Prambanan Jazz Festival 2017: Paduan Seni, Musik, dan Budaya

Saatnya menyambut Prambanan Jazz Festival 2017, dengan line-up paling meriah sampai saat ini

Oleh
Sampul majalah Rolling Stone Indonesia edisi 148 Agustus 2017. Dipo Andy

Prambanan Jazz Festival 2017 menjadi salah satu festival musik di Indonesia yang paling bergengsi sekaligus ditunggu. Rangkaian penyanyi maupun musisi yang akan tampil dikurasi dengan cermat, menghadirkan line-up yang bisa dibilang tak dapat ditemukan di festival musik lain. Perpaduan artis internasional dengan dalam negeri ditambah lokasi Candi Prambanan dan menjadikan festival garapan Rajawali Indonesia Communication ini hampir tak tertandingi.

Berlangsung sejak tahun 2015, tahun ini jadwal Prambanan Jazz Festival adalah 18 sampai 20 Agustus. Sarah Brightman praktis menjadi yang paling dinanti, penyanyi internasional dengan prestasi mengkilap dan populer di berbagai kalangan. Panggung pertamanya di Indonesia adalah di Prambanan Jazz 2017. Brightman dijanjikan akan tampil dengan iringan live orchestra, demi penampilan maksimal penyanyi yang memadukan teknik klasik dengan lagu-lagu populer ini. Brightman mulai dikenal sejak 1981 dengan tampil dalam musikal Cats karya Andrew Lloyd Webber di London, Inggris. Yang semakin membuat ia tenar adalah musikal The Phantom of the Opera (Webber) dan berbagai duet dengan sesama penyanyi crossover seperti Andrea Bocelli.

CEO Rajawali Indonesia Communication Anas Syahrul Alimi menyatakan festival ini merupakan media untuk memperkenalkan kembali Candi Prambanan sebagai warisan budaya Indonesia kepada dunia. "Festival ini akan terus diadakan sebagai sinergi jangka panjang dalam upaya memperkenalkan pariwisata di dunia internasional sebagai bentuk diplomasi budaya atau kekuatan baru dalam memperkuat branding nasional," terangnya. Dengan konsisten menjalankan acara ini, Anas juga menjelaskan bahwa dari situ akan muncul tontonan yang berbeda. "Ini akan menjadi hiburan alternatif yang tak melulu menawarkan acara yang membosankan. Kekuatan konsep adalah hal paling dasar dari sukses tidaknya festival musik digelar," ujarnya.

Sisi seni yang kental juga tampak dari terlibatnya sejumlah perupa, seperti Dipo Andy di jalur pop art yang merespons Sarah Brightman dengan sentuhan pop art. Dipo mengatakan bahwa kali ini ia ingin tidak terlalu terikat dengan standar artistik yang ia ciptakan seperti pada karya-karya sebelumnya. "Pada karya ini saya mencoba bekerja secara sangat spontan, membiarkan warna untuk tidak penuh, membiarkan brush stroke tampil begitu saja. Tidak terlalu membayangkan hasil akhir, dan membiarkan karya apa adanya sesuai dengan emosi pada saat itu," jelasnya.

Sementara itu khusus bagi Rolling Stone sejumlah atis membeberkan pengalaman mereka di festival musik serta harapan mereka manggung di Prambanan Jazz Festival 2017 sebagai wakil dari para musisi dan penyanyi Indonesia. Simak wawancara ekslusif dengan Syaharani, Kunto Aji, Andy dari band /rif, dan duo Stars and Rabbit berikut.

Syaharani
Penyanyi kawakan ini punya pengalaman lebih dari cukup tampil di berbagai panggung festival. Dari yang besar semacam Java Jazz Festival sampai daerah-daerah ujung Indonesia pernah ia sambangi. Bersamaan dengan semakin populer dan banyaknya festival jazz di Indonesia sejak era 2000-an, Syaharani juga menambah pengalaman pentas di berbagai panggung yang relatif baru seperti Maumere Jazz Fiesta Flores, Jazz Kampoeng Djawi, Maratua Jazz & Dive Fiesta, sampai Sabang Jazz Festival. Penampilannya di panggung menjadi kenikmatan menonton tersendiri. Vokalnya tebal dan kuat serta ia paham musik jazz secara mendalam. Ia selalu tampak luwes dan rileks di atas panggung, dari duduk di atas monitor atau bibir panggung sampai bergoyang dengan asyik. (Wening Gitomartoyo)

Kunto Aji
Tiga tahun telah berlalu sejak Kunto Aji merilis "Terlalu Lama Sendiri" yang sukses melejitkan namanya. Lagu tersebut wara-wiri di radio dan kemudian menyebabkan kegiatan panggung Aji melonjak drastis; ketika itu "Terlalu Lama Sendiri" adalah satu-satunya materi orisinal yang dibawakan, sementara sisanya cover untuk lagu-lagu populer dari luar maupun dalam negeri.

Kini Aji sudah punya sembilan lagu sendiri dalam album perdana terpuji Generation Y (2015). Aksi panggungnya kian matang seiring dengan meningkatnya frekuensi tampil menghibur para penggemar. Aji pun mengakui bahwa kerja kerasnya bersama tim beberapa tahun belakangan—semuanya serba independen—membuatnya berani untuk menempuh jalur yang lebih menantang. (Reno Nismara)

/rif
Grup rock gaek rhythm in freedom atau dikenal sebagai /rif tahun ini merayakan ulang tahun yang ke-23. Di umur yang baru ini pengalaman lain menanti: bermain di festival jazz sebagai musisi rock. /rif merupakan salah satu kejutan di jajaran pengisi acara Prambanan Jazz 2017.

Andy, sang vokalis yang selalu tampil flamboyan ini, menekankan kalau /rif tetap akan mempertahankan semangat rock. "Kami diajak main di Prambanan Jazz. Tapi kami menekankan bahwa kami itu bukan musisi jazz," ceritanya. Namun ia menyadari potensi menarik bermain di festival yang berbeda dari musiknya. Maka tawaran itu diambil. (Ivan Makhsara)

Stars and Rabbit
Sebagai band yang terlahir di Yogyakarta, Stars & Rabbit selalu senang jika harus bermain di kota tersebut. Malahan kedatangan kali ini bagi mereka cukup spesial karena untuk pertama kalinya mereka akan manggung di Candi Prambanan, sebuah tempat yang sakral bagi warga Yogyakarta. (Ivan Makhsara)

Untuk kisah selengkapnya silakan baca majalah Rolling Stone Indonesia edisi 148 Agustus 2017.

Ralat: Terdapat kesalahan dalam penyebutan pengisi acara Prambanan Jazz Festival 2017 di sampul majalah Rolling Stone Indonesia edisi 148 Agustus 2017: Band Sheila on 7 tidak akan tampil dalam festival ini. Kami memohon maaf atas kekeliruan tersebut kepada pihak-pihak yang terkait.

Editor's Pick

Add a Comment