Synchronize Fest 2017: Merayakan Musik Indonesia dengan Segala Keunikannya

Menampilkan seratus aksi musik dalam tiga hari

Oleh
Rhoma Irama menjadi salah satu pengisi acara pada gelaran perdana Synchronize Fest tahun lalu. Dennis Tumiwa

Setahun lalu, Dyandra Promosindo dan Demajors memperkenalkan Synchronize Fest. Festival yang menyajikan beragam jenis musik dan juga lintas generasi. Pada tahun pertamanya tersebut, festival musik ini menyatukan penggemar Rhoma Irama juga Seringai di satu tempat. Tahun ini, Synchronize Fest mempersiapkan kejutan yang berbeda.

Pada Kamis (14/9) lalu, Synchronize Fest mengumumkan total seratus band yang akan tampil selama tiga hari, 6-8 Oktober mendatang. Keragaman musik dapat dilihat melalui susunan pengisi acara yang tidak menonjolkan headline. Semua sama rata. Mulai dari proyek solo personel Efek Rumah Kaca yaitu Adrian Yunan hingga trio pemudi Garut bernama Voice of Baceprot ditulis sejajar. Semua orang memang bisa datang dan memilih tontonan sesuai preferensinya, namun dengan jajaran pengisi acara yang beragam agaknya bakal rugi jika hanya menonton musisi yang dirasa familier.

Kekayaan musik Indonesia yang berlapis-lapis dapat dieksplorasi pada Synchronize Fest. Reggae, hip hop, hardcore, instrumental, jazz, dan lain-lain tertata dengan baik. Berbagai generasi pun dimanjakan. Ebiet G. Ade, Benny Mustafa, Bob Tutupoly adalah perwakilan generasi tua yang akan hadir ke Synchronize Fest 2017. Tak berhenti sampai di situ, pengisi acaranya tak melulu dari Jakarta atau Bandung, ada juga Prison of Blues asal Temanggung, Melancholic Bitch dari Yogyakarta, dan seterusnya.

Synchronize Fest 2017 menyajikan lima panggung yaitu Dynamic Stage, Lake Stage, Forest Stage, District Stage, dan Gigs Stage yang semua disusun di Gambir Expo, JIExpo, Kemayoran, Jakarta. Tahun lalu, keluwesan festival membuat semua orang dapat berbaur santai. Tak heran bila setelah menyelesaikan penampilan, para personel band terlihat di barisan penonton menikmati aksi musik lainnya. Tujuan utamanya memang bersantai menikmati keunikan musik Indonesia yang melimpah.

Tiket Synchronize Fest 2017 bisa dibeli di sini. Tiket promo pelajar dijual seharga Rp 148 ribu untuk reguler harian dan Rp 269 ribu untuk tiga hari. Tiket umum dibanderol seharga Rp 190 ribu untuk reguler harian, Rp 135 ribu untuk early entry, dan Rp 345 ribu untuk tiga hari. (rn)

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. SORE Merekam Ulang Lagu Grup Fariz RM dan Erwin Gutawa
  2. Live Review: Mocca x Payung Teduh
  3. Mundur dari Payung Teduh, Is: “Saya Enggak Egois”
  4. Superman is Dead Tolak Permintaan Presiden Jokowi untuk Memakai Lagu Mereka
  5. Perpaduan Gairah Musik dan Skateboard di Volcom: Road to Cakrawala

Add a Comment