Berusia Satu Dekade, Album Perdana Rajasinga Dirilis Ulang dalam Format Piringan Hitam

'Pandora' versi 2017 direncanakan beredar pada pertengahan September

Oleh
Rajasinga formasi 2017. Dok. Rajasinga

Album perdana Rajasinga, Pandora, telah menginjak usia sepuluh tahun pada 2017. Dalam rangka merayakan hari jadinya, unit grindcore yang terbentuk di Bandung ini akan merilis ulang album tersebut dalam format piringan hitam sepuluh inci; rencananya bakal diedarkan pertengahan September mendatang.

Pandora yang pertama kali dirilis pada Juli 2007 memuat lima belas lagu dengan durasi sekitar dua puluh lima menit. Ketika merilis album ini, Rajasinga diperkuat oleh Morgg (bas), Revan (drum), Biman (gitar), dan Rayadam (vokal). Dua personel yang terakhir disebut menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Sendy dan Tremor.

"Rencana untuk merekam 'anak' pertama Rajasinga ini bermula dari sebuah demo album Killed by Rajasinga yang dirilis tahun 2005," kenang pihak band soal pemicu digarapnya Pandora. "Tidak disangka sambutan yang sangat baik berhasil kami raih. Dari sinilah timbul keinginan besar untuk kembali ke studio, dan merekam lagu baru dengan produksi yang lebih baik dan layak. Gayung bersambut, kata terjawab. Straineyes Productions, sebuah label independen dari Malaysia bersedia untuk bantu merilis album perdana ini."

Pandora kemudian diperkenalkan oleh Rajasinga lewat tur konser Spreading the Plague yang menyambangi kawasan dalam dan luar negeri. Lewat tur konser ini Rajasinga berhasil menjual seribu keping album perdana mereka.

Format piringan hitam Pandora dirilis atas bentuk kerja sama antara Negrijuana Productions, Straineyes Productions, Sepsis Records, dan Hearing Eye Records. Semua lagu di dalamnya melalui proses mixing dan mastering ulang oleh Auliya Akbar (Noise Lab Studio, juga drummer Revenge), membuat karakter suaranya menjadi "lebih murni dan alami."

Pihak Rajasinga memungkas, "Seperti inilah (versi piringan hitam) sebenarnya yang kami inginkan ketika pertama kali album ini direkam, ribut dan keras." (rn)

Sampul album Pandora milik Rajasinga versi piringan hitam. (Foto: Sepsis Records)

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. Gitaris Navicula dan Dialog Dini Hari Rilis Album Solo Perdana
  2. SORE Merekam Ulang Lagu Grup Fariz RM dan Erwin Gutawa
  3. Burgerkill Akan Merilis Film Dokumenter Soal Tur Eropa
  4. Mundur dari Payung Teduh, Is: “Saya Enggak Egois”
  5. 6 Musisi Yang Juga Ilustrator

Add a Comment