Sengketa dengan Ahli Waris Michael Jackson, Quincy Jones Menerima Royalti Rp 125 Miliar

“Gugatan hukum ini bukan tentang Michael, itu tentang menjaga integritas pekerjaan yang kami lakukan,” ucap Jones

Oleh
Quincy Jones. World Economic Forum

Quncy Jones telah menerima Rp 125 miliar setelah sidang yang berakhir dengan juri dari Los Angeles mengabulkan permohonan sang produser terkait perselisihan tentang royalti musik bersama ahli waris Michael Jackson.

Gugatan hukum yang Jones ajukan pada 2013 berasal dari klaim Jones bahwa dia berhak atas royalti serangkaian proyek musik yang dirilis setelah Jackson wafat, termasuk dua musik produksi Cirque du Soleil dan musik yang ditampilkan di film konser This Is It. Jones mengaku memiliki tagihan royalti senilai hampir Rp 400 miliar.

Beberapa waktu lalu, Jones bersaksi dan menuntut bahwa ia telah "tertipu sejumlah uang" oleh ahli waris Jackson.
Selama dua pekan persidangan, para pengacara mendebatkan tentang interpretasi bahasa kontrak yang berkenaan dengan bagaimana royalti Jones harus dihitung, terutama kontrak atas Off the Wall, Thriller, dan Bad. Pengacara Jones berargumentasi bahwa sejumlah kontrak tersebut menyatakan Jones berhak atas royalti terkait proyek anumerta This is It dengan hasil dari dua pertunjukan Circque du Soleil. Sementara itu, juru bicara ahli waris Jackson, Howard Weitzman berargumentasi bahwa Jackson menjadi kontributor utama atas suara pada setiap lagu-lagunya.

"Ketika juri menolak Rp 280 miliar Quincy Jones – atau lebih dari dua-pertiga apa yang ia minta – kepada Ahli Waris Michael Jackson, kami percaya bahwa memberinya miliaran dollar yang dia tidak berhak untuk menerima sesuai kontraknya adalah hal yang salah," ujar Weitzman dan Zia Modabber, pengacara Ahli Waris Michel Jackson dalam sebuah pernyataan. "Ini akan menginterpretasi ulang bahasa legal di dalamnya, dan secara efektif ditulis ulang, kontrak yang Pak Jones hidupi selama tiga dekade, diakui tak pernah ia baca, disebut sebagai "kontrak, monatus", dan mengatakan kepada juri bahwa ia tidak "peduli" tentang itu. Jumlah yang tertera dan di luar apa yang diminta dalam kontraknya terlalu banyak dan tidak sesuai dengan ahli waris Michael. Meskipun Pak Jones menggambarkan ini adalah kemenangan atas hak para seniman, seniman sebenarnya adalah Michael Jackson dan uang itulah yang Pak Jones ambil."

Menyusul putusan tersebut, Jones menanggapinya dalam sebuah pernyataan di Variey, "Sebagai seorang seniman, menjaga visi dan integritas kreasi seseorang adalah yang terpenting. Saya bersama tim yang saya kumpulkan bersama Michael, bekerja dengan baik dan sungguh-sungguh dalam membuat sejumlah album ini, dan itu selalu memberi saya rasa bangga dan nyaman bahwa tiga dekade setelah direkam, lagu-lagu ini masih dimainkan di setiap sudut di dunia."

"Gugatan hukum ini bukan tentang Michael, melainkan tentang menjaga integritas pekerjaan yang Anda lakukan dalam rekaman studio dan peninggalan atas apa yang kami ciptakan" lanjutnya. "Meskipun keputusan ini tidak memenuhi apa yang saya minta. Saya memandang ini bukan hanya kemenangan saya pribadi, melainkan kemenangan hak seluruh seniman." (hqq/wnz)

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. 17 Lagu Indonesia Bertema Kebangsaan Terbaik
  2. 10 Album Metal Favorit M. Shadows dari Avenged Sevenfold
  3. Rich Chigga Siap Tur Konser Keliling Amerika Serikat Kedua Kalinya
  4. Kahitna, Slank, hingga Superman Is Dead Siap Ramaikan Synchronize Fest 2017
  5. Lagu "Rock Da Mic" dari Shaggydog Digubah Ulang Menjadi Empat Versi Berbeda

Add a Comment