Ucapkan Selamat Tinggal pada Yahoo

Setelah Verizon menyelesaikan proses akuisisi mereka senilai hampir Rp 60 triliun, CEO Marissa Mayer pun menyatakan mundur

Oleh
Markas besar Yahoo di Sunnyvale, California, AS. Gaku

Perusahaan telekomunikasi terbesar asal AS, Verizon Communication akhirnya mengambil alih kepemilikan atas Yahoo setelah menyelesaikan seluruh proses akuisisi mereka senilai 4,48 miliar dollar AS, atau hampir senilai Rp 60 triliun. Penutupan penjualan yang terjadi pada Selasa (12/6) lalu ini sekaligus mengakhiri 21 tahun sejarah Yahoo sebagai perusahaan publik.

"Rampungnya transaksi ini menjadi langkah penting dalam menumbuhkan perusahaan media digital kami ke skala global," ungkap President of Media and Telematics Verizon, Marni Walden seperti dikutip Bloomberg.

Tak hanya itu, CEO Yahoo, Marissa Mayer pun dikabarkan tidak akan ikut bergabung dengan Verizon. Dengan kata lain Marissa dipastikan meninggalkan Yahoo dengan paket kompensasi yang ditaksir mencapai nilai 125 juta dollar AS, atau senilai Rp 1,66 triliun, termasuk uang pesangon dan kepemilikan saham.

"Dengan adanya perubahan pada peran saya, saya menyatakan akan mengundurkan diri," tulis Mayer melalui surat elektronik kepada para karyawannya Selasa lalu. Pengunduran diri tersebut diumumkannya pula melalui Tumblr.

"Menjadi sebuah kehormatan besar dan keistimewaan menjadi bagian dari tim ini selama lebih kurang lima tahun. Bersama, kita membangun kembali, menemukan kembali, menguatkan, dan memodernkan produk kita, bisnis kita, dan perusahaan kita," dalam salah satu bagian tulisan Marissa.

Imbas dari berakhirnya proses akuisisi ini maka seluruh situs web dan layanan digital yang dimiliki Yahoo secara resmi kini mejadi milik Verizon. Sebut saja, seperti Sports dan Finance, akan menjadi bagian dari unit baru bernama Oath di Verizon kelak.

Sekadar informasi, Oath merupakan hasil campuran dua perusahaan antara Yahoo dengan AOL, dimana nantinya akan dipimpin oleh CEO AOL, Tim Armstrong. Oath digadang akan menaungi sejumlah merek lain seperti AOL, TechCrunch, Huffington Post, dan Tumblr.

Sementara itu nasib unit-unit bisnis Yahoo yang tidak diakuisisi Verizon kabarnya akan berubah nama menjadi Altaba Inc. Seperti diberitakan sebelumnya Altaba terdiri dari 15 persen saham Alibaba dan 35,5 persen Yahoo Jepang.

"Nama ini merupakan kombinasi dari kata-kata 'alternate' dan 'alibaba,'" ujar seorang sumber seperti dikutip dari The Wall Street Journal.

Meski tengah merampungkan proses akuisisi, Verizon masih terus melakukan perampingan perusahaan, dimana nantinya akan terdapat 2.100 orang atau sekitar 15 persen tenaga kerja Yahoo yang akan dirumahkan.

Sejak Juli 2016, Yahoo telah sepakat untuk menjual bisnis utama mereka yang terdiri dari mesin pencari, portal berita, dan surat elektronik kepada Verizon. Kesepakatan ini diketahui bernilai 4, 83 miliar dollar AS, atau senilai Rp 64 trilliun.

Namun di tengah kesepakatan, sistem Yahoo sempat disusupi oleh para peretas yang berhasil mengakses lima ratus juta data pengguna. Akibatnya Verizon pun memikirkan ulang jumlah pembalian saham yahoo yang akan mereka lunasi.

Editor's Pick

Add a Comment