Tonton Video Musik Terbaru dari Sajama Cut, "Mari Bunuh Diri"

Materi bonus dari versi terbaru album perdana 'Apologia' yang dirilis ulang tahun ini

Oleh

Band indie rock asal Jakarta, Sajama Cut, telah merilis video musik untuk lagu "Mari Bunuh Diri" pada awal Agustus lalu. Lagu ini merupakan materi bonus dari versi terbaru album perdana Apologia (2001) yang dirilis ulang tahun ini. Video musik "Mari Bunuh Diri" sudah dapat disaksikan lewat saluran YouTube resmi Sajama Cut.

Lirik "Mari Bunuh Diri" yang ditulis oleh vokalis Marcel Thee--ketika ia masih berusia 19 tahun--membicarakan tentang gangguan mental yang dialami oleh para remaja. Marcel merasa bahwa lingkungan masyarakat sampai saat ini masih belum memiliki empati kepada para pengidap gangguan mental.

"Lagu ini merujuk kepada orang-orang yang menganggap bahwa mental remaja/orang muda begitu sederhana, di mana mereka dapat terpengaruh sesuatu (yang katanya negatif) dengan begitu mudah," ungkap Marcel. "Ini dapat kita lihat ke mitos di mana banyak anak kesetanan setelah mendengar lagu metal, atau bahwa pembunuhan banyak terjadi karena anak main flash game, dan lain-lain. Mungkin yang sederhana bukan generasi muda, namun Anda."

Perihal alasan merilis ulang "Mari Bunuh Diri" dengan versi terbaru, Marcel mengatakan: "Kami masih senang memainkan solo gitar yang kuno itu, dan juga menyanyikan 'Hai apa kabar semua? Aku kurang peduli', sebuah kalimat yang cukup representatif akan selera humor kami."

Selain merilis ulang album perdana Apologia, Sajama Cut juga merilis ulang album kedua bertajuk The Osaka Journals yang pertama keluar pada 2005 silam. Versi baru dari kedua album tersebut dapat dipesan dengan mengirim surat elektronik ke kebunsuara@gmail.com.

Sajama Cut kemudian merilis Manimal pada 2010 dan lalu menyusul album keempat Hobgoblin yang keluar lima tahun setelahnya.

Selain Marcel, Sajama Cut kini juga beranggotakan Dion Panlima Reza (gitar), Hans Citra Patria (keyboard), dan Banu Satrio (drum). Bassist Randy Apriza Akbar mundur dari band pada Juni lalu setelah memperkuat band selama lebih kurang sembilan tahun. "Bagi gue Sajama Cut adalah keluarga dan juga bagian dari hidup dan diri gue--pertemanan, pengalaman yang nggak bakal bisa gue dapatkan di tempat lain," ungkap Randy seperti dikutip dari Facebook resmi Sajama Cut. (rn)

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. 17 Lagu Indonesia Bertema Kebangsaan Terbaik
  2. 10 Album Metal Favorit M. Shadows dari Avenged Sevenfold
  3. Rich Chigga Siap Tur Konser Keliling Amerika Serikat Kedua Kalinya
  4. Kahitna, Slank, hingga Superman Is Dead Siap Ramaikan Synchronize Fest 2017
  5. Lagu "Rock Da Mic" dari Shaggydog Digubah Ulang Menjadi Empat Versi Berbeda

Add a Comment