Tertunda Lima Tahun, Hightime Rebellion Akhirnya Merilis Album Perdana

Bertajuk 'Neurobic', album ini sudah bisa didengar lewat beberapa layanan musik digital

Oleh
Hightime Rebellion. Dok. Hightime Rebellion

Grup musik funk/pop asal Jakarta, Hightime Rebellion, akhirnya resmi merilis album perdana bertajuk Neurobic pada Agustus ini; dan sudah bisa didengar lewat beberapa layanan musik digital seperti iTunes dan Spotify. Ini merupakan karya tindak lanjut dari album mini FREQ yang dirilis tahun lalu.

Berdiri sejak 2007 silam, Hightime Rebellion kini beranggotakan vokalis sekaligus keyboardist Rendy Surindrapati, vokalis Miyane Soemitro, bassist Pulung Wahyuaji, drummer Reza Arafat, dan gitaris Warman Nasution. Dalam penggarapan Neurobic, Hightime Rebellion terinspirasi oleh buku Lawrence C. Katz yang berjudul Keep Your Brain Alive.

"Kebetulan saja baca buku itu saat ingin memberi judul album. Buku itu tentang senam otak agar berumur panjang; kami berharap musik dalam album ini juga memiliki manfaat yang sama," ungkap Miyane seperti dikutip dari siaran persnya. Rendy lalu menambahkan, "Makna keseluruhan album tanpa disadari tentang kebingungan, penghiburan, kepenatan, dan perjuangan."

Penggarapan album Neurobic sudah dilakukan sejak tahun 2012. Namun mereka harus rela menunda perilisannya akibat beberapa alasan seperti kesalahan pengerjaan sampul album, tidak puas dengan materi, kinerja manajemen dan label rekaman yang lambat, hingga mundurnya dua gitaris mereka.

Hightime Rebellion berharap agar Neurobic dapat menjangkau telinga para pendengar yang sudah lama menunggu maupun para pendengar baru. "Lagu-lagu dalam Neurobic akan tetap kami bawakan namun dengan perubahan yang disesuaikan dengan materi-materi terbaru kami. Saat ini kami sedang mempersiapkan materi-materi baru juga hal-hal yang belum pernah Hightime Rebellion lakukan sebelumnya," pungkas Arafat. (rn)

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. Seni Musik Keras di Rock In Borneo 2017
  2. Maliq & D’Essentials, The Sigit, Stars and Rabbit Siap Ramaikan Pizza e Birra Oktobeerfeast, Jakarta
  3. Film 'Turah' Dipilih untuk Mewakili Indonesia pada Oscars 2018
  4. Konferensi Musik Indonesia, Archipelago Festival, Siap Diselenggarakan Oktober Mendatang
  5. 10 Kolaborasi Seru yang Terjadi di Soundrenaline 2017

Add a Comment