas bertransformasi, dari tiga mahasiswa yang bergelut di lingkungan kampus dengan tugas kuliah, menjadi tiga manusia kantoran dihadapkan dengan lika liku kehidupan kota. Dari padatnya lalu lintas, masalah transportasi, kemiskinan, perilaku orang kota, serta beragam pernak pernik dan siasat hidup di kota. Bertiga, mereka ibarat tripod yang menopang kamera-ekspresi musik mereka-yang mencoba merekam apa yang mereka lihat, dengar dan rasakan, tentang kehidupan kota. Ini lah Ode Buat Kota, sebuah dokumentasi terkini tentang kota dan Jakarta. Selamat menikmati. Diskografi Bangkutaman Studio Album Love Among The Ruins | rilis 2003 | Blossom Records Ode Buat Kota | rilis 2010 | Jangan Marah Records | Demajors Mini album [EP] s/t | rilis 2000 | bangkutaman records Fantasi | 2002| Blossom Records Garage Of The Soul | rilis 2005 | Blossom Records Kompilasi [Album] Ready Steady Go! | rilis 2007 |Equinox DMD [untuk pasar i-tunes international] IX | rilis 2009 | Yes No Wave Kompilasi [Single] Simplicity: A Blossom Compilation | rilis 2003 | Blossom records Parc Riot: A Thusrday Riot Compilation | rilis 2006 | Parc Suddenly/Kenanga Records Retrospective Compilation #5 | rilis 2010 | Series Two [Nebraska] Singles [RBT] - Indonesia Artist Song XL Telkomsel Telkomsel INDOSAT FLEXI ESIA AXIS Code Code Weekly Code Code Code Code Bangku Taman Ode Buat Kota 11701082 2211565 2211567 0632041 2211565 2211565 2211565 Singles [RBT] - untuk pasar Singapura, Malaysia dan Brunei Darrusalam She Burns The Disco Satelit Starlight In Her Eyes Dream Come True Trapped In The Middle Finding Rainbow For Info : Contact : Yurie Phone : 081399241499 Email : yurskie@gmail.comYM : yurskie_erk@yahoo.comOr Contact : Nessa Phone : 085719316899
|
|
|
|
|
5
|
All About Music / Indie / Zeke Khaseli : Hujan Meteor di Bogor
|
on: June 23, 2010, 02:01:04 PM
|
|
HUJAN METEOR DI BOGOR
Pagelaran mini konser Zeke Khaseli di Kota Hujan. Diselenggarakan Sabtu, 26 Juni 2010, mulai pukul 19.00 WIB. Berlokasi di RooM (Kedai Baca & Sanggar Baroedak), Jl. K. H . Achmad Sobana, Angkringan Tegal Gundil, Bogor.
Turut memeriahkan acara: Adopta, Eyeliner, Reid Voltus, Bibir Merah Berdarah, dan Under The Big Bright Yellow Sun.
Acara ini gratis.
Pada mini konser nanti, Zeke Khaseli akan membawakan sejumlah lagunya yang diambil dari album “Salacca Zalacca” yang telah beredar sejak Mei 2010 di bawah Black Morse, Jangan Marah Records, dan Demajors Independent Music Industry.
Pada pertunjukkannya nanti, Zeke Khaseli didukung oleh sejumlah musisi tamu dan pemunculan tokoh-tokoh ganjil dalam wujud aneka fauna, figur internasional, juga alien. Serta parade visual di layar yang mengiringi seluruh lagu (yang dimainkan dengan paduan sequencer dan analog).
Secara musikal, lagu-lagu Zeke Khaseli dalam album “Salacca Zalacca” banyak mendapat pengaruh antara lain dari Blur, Pavement, Daniel Johnson, Adam Green, The Flaming Lips, dan tentunya, The Beatles. Sedangkan liriknya merupakan adukan obrolan keseharian, adegan nyata di depan mata, dan film. Dirangkai dengan sentuhan fantasi. Pada keseluruhan nuansa, terdapat rasa scince fiction pada karakter rekaman musiknya yang terdengar lo-fi.
HUJAN METEOR DI BOGOR adalah mini konser kedua Zeke Khaseli di tahun ini. Sebelumnya, telah diadakan pula acara serupa bertajuk”SPASIBA AKSARA!” di aksara Kemang, Jakarta.
HUJAN METEOR DI BOGOR didukung oleh: Jangan Marah Records, Black Morse, Demajors, RooM Bogor, Kampoeng Bogor, KALAM Tegal Gundil, Sanggar Baroedak, Korek Api Music Movement, Tuesday Ceremony, Support Your Local Movements, Kotahujan Berpetir, Kotahujan.com, BT Radio, Invert Digital Magazine, Gigsplay.com, GlitzSide Webzine, dan 1001 Buku.
Sampai jumpa di Bogor.
Spasiba!
|
|
|
|
|
6
|
All About Music / Indie / Re: +++ Jangan Marah Records +++
|
on: May 23, 2010, 03:18:01 PM
|
PRESS RELEASE ZEKE KHASELI “SALACCA ZALACCA” Apa konsep album ini? Album ini berisi kumpulan lagu yang dibuat seminggu sekali pada Agustus 2009 sampai awal Januari 2010. Semua lagu direkam sendirian di kamar. Lagu-lagu itu setiap minggunya bisa di-download gratis via zekekhaseli.com. Untuk versi album, lagu-lagu tersebut di-mixing ulang dan di-mastering oleh Jonathan Vanco Kenapa membuat dan merilis lagu seminggu sekali? Karena sebenarnya dalam setiap minggu selalu ada lirik yang bisa ditulis dan nada-nada yang bisa dimainkan. Sayang kalau hal itu tidak direkam. Lalu kenapa sekarang berhenti membuat lagu setiap minggu? Gue mulai takut rasa lagunya nanti akan sama. Perlu istirahat beberapa bulan untuk bisa menciptakan hal-hal lagi. Secara keseluruhan, seperti apa lagu-lagu di album “Salacca Zalacca”? Seperti film dokumenter yang merekam lingkungan keseharian gue. Tapi, ke depannya gue ingin lebih banyak lagi berkomunikasi dan berinteraksi dengan lebih banyak orang, untuk bisa dijadikan lagu. Durasi lagu umumnya pendek, dua setengah menit sampai tiga menitan. Musiknya pop yang bisa apa aja. Musiknya banyak pengaruh The Beatles era psikedelik. Ada pengaruh nuansa film science fiction juga. Mungkin secara genre, namanya: sci-lo-fi. Pengaruh musikal lainnya? Blur, Pavement, Flaming Lips, Beck, Daniel Johnston, Adam Green Selain musik, pengaruh besar lainnya dari mana? Film, terutama untuk liriknya. Sutradara paling disuka? Woody Allen, Alfred Hitchcock, dan Federico Fellini Seperti apa keseharian elo di masa merekam lagu-lagu itu? Ngopi dan ngobrol dengan orang-orang, kebanyakan bersama teman-teman. Gue seperti melakukan aktivitas interview. Hasil obrolan itu kemudian ditambah banyak khayalan yang terutama dipengaruhi film. Gue kebayakan menemukan hal-hal memorable bukan dari kejadian, tapi dari perkataan. Kebanyakan tema obrolannya tentang apa? Macam-macam. Gue mendengarkan cerita-cerita atau diskusi itu seperti ingin membuat sebuah film. Soalnya film itu jelas. Ada karakter, struktur cerita, dan ada akhirnya. Pada lirik, saat mengatakan “gue”, itu semua karakter, alter ego. Dari obrolan-obrolan, gue juga bisa menemukan quote. Gaya penulisan lirik? Menggunakan ungkapan sehari-hari, dan nggak ada aturan untuk menghubung-hubungkan kata atau kalimat. Semuanya “menurut” pada sense gue. Kenapa sekarang merilis album, padahal sebelumnya lagu-lagu ini sudah dirilis secara gratis? 1. PR juga mengirim e-mail satu per satu lagu ke orang-orang 2. Pingin punya katalog dalam format fisik 3. Gue pingin orang-orang yang mendengarkan lagu-lagu itu bukan hanya mereka yang terbiasa dengan download 4. Nggak seru kalau bentuknya hanya audio, perlu visual juga Kenapa nama albumnya “Salacca Zalacca’? Suatu hari gue, Anggun, dan Bin makan salak. Salaknya enak. Dan salak itu dalam bahasa latin disebut “Salacca Zalacca”, menurut Wikipedia. Sempat juga terpikir untuk menamakan album ini,”Salak Masuk Surga”. Kenapa urutan lagu di CD berdasarkan alphabetical order? Waktu itu, Bin bertugas untuk menentukan urutan lagu. Dia belum menyelesaikan tugasnya. Solusinya: 17 lagu diurutkan sesuai abjad, seperti absensi. . Apa yang ingin disampaikan dengan album ini? Selamat merayakan hari raya terdekat. Selamat merayakan hidup Ada tambahan lain? Mau salak, nggak? Belum tentu. Album debut Zeke Khaseli “Salacca Zelacca” beredar pada 19 Mei 2010. Dirilis oleh Blackmorse Records, Jangan Marah Records, dan Demajors Independent Music Industry. Simak video klip singel pertama Zeke Khaseli, "Pipis di Celana" di http://www.youtube.com/watch?v=dW2G63sExJwKontak: 081399241499 (Yuri) myspace.com/zekedewinter zekekhaseli.com DISKOGRAFI ZEKE KHASELI Album: Djakarta Goodbye (with LAIN, Surgery Records, 2003) Secangkir Kopi Hitam (solo project, Avatar Press, 2005) Space in the Headlines (with Zeke And The Popo, Blackmorse Records, 2006) Single/EP/Various Artist: Veteran Travellers (with LAIN, Single, Flat Spills Records, 2001) Ghost Cell (with LAIN, Album: Provoke! The End, Various Records, Provoke! Records, 2004) Unrescued World (with Zeke And The Popo, Album: JKT: SKRG, Various Artist, Aksara Records, 2004) Unrescued World (with Zeke And The Popo, EP, Blackmorse Records, 2004) Prof. Komodo (with Zeke And The Popo, Single, Blackmorse Records, 2007) No Moon (with Zeke And The Popo, Album: Syncronize, Various Artist, Demajors Records, 2008) Soundtrack: OST Janji Joni (with Zeke And The Popo, Various Artist, Aksara Records, 2005) OST 6:30 (with Zeke And The Popo, Various Artist, Tangan Kiri Productions, 2006) OST KALA (with LAIN & Zeke And The Popo, Various Artist, Blackmorse Records, 2007) OST Pintu Terlarang (with Mantra, Various Artist, LifeLike Records, 2008) Scoring: KALA (LifeLike Pictures, 2007) Fiksi. (Cinesurya Pictures, 2008) Macabre/Rumah Dara (Gorilla Pictures, 2009)
|
|
|
|
|
7
|
All About Music / Indie / +++ Jangan Marah Records +++
|
on: May 11, 2010, 12:23:14 PM
|
|
BOGOR YANG DINGIN BOGOR [7/11]- Setelah launching Jangan Marah Records di EX, Thamrin, Jakarta Rabu [5/05[ kemarin, gelaran Speedy Trax Present: Indienation Tour in Collaboration with Jangan Marah Records menyambangi kota Bogor. Di kota ini, acara digelar Jumat [7/11] bertempat di Nu Embrio, kompleks di Nirwana Residence, Bogor. Aura dingin khas kota hujan menambah kesan tersendiri bagi rombongan tur ini. Di Nu Embrio, rombongan tur Jangan Marah records berbagi panggung bersama band-band lokal kota bogor, diantaranya Elda and The Triggers, Eyeliner, Adopta, etc. Tak ketinggalan juga band-band finalis ajang Speedy Trek Indienation seperti Scientic 4 dan Baby Eat Crackers. Bangkutaman tampil setelah Scientific Four mempersembahkan “Ode Buat Kota” untuk kota hujan. Band yang sebentar lagi merilis album kedua di bawah jangan marah records ini tampil mengesankan. The Kucruts memukau publik indie Bogor dengan aksi sang vokalis Omo dengan kacamata khasnya. Sir Dandy tampil maksimal berbekal gitar kopongnya sementara Zeke Khaseli dengan tampilan topeng macan ditemani beberapa stage berhasil menyedot apresiasi penonton. Terakhir, Efek Rumah Kaca mengajak penonton Bogor nyanyi bareng dengan nomor-nomor hits-nya dari dua album mereka. Untuk kota kedua, Bogor punya tingkat apresiatif yang cukup tinggi. Salut buat kota Bogor.
BANDUNG BURNING BANDUNG [8/05]- Setelah kota hujan, Bogor, gelaran Speedy Trax Present: Indienation Tour in Collaboration with Jangan Marah Records mendatangi kota Kembang, Bandung. Bertempat di Fame Club, pentas kali ini boleh dibilang lumayan sukses menyedot animo penonton, padahal di hari yang sama, ada banyak acara besar yang diadakan di Bandung, dari konser Copeland, Kampung Jazz, dsb. Namun hal ini nggak membuat venue tur jangan marah records tour ini lengang. Salut buat crowds di Bandung atas apresiatifnya. Hal ini didukung dengan sounding yang maksimal dengan acara ini di beberapa radio swasta di Bandung seperti 99ers, Oz, SkyFM, dan Global Radio dari pagi sampai siang sebelum konser ini. Tanpa ditemani band-band lokal Bandung, gig ini dibuka oleh band-band Speedytrek dari Baby Eat Crackers dan Scientific Four. The Kucruts mendapat giliran sesudahnya dan berhasil membuat penonton ‘panas’, diikuti Sir Dandy, yang beberapa kali lupa mengingat kunci lagunya, membuat penonton tertawa. Zeke Khaseli menyajikan tontonan ala operet-nya yang membuat penonton Bandung terkesima. Bangkutaman pun kembali mengajak crowd Bandung untuk memberikan pujian kepada kota Bandung lewat “Ode Buat Kota”, dimana tanpa diduga Zeke Khaseli dan Cholil ERK ikutan beryanyi di atas panggung. Dan terakhir, Efek Rumah Kaca, adalah yang ditunggu-tunggu. Sebelum gig dimulai, terlebih dahulu, Efek Rumah Kaca meresmikan komunitas Efek Rumah Kaca Bandung. Meski diterpa udara dingin, namun tur kali ini lumayan bisa membakar suasana Bandung.
CIREBON DAN HUJAN CIREBON [9/5]- Hujan mengguyur kota perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur ini setelah sebelumnya panas berkepanjangan. Namun hal ini nggak mengurungkan semangat gelaran Speedy Trax Present: Indienation Tour in Collaboration with Jangan Marah Records. Bertempat di Tenda CSB, sebuah foodcourt di pusat kota, acara ini ramai dikunjungi penonton dari kota Cirebon maupun pendatang dari beberapa kota yang terdekat dengan Cirebon seperti Brebes dan Tegal. Penonton pun tetap apresiatip meski hujan mengguyur dengan derasnya, demikian juga dengan penampil-penampil yang ada. Jumper Boys, SamaDengan dan OkayDokay dan Another Project tampil memanaskan dinginnya malam. Atensi penuh diberikan penonton kepada Zeke Khaseli, yang malam itu beraksi dengan ‘mainan’ synthesizer’-nya serta dandanan khas yang membuat penonton terheran-heran. Bangkutaman menghibur komunitas indie Cirebon, yang akrab dengan acara Sunday Pop di KITA FM dengan nomor-nomor lamanya. Tak ketinggalan dengan Efek Rumah Kaca yang mengajak penonton beryanyi ke depan panggung. Untungnya hujan sudah tidak marah dan berhenti menetes sehingga crowd di Cirebon bisa leluasa untuk merapat ke panggung. Salut buat Cirebon.
KEHEBOHAN PURWOKERTO PURWOKERTO [10/5]- Setelah Cirebon, Purwokerto menjadi kota kelima dalam gelaran Speedy Trax Present: Indienation Tour in Collaboration with Jangan Marah Records ini. Bertempat di Gd. Sumarjito, Purwokerto, sebuah aula di kompleks Universitas Jendral Soedirman, Purwokerto, awalnya rombongan band sempat skeptis dengan ukuran venue yang terlalu besar, mengingat di empat kota sebelumnya, mereka hanya bermain di venue yang kecil. Namun yang membuat rombongan Jangan Marah Records Tour ini merasa lega adalah sebuah kabar yang mereka dengar di Cirebon bahwa 200 lembar tiket Pres-Sale acara ini sudah habis. Dan benar saja, pada Senin [10/05] kemarin, venue ini sudah padat dijejali penonton yang jumlahnya 700 orang lebih. Sebuah pemandangan yang membuat kaget rombongan tur ini. Morning Calls, Pagi Yang Indah dan The Telephone adalah aksi lokal Purwokerto yang perlu disimak, mereka membuka gelaran konser ini dengan sound-sound yang perlu diacungi jempol. The Kucruts memukau gelak tawa penonton atas tampilan kacamata lampu Omo yang eksentrik. Bangkutaman pun mengundang penonton untuk naik ke panggung membawakan “Satelit” dan “Ode buat Kota”, diikuti oleh beberapa pengisi acara lain di atas panggung. Meski demikian, Zeke Khaseli cukup menjadi highlight di kota ini. Zeke berhasil membuat panggung seperti taman margasatwa di planet pluto, dengan tambahan Acum Bangkutaman yang berperan menjadi Nenek Sihir dan Cholil ERK yang berperan sebagai Ultraman di dua lagu terakhir, “Don’t Worry Darling” dan “Pig Paranoia”. Salut buat Zeke Khaseli atas kegilaan aksi panggungnya. Terakhir, Efek Rumah Kaca memanjakan fansnya di Purwokerto dengan bermain set panjang. 9 lagu digeber di kota ini, semua bervariasi dari album pertama dan kedua mereka, Kamar Gelap. Di nomor terakhir, “Cinta Melulu”, trio ERK dikejutkan dengan munculnya pengisi acara dari the kucruts, bangkutaman dan gerombolan Zeke Khaseli dari belakang panggung berbagi mik dan bernyanyi bersama. Kontan Cholil, Adrian dan Akbar serta penonton yang sudah berdesakan makin bergelora bernyanyi. Sebuah klimaks yang menarik terjadi di kota ini. Terima kasih publik Purwokerto.
[ Acum ]
|
|
|
|
|
8
|
All About Music / Band Or Duo / EFEK RUMAH KACA Konser di Kuala Lumpur dan Singapore
|
on: February 24, 2010, 12:56:28 PM
|
EFEK RUMAH KACA Konser di Kuala Lumpur dan Singapore Untuk kali pertama Efek Rumah Kaca yang digawangi Cholil (vocal/guitar), Adrian (back voc/bass), Akbar (back voc/drum) melakukan lawatan ke Negara tetangga, Malaysia dan Singapore. Perjalanan ini terasa istimewa karena selain ada konser juga dibumbui dengan sebuah diskusi hangat mengambil tema yang terinspirasi dari syair-syair Efek Rumah Kaca tentang potret zaman seperti social, lingkungan, politik dan musik tentunya. Rangkaian konsep tersebut diberi tajuk Diskutik atau diskusi dan akustik pada tanggal 26 Februari di Annexe Gallery Kuala Lumpur. Sehari berikutnya yaitu tanggal 27 Februari konser performance di One Café Kuala Lumpur. Oxygen media yang menjadi organizer ingin membuat event pertama ERK di Malaysia terasa berkesan. For info http://www.frinjan.net/Kolaborasi theatrical akan ditampilkan di TRCC Woodlands Singapore pada tanggal 6 Maret 2010. Lagu-lagu Efek Rumah Kaca akan dimainkan live mengikuti alur cerita bertema Mahabarata. Konsep yang bahkan baru pertama kali juga dilakoni Efek Rumah Kaca menjadikan tantangan tersendiri. Keberadaan di Singapore juga akan dimanfaatkan oleh ERK untuk melakukan serentetan pengobatan Retinitis Pigmentosa yang diderita oleh Adrian sang bassist. Bagi teman-teman yang kebetulan berlibur di kedua Negara tersebut pada tanggal yang bersamaan, Mari bersama teman-teman negara tetangga menjadi bagian sejarah menyimak penampilan perdana ERK di luar negri untuk tetap “Menjadi Indonesia”. Salam,
|
|
|
|
|
9
|
All About Music / Band Or Duo / jadwal sementara Desember
|
on: December 01, 2009, 10:00:24 AM
|
"Aku selalu suka sehabis hujan dibulan Desember" Jadwal sementara Efek Rumah Kaca bulan Desember Lap. Saparua Bandung. Sabtu, 5 Desember – Jam 12.00 Saksikan sensasi menonton di siang bolong menikmati “Tubuhmu Membiru Tragis…” dalam 8XTREMPIRATION yang diadakan SMA 8 Bandung bertempat di Lapangan Saparua – Bandung. Parkir Timur Senayan. Sabtu, 5 Desember – Jam 19.00 Annual event Green Festival 2009 adalah adalah sebuah kemitraan dari tujuh pihak yang sangat peduli terhadap isu pemanasan global Univ. Budi Luhur. Senin, 7 Desember – Jam 14.00 Efek Rumah Kaca menjadi pembicara dalam LA Lights Meet The Experts ‘I Can Do It’ sekaligus perform pada acara tersebut. Univ. Pancasila. Rabu, 9 Desember – Jam 14.00 Efek Rumah Kaca menjadi pembicara dalam LA Lights Meet The Experts ‘I Can Do It’ sekaligus perform pada acara tersebut. Univ. Padjadjaran Bandung. Kamis, 10 Desember – Jam 20.00 Efek Rumah Kaca akan tampil pada acara closing seminar “Hak Asasi Manusia sebagai Bahasa Perdamaian Anak Muda” di Fakultas Hukum Unpad Dipatiukur. Univ. Pembangunan Nasional. Selasa, 15 Desember – Jam 14.00 Efek Rumah Kaca menjadi pembicara dalam LA Lights Meet The Experts ‘I Can Do It’ sekaligus perform pada acara tersebut. Lap. Basket Karebosi Makassar. Sabtu, 19 Desember Efek Rumah Kaca perform dalam reuni SMA 1 Makassar. Univ. Islam Tangerang. Senin, 21 Desember – Jam 14.00 Efek Rumah Kaca menjadi pembicara dalam LA Lights Meet The Experts ‘I Can Do It’ sekaligus perform pada acara tersebut. "Seperti pelangi setia menunggu hujan reda" ** for update info Facebook.com/efekrumahkaca Myspace.com/efekrumahkaca Twitter.com/efekrumahkaca Btsmerk.multiply.com efekrumahkaca@gmail.com
|
|
|
|
|
10
|
All About Music / Band Or Duo / Re: Efek Rumah Kaca
|
on: November 29, 2009, 04:25:12 PM
|
|
150 Lagu Indonesia Terbaik Sepanjang Masa Versi Majalah Rolling Stone Indonesia Edisi Desember 2009
Dua lagu Efek Rumah Kaca menduduki peringkat ke-131 dan 143. Terima kasih atas dukungan kepada kami dan terima kasih sudah menjadi bagian dari Efek Rumah Kaca.
1. Bongkar : Swami 2. Kebyar Kebyar : Gombloh 3. Badai Pasti Berlalu : Berlian Hutauruk 4. Bis Sekolah : Koes Bersaudara 5. Guru Oemar Bakrie : Iwan Fals 6. Kembali Ke Jakarta : Koes Plus 7. Berita Kepada Kawan : Ebiet G Ade 8. Kehidupan : God Bless 9. Sakura : Fariz RM 10. Bento : Swami
11. Bengawan Solo : Oslan Husein & Teruna Ria 12. Kompor Meleduk : Benyamin S 13. Lilin Lilin Kecil : Chrisye 14. Memang : Slank 15. Rock Bergema : Roxx 16. Yogyakarta : Kla Project 17. Tuhan : Bimbo 18. Neraka Jahanam : Duo Kribo 19. Nusantara I : Koes Plus 20. Siti Nurbaya : Dewa 19
21. Panggung Sandiwara : Ahmad Albar 22. Rumah Kita : God Bless 23. Barcelona : Fariz RM 24. Begadang : Rhoma Irama 25. Kemarau : New Rollies 26. Kidung : Chris Manusama 27. Nuansa Bening : Keenan Nasution 28. Burung Camar : Vina Panduwinata 29. Dan : So7 30. Kosong : Pure Saturday
31. Kolam Susu : Koes Plus 32. Kupu Kupu Malam : Titik Puspa 33. Pemuda : Chaisero 34. Melayang : January Christie 35. Ikuti : Edane 36. Bebas : Iwa K 37. Bendera : Cokelat 38. Anak Pantai : Imanez 39. Janji : Gigi 40. Sabda Alam : Ismail Marzuki
41. Bing : Titik Puspa 42. Yang Terlupakan : Iwan Fals 43. Merpati Putih : Chrisye 44. Malaria : Harry Roesli 45. Melati Jayagiri : Bimbo 46. Angin Malam : Broery Pesolima 47. Mimpi : Anggun C Sasmi 48. Biru : Kidnap Katrina 49. Tentang Kita : Kla Project 50. Camelia : Ebiet G Ade
51. Surat Buat Wakil Rakyat: Iwan Fals 52. Impresi : Pas Band 53. Damai Tapi Gersang : Adji Bandi 54. Jarum Neraka : Nicky Astria 55. Mobil Balap : Naif 56. Pesawat Tempur : Iwan Fals 57. Tangan Tangan Setan : Nicky Astria 58. Esokkan Masih Ada : Utha Likumahuwa 59. Indonesia Mahardika : Guruh Gipsy 60. Zamrud Khatulistiwa : Guruh Soekarnoputra
61. Penguasa : Roxx 62. Gemilang : Krakatau 63. Apatis : Benny Soebardja 64. Astaga : Ruth Sahanaya 65. Galang Rambu Anarki : Iwan Fals 66. Gang Kelinci : Lilis Suryani 67. Kumpul Bocah : Vina Panduwinata 68. Aku Ingin : Indra Lesmana 69. Gubahanku : Dedy Damhudi 70. Payung Fantasi : Bing Slamet
71. Surabaya : Dara Puspita 72. Anak Jalanan : Chrisye 73. Bunga : /Rif 74. Salah : Potret 75. Tentang Aku : Jingga 76. Terbang : Gigi 77. Walah : Netral 78. Api Asmara : Rien Djamain 79. Ayam Den Lapeh : Gumarang 80. Bunga di Tepi Jalan : Koes Plus
81. Flamboyan : Bimbo 82. Kesaksian : Kantata Takwa 83. Kelelawar : Koes Plus 84. Laron-Laron : Makara 85. Generasiku : Boomerang 86. Distorsi : Ahmad Band 87. Mahadewi : Padi 88. Manis & Sayang : Koes Plus 89. Sepercik Air : Dedy Stanzah 90. Merepih Alam : Chrisye
91. Mawar Berduri : Favourite Group 92. Pelangi : Koes Plus 93. Pesta : Elfa’s Singer 94. Interlokal : Symphony 95. Renjana : Guruh Soekarnoputra 96. Posesif : Naif 97. Sarjana Muda : Iwan Fals 98. Berita Cuaca : Gombloh 99. Gulagalugu Suara Nelayan : Leo Kristi 100. Jemu : Koes Plus
101. Tolong Bu Dokter : Flowers 102. Kau : Chandra Darusman 103. Hasrat & Cita : Andi Meriem Matalatta 104. Anak-Anak Terang : Suara Persaudaraan 105. Genjer Genjer : Bing Slamet 106. Atur Aku : Puppen 107. Terserah : Humania 108. Warik : LFM 109. Sobat : Padi 110. Bunda : Potret
111. Kebebasan : Singiku 112. Pulau Biru : Slank 113. Mari Mari : Dara Puspita 114. Kepada Perang : Gong 2000 115. Ratu Sejagad : Vonny Sumlang 116. Surat Undangan : Rita Zaharah 117. Pergi Untuk Kembali : Melky Goeslaw 118. Nurlela : Bing Slamet 119. Musim Bunga : Franky & Jane 120. Negeri Di Awan : Katon Bagaskara
121. Selangkah Ke Seberang : Fariz RM 122. Simponi Yang Indah : Bob Tutupoly 123. Kembalikan Baliku : Jopie Latul 124. Baby Rock : SAS 125. Do What You Like : AKA 126. Di Dalam Bui : Koes Bersaudara 127. Terbunuh Sepi : Slank 128. Kudaku Lari : Elly Kasim 129. Senandung Maaf : White Shoes & The Couple Company 130. Matraman : The Upstair
131. Di Udara : Efek Rumah Kaca 132. Mengadili Persepsi : Seringai 133. Mengejar Matahari : Ari Lasso 134. Laskar Pelangi : Nidji 135. Dan Senyumlah : Sinikini 136. Konservatif : The Adams 137. Mendekati Surga : Koil 138. No Fruit For Today : Sore 139. Di Sayidan : Shaggydog 140. Kukatakan Dengan Indah : Peterpan
141. Takkan : Guest Band 142. Papaja Cha Cha : Adikarso 143. Cinta Melulu : Efek Rumah Kaca 144. Welcome To My Paradise : Steven & Coconut Treez 145. Mimpi : D&R 146. Jari & Jempol : Dedy Stanzah 147. Melompat Lebih Tinggi : So7 148. Langkah Peri : Cherry Bombshell 149. Matel : Kubik 150. Me & My Boyfriend : Mocca
**Sumber : Media Indonesia dan Rollling Stone
|
|
|
|
|
|