24 Kota Merayakan Record Store Day 2017 di Indonesia

Dari Pulau Sumatera sampai Sulawesi

Oleh

Hari di mana rilisan fisik dirayakan kembali datang. Record Store Day diadakan lagi di kota-kota seluruh Indonesia, mulai dari pulau Sumatera sampai Sulawesi. Sebagai acara yang dimaksudkan untuk menarik minat pendengar musik mengonsumsi rilisan fisik, di banyak tempat diadakan berbagai kegiatan. Pertunjukan musik, bazaar sampai talkshow dilakukan. Setiap kota punya kegiatan masing-masing yang khas.

Meski beberapa kota yang tahun lalu menggelar acara tahun ini absen, keriaan Record Store Day tetap terasa. Terutama dikarenakan banyak rilisan spesial yang dikeluarkan. Baik dari artis lokal maupun yang berskala nasional. Atmosfer macam ini memang terus dijaga keberadaannya.

Record Store Day sejatinya dilakukan di minggu ketiga April di seluruh dunia. Namun, tahun ini Bali mengadakannya lebih dulu dan beberapa kota lainnya membuatnya di akhir bulan. Tentu hal itu tidak mengurangi pentingnya perayaan. Semua berhak meramaikan dengan caranya sendiri.

Ini dia informasi lengkap mengenai perayaan Record Store Day 2017 di 24 kota di Indonesia:

Record Store Day 2017: Pekanbaru

Pekanbaru Record Store Day

Pekanbaru ikut meramaikan Record Store Day 2017. Kegiatan tahun ini adalah perilisan single dari beberapa band lokal, pemutaran video musik dari single band lokal, juga talkshow seputar rilisan fisik dan sistem distribusi.

Mengenai topik talkshow, Joel sebagai panitia penyelenggara mengatakan, "Band di Pekanbaru masih banyak yang belum aware dengan perlunya sebuah rilisan fisik dan minimnya pengetahuan band tentang sistem distribusi saat mereka merilis sebuah album."

Pertunjukan musik tahun ini diramaikan oleh Spring.Fall. Sea dari Inggris, Cigarettes Wedding, Komedi Putar dan Kumbang Biru Polkadot. Tahun ini ada delapan booth dibuka, termasuk dari toko musik, merchandise musik dan lapakan koleksi pribadi. Akan ada juga semacam collector showcase.

Record Store Day 2017: Surabaya

Record Store Day Surabaya

Di kota Pahlawan, Record Store Day tahun ini kembali digelar oleh inisiator Sub Record, sebuah entitas yang dalam beberapa tahun terakhir selalu menjadi pusat bertemunya pecinta rilisan fisik setempat. Masih bertempat di Aiola Eatery, gelaran tahun ini diadakan pada Minggu, 23 April.

Selain menjajakan pelbagai stan toko-toko rilisan musik serta merchandise musik, sejumlah penampil juga turut menyemarakkan. Tahun ini dominasi para disc jockey (DJ) mewarnai panggung RSD Surabaya. Sebut saja DJ Dellen, dan proyek terkini keyboardist Hi-Mom, Eri Rukmana, WSLTDRG. Turut hadir pula rapper dari senior hip-hop X-Callibour, Brother D.

Sementara rilisan khusus dari Surabaya dipersembahkan oleh split Methiums dan Beyond Infinity yang dirilis oleh Radio Active Force dan Nonanoskins rilisan label butik Ibukota, Nanaba Records.

Record Store Day 2017: Balikpapan

Record Store Day 2017 regional Balikpapan.

Record Store Day 2017 regional Balikpapan siap diselenggarakan pada 23 April mendatang di Gedung Sentral Yamaha Markoni, Balikpapan. Acara ini bakal diramaikan oleh Silampukau (Surabaya), Irine Sugiarto, Rio Satrio, Double-T, Palker, Murphy Radio, TV Skabel, Monyetxgila, Superego, Erza Justicia, Wajah Abstrak, dan The Julak. Ada pun lapakan-lapakan yang siap meramaikan RSD 2017 regional Balikpapan seperti Loudness Record, Hirang Record, Have Fun Records Store, Sulung Extreme Merch, Bandit, dan Babetops. Selain itu ada pula kegiatan talkshow dengan narasumber Akbar HK selaku vokalis dari band Kapital. Untuk menghadiri RSD 2017 regional Balikpapan, para pecinta album fisik dapat membeli tiket sebesar Rp 25 ribu (pra-pesan) atau Rp 40 ribu (on the spot).

Record Store Day 2017: Banjarmasin

Banjarmasin mengadakan Record Store Day 2017 di Blackbox mulai jam 4 sore WITA. Konten acara meliputi sharing session, rilisan band lokal, pemutaran video musik, booth dari toko rekaman, ngobrol tentang pergerakan kancah musik dan juga membuat album independen.

Band yang akan tampil adalah Slap It Out, Moncop, Death Ceremony, Borneo Clan, Kacamata Pacah, The Rindjink, My Project Never Die, Bianglala, Joe N Brueders, Weirdos, Waterslide, dan Virus Mushroom. Acara ini diselenggarakan oleh FNR Project.

Record Store Day 2017: Medan

Medan Record Store Day 2017

Tahun ini Medan mengadakan Record Store Day di Anonimo Coffee, yang bertempat di Jalan Amir Hamzah pada Sabtu (22/4). Kegiatannya hampir sama dengan tahun lalu. Ada rilisan spesial, penampilan dari band-band lokal, dan bazaar musik dan merchandise. Band-band yang tampil tahun ini adalah Beetleflux, Filsafatian, Not Xmprewell, The Clays, Just In Case, Seattle Smile, Syuthay, SNE, dan Diskotuyul.

Satu yang berbeda dari tahun sebelumnya adalah pemutaran film semi dokumenter Finding the Lost Record Store in Medan. Dokumenter ini akan menceritakan kembali bagaimana kejayaan toko rilisan fisik di Medan beberapa dekade lalu dan harapan toko rilisan fisik di masa depan. Film ini disutradarai oleh Rachmadi Perdana.

Untuk rilisan spesial, band-band yang merilis adalah Beetleflux, The Clays, SNE, Seattle Smile, Filsafatian, dan Blue Jeans. Ada 10 bazaar musik dan merchandise yang akan hadir.

Record Store Day 2017: Purwokerto

Purwokerto Record Store Day 2017

Untuk kelima kalinya, Heartcorner Collective mengadakan Record Store Day di Purwokerto. Acara akan digelar pada 22 April di The A Bar, Aston Imperium. Seperti tahun-tahun sebelumnya masih ada lapak dari para penjual musik lokal dan juga band-band lokal yang tampil. Namun sampai hari ini, belum bisa dikonfirmasi siapa saja yang akan mengisi booth maupun penampil acara.

Record Store Day 2017: Bekasi

Record Store Day Bekasi

Di Bekasi Record Store Day dihelat di Castec Distric, Bulak Kapal pada Minggu, 23 April mendatang. Ini sekaligus menjadi pertama kalinya kota satelit Jakarta ini ikut dalam keriaan tahunan Record Store Day Indonesia.

Dimulai pukul 3 sore RSD Bekasi akan berisi lapak-lapak musik, pameran zine, talkshow musik, dan sejmlah penampilan band lokal. Seperti Street Warriors, Rany Enjoy, Mr. Sungkono, Freedom Street, Humanimal, The Flowchart, Kakarot, Laika ID, dan D.P.OX.

Record Store Day 2017: Sukabumi

Record Store Day 2017 regional Sukabumi.

Record Store Day 2017 regional Sukabumi siap diselenggarakan pada 28-29 April mendatang di Analog Koffihuise, Sukabumi. Terdapat sharing session menarik bersama band legendaris Sukabumi, Bani Adam, perihal awal mula terbentuknya band tersebut. Selain itu terdapat pula beberapa narasumber yang hadir seperti Aries Noor, Sindikat 31, dan pembahasan mengenai rencana re-pressing vinyl Country Jack. RSD 2017 regional Sukabumi yang bakal menghadirkan lima booth musik bakal dimeriahkan pula oleh Greenzhy, Senartogok, Rand Slam, Joe Million, Juta, Rebel Education Project, #fajarplanb x dampsycherappy, Aint No Nimbuzz, Tenya Nufa & The Alan, dan Where Is The Space.

Terdapat band-band yang merilis karyanya bertepatan dengan RSD 2017 regional Sukabumi seperti Oloxejo, Suar & Temaram, Fatality, juga Nick feat. Suar Nasution (eks-Pure Saturday). Tidak hanya itu ada pula screening film dokumenter Ageless (2016) yang bercerita tentang hubungan piringan hitam dengan para lansia.

Perwakilan penyelenggara acara, Malik, menaruh harapan besar terhadap RSD regional Sukabumi. "Sukabumi bisa punya musisi yang beres dan karya yang bisa dipertanggung jawabkan. Selain itu juga bisa menghargai karya dengan membeli yang original dan terpercaya," ungkapnya.

Record Store Day 2017: Yogyakarta

Record Store Day 2017 regional Yogyakarta.

Record Store Day 2017 regional Yogyakarta siap diselenggarakan pada 22 April mendatang di Rumah Budaya Prof. Soeroso (Angkringan Sari Dele) di kawasan Umbulharjo, Yogyakarta. Terhitung saat berita ini dituliskan, sudah ada 29 label rekaman yang akan memeriahkan RSD 2017 regional Yogyakarta yaitu WLRV Records, Rilisan Fisik, Deep, Disgusting Tapes, Samstrong Records, Yogya Music Store, Doggy House Records, YesNoShop, Pengerat Shop, Demajors_Jogja, 42 Music Store, Jesuiscidal Records, Mindblasting Netlabel, Retro Active, Jajan Musik x Langensrawa, dan masih banyak lagi.

Selain lapakan-lapakan dari Yogyakarta, akan ada pula keterlibatan dari pelapak luar kota seperti Arubi_Store (Semarang), Squonk (Solo), Disko Hobi x Lokananta (Solo), Mr. George Music Store (Solo), dan Pooks Rec (Bekasi). Rilisan-rilisan fisik menarik pun bakal hadir di RSD 2017 regional Yogyakarta seperti piringan hitam album Greatest Pledge Articles milik DOM 65, piringan hitam Putra Nusantara milik Shaggydog, piringan hitam Prasasti milik Zoo, self-titled milik (((…))), Aral Ruang milik Arpappel, kompilasi band Yogyakarta, kaset kompilasi Sounds From Sulawesi, live album dari To Die, album baru dari Riverstone dan Rain in Summer, hingga perilisan ulang album Eternally Deprecated dari Death Vomit ke dalam bentuk kaset.

RSD 2017 regional Yogyakarta akan diramaikan oleh BDB part of Beathovent, DJ kateratchy, Dunianudia, dan Macapat.

Record Store Day 2017: Palu

Record Store Day Palu

Sementara itu dari tengah-tengah pulau Sulawesi, tepatnya di Palu, Record Store Day 2017 juga menggema pada Jumat, 21 April mendatang. Bertempat di Wee & Co, Jalan S. Parman no.55, Palu, acara ini akan diisi oleh lapak-lapak musik, bazaar merchandise, dan penampilan live dari band-band setempat.

Sejumlah rilisan dari band-band lokal pun turut meramaikan. Di antaranya Scarhead Barricade - Earth (CD), Cosmogony – Hibernasi (CD), Cruciatus – The Exodused (CD), dan Patrick – Hayaidesu (CD)

Record Store Day 2017: Bogor

Record Store Day 2017 regional Bogor.

Untuk pertama kalinya Bogor akan turut merayakan acara rutin Record Store Day. Rencanya RSD 2017 regional Bogor bakal diselenggarakan pada 30 April mendatang di halaman gedung Radio RRI, Bogor. Selain tentunya menjual rilisan fisik dan merchandise, akan ada pula penampilan dari band seperti Weft, Jembatan Merah, Texpack, Sirat Sahut, The Jansen dan The Mentawais. RSD 2017 regional Bogor juga bakal menghadirkan sebuah sharing session seputar ketertarikan album fisik dengan narasumber Gilang "Tahu" Nugraha dari Hujan! Rekords, Qori Hafiz dari Terapi Urine, Jaki, dan Titan dari Eternal Store.

Saat ditanya oleh Rolling Stone perihal apa kesulitan menyelenggarakan RSD untuk pertama kalinya, Gilang memaparkan, "Kendala utama sih ketersediaan venue dan pendanaan karena kami sama sekali tidak menggaet sponsor dan alokasi dana hanya dari kolektif serta sewa tenant," senada dengan Gilang, Titan pun merasa kendala utama RSD pertama di Bogor adalah minimnya ketersediaan venue. "Kalau tenant dan band yang akan perform tidak begitu sulit, karena mereka juga antusias untuk bisa ikut serta di RSD Bogor," katanya.

RSD 2017 regional Bogor akan diikuti oleh dua belas tenant dengan adanya kemungkinan bertambahnya partisipan hingga hari penyelenggaraan. Terdapat beberapa album yang khusus dirilis lewat RSD 2017 regional Bogor seperti album debut The Jansen dalam format kaset (Tromagnon Records), album pendek pertama The Mentawais (Hujan! Rekords dan Kick It Records), serta album kompilasi band-band Bogor yang dirilis secara terbatas.

Record Store Day 2017: Manado

Manado Record Store Day 2017

Manado mengadakan Record Store Day 2017. Digelar pada 22 April, acara ini bertempat di Black Cup Coffee & Roastery. Penampil khusus untuk acara ini adalah Mr. 82, E.Y.E., MILF Hunter, Fight the Day, dan Sidewalk. Bukan hanya aksi musik, ada juga talkshow bersama pegiat musik yaitu Virgie (Black Cup/Burning Inside), Valen (TLTH/Razorback), dan Mario (Goedang Sendjata Studio).

Penjual yang berpartisipasi adalah Media Bersuara, Lastblood Records, Bulletproof Records, Moshe Dayan Records, Antiborgol Records, Grungedelic Records, Chucknorris Records, dan 431 Records.

Record Store Day 2017: Makassar

Record Store Day 2017 regional Makassar.

Record Store Day 2017 regional Makassar (edisi keenam bagi kota tersebut) siap diselenggarakan pada 23 April mendatang di Gedung Kesenian Sulses Societeit De Harmonie, Makassar. Rencananya RSD 2017 regional Makassar akan menghadirkan lebih kurang dua puluh tenant dari toko musik dan label rekaman berdikari seperti Blackunicorn – Tunanada, Cavevman, KBJ, Dead Polist, Delusi Stockroom, Chambers, Kenzie, Lapak Musik, Lo-ving, M Dee, Mic Molotov, Milisi, MMC, Musick Bus, Olloso, Symber Redjeki, Rakitan 80, 13 Merch, hingga Vonis.

Kemudian ada pula lebih kurang tiga puluh karya yang dirilis secara khusus di RSD 2017 regional Makassar di mana di antaranya turut tampil di hari penyelenggaraan seperti Dheandra, Minor Bebas, Next Delay, Front To Fight, Makassar Rocksteady, FFFF, Sanctuary Moon, dan Freezer.

"Kami sangat senang kolektifitas ini bisa terjaga bahkan berkembang di Makassar yang selama ini terdapat puluhan toko dan label rilisan fisik. Record Store Day berangsur jadi sesuatu yang tidak asing lagi di Makassar. Para pecinta rilisan fisik pun semakin mengapresiasi momentum ini, bukan hanya aja mendapatkan rilisan fisik, tapi tercipta harapan terhadap pertumbuhan toko musik, solidaritas, konsistensi hingga berkomunitas untuk jangka yang panjang. Kemeriahan ini tidak hanya menampilkan exhibition, juga menampilkan talkshow bersama pelaku lokal sebagai record label, record store serta kolektor," terang pihak penyelenggara seperti dikutip dari siaran persnya.

Record Store Day 2017: Malang

Record Store Day Malang

Diadakan untuk keempat kalinya semenjak 2013, Record Store Day Malang tahun ini punya misi tersendiri, yakni ingin menjadikan Record Store Day dapat dinikmati oleh publik yang lebih luas.

"Karena beberapa tahun belakangan image-nya masih melekat dengan anak muda dan lebih ke komunitas. Padahal acara ini diperuntukkan semua umur dari berbagai kalangan. Ini tentunya juga berimbas kepada pemilihan tempat yang strategis berada di MX Plaza, yang berada di tengah pusat kota sehingga orang nggak malu untuk sekadar datang dan melihat-lihat," ungkap Fajar, perwakilan dari RSD Malang.

Seperti diungkapkan Fajar, RSD Malang tahun ini untuk pertama kalinya diadakan di sebuah mall, tepatnya di MX Mall, di belakang outlet Kopi O pada Sabtu (22/4) mendatang. Total terdapat 34 lapak musik, yang tidak hanya mencakup Malang, tapi juga beberapa kota tetangga seperti Kediri, Blitar, dan Surabaya.

Sementara, terkait rilisan khusus dari Malang akan ada 10 band/ musisi yang merilis rilisannya tepat di momen RSD Malang 2017 ini. Beberapa di antaranya adalah SATCF – Retorika (CD), Stolen Visions/ Hands Upon Salvation (Spilt kaset/ CD), Becuz – Jala (CD), dan Strider - Defishit Moral (Tape). Ditambah satu rilisan kompilasi yang menampilkan 17 band gabungan roaster dari label-label Malang.

"Kompilasi ini mulai dibikin ketika gelaran kedua, tahun 2014 lalu dan terus berlanjut sampai sekarang," lanjut Fajar.

Record Store Day 2017: Semarang

Record Store Day Semarang

Jika kebanyakan kota mengadakan Record Store Day tepat di mingggu ketiga di bulan April, maka Semarang baru menggelar Record Store Day (RSD) mereka pada 29 – 30 April mendatang di Rise Cafe & Resto.

Hadir setidaknya 20 pelapak musik dengan konten utama soal talkshow musik yang membicarakan perihal "Abis Bikin Album Terus Ngapain? : Pemetaan Jaringan Distribusi dan Strategi Pemasarn Rilisan" yang diisi oleh Afri dari Semarang On Fire dan ADIT Mada dari Figura Renata.

Sementara untuk penampil, dibocorkan oleh Brury, perwakilan dari RSD Semarang, band-band yang tampil kebanyakan bergenre folk.

"Full band akan tampil di hari pertama dan hari kedua diisi oleh kebanyakan band folk dan yang tampil dengan set akustik," jelasnya ketika dihubungi via aplikasi pesan instan.

Record Store Day 2017: Palembang

Palembang Record Store Day 2017

Palembang punya tradisi yang masih dijalankan tahun ini di Record Store Day: membuat demo trade untuk mendorong regenerasi dan membuat band produktif berkarya. Selain itu, seperti tahun-tahun sebelumnya, Palembang mengorganisir acara secara mandiri. Hal ini untuk menjaga apresiasi rilisan fisik tetap di posisi paling atas. Juga, meskipun tempat acara dipindah, acara yang digelar oleh Spektakel Klab tetap dilaksanakan di toko musik, kali ini di Bingen Record Store (Demajors Palembang).

"Esensi dari Record Store Day adalah mengembalikan minat ke toko musik setelah banyak toko besar yang tutup. Di luar kebanyakan diorganisir secara independen. Semangat kolektif dan silaturahmi ini ditularkan di Palembang Record Store Day," ujar Farid Amriansyah yang juga menjadi penyelenggara.

Konten kegiatan Palembang Record Store Day 2017 adalah demo trade, lokakarya merawat rilisan fisik analog, pembahasan buku Gila Vinyl, pemutaran film High Fidelity dan diskusi mengenai koleksi dan pendokumentasian rilisan fisik dengan pemandu Farid Amriansyah dan pembicara Reinhart Jeremy (penulis musik), Dedy (penjual kaset legendaris di Palembang), dan Jardin.

Farid menceritakan kalau toko musik dan rilisan fisik berkembang pesat di Palembang. Indikatornya adalah perilisan yang tinggi, tanpa harus menunggu momentum tertentu. "Di Palembang sudah terbentuk doktrin bahwa band itu harus rekam, rilis, dan tur," ujarnya.

Record Store Day 2017: Palangkaraya

Record Store Day 2017 Regional Palangkaraya.

Edisi kedua Record Store Day regional Palangkaraya siap diselenggarakan pada 23 April mendatang di Warung Trotoar, Palangkaraya. Rencananya akan ada beberapa kegiatan diluar jual beli album fisik di mana salah satunya adalah sharing session. "Kami memilih tema sharing rilisan fisik compact disc baik dilakukan secara DIY (semua serba bikin di kota sendiri) atau melalui media luar seperti burning CD, percetakan dan lain-lain," jelas Theo selaku perwakilan dari pihak acara. RSD 2017 regional Palangkaraya akan menghadirkan empat booth musik serta merilis dua album secara khusus yaitu Speak to the World milik Stonehead juga kompilasi dari teman-teman Rumah Berkarya.

RSD 2017 regional Palangkaraya bakal diramaikan oleh penampilan band-band seperti Never Deep Inside, Nature Of Depravity, Stonehead, Super8saga, Sanreys, Herman, juga Jeladee. Bagi Theo RSD 2017 regional Palangkaraya digarap dengan harapan, "untuk melihat semangat penggiat rilisan fisik di Palangkaraya. Dan bertemu kawan-kawan baru sesama penggiat sehingga bisa saling mendengar kisah," terangnya.

Record Store Day 2017: Solo

Record Store Day Solo

Tetap digelar di pusat rilisan fisik di kota Solo, Lokananta, Record Store Day Solo tahun ini hanya menjajakan sejumlah lapak musik tanpa adanya band penampil.

Digelar pada 23 April mendatang, RSD Solo sengaja membuat gelaran tahunan ini menjadi lebih sederhana di tahun ini. "Karena kami juga pas lagi sibuk mengurus orderan kaset tape dari label lain. Jadi bikin yang simple aja, balik seperti awal tahun pertama kami mengadakan ini," ujar Dondiet, perwakilan RSD Solo.

Renananya, sekitar 10 pelapak musik ini tidak hanya menjajakan rilisan fisik saja, melainkan juga menjual embordier patch, juga beberapa merchandise band. "Ada pameran artwork juga, kebetulan yang bikin poster RSD Solo 2017 ikut menyumbang artwork sekaligus mau pameran juga," sambungnya lagi.

Record Store Day 2017: Bandung

Record Store Day 2017 regional Bandung.

Perayaan Record Store Day regional Bandung kali ini bakal diselenggarakan di kawasan Ciumbuleuit, Kiputih Satu, Bandung, di mana toko Keep Keep Musik bernaung. Diselenggarakan pada 22 April mendatang, RSD 2017 regional Bandung akan menampilkan beberapa band seperti Polyester Embassy, Deugalih, Sisir Tanah, Under The Big Bright Yellow Sun, dan Collapse.

Beberapa lapak musik pun sudah dipastikan bakal meramaikan RSD 2017 regional Bandung seperti Estafet, Quickening, Hearing Eye Records, Royal Yawns, Sadda Record, FFWD, Tulus Company, Mayatchism x Morrg, Monsterstress, Omuniuum, Keep Keep Musik, Disaster Records, dan Norm. Rilisan-rilisan fisik menarik pun sudah disiapkan seperti album pendek Since Tomorrow milik Polyester Embassy yang akan dirilis ulang dalam format piringan hitam dua belas inci, album pendek Grief kepunyaan Collapse yang dirilis dalam ulang format piringan hitam sepuluh inci, album solo Deugalih, hingga album Quintessential Turmoil milik The Big Bright Yellow Sun yang dirilis ulang dalam format kaset.

"Hari yang dibuat untuk menarik teman-teman kembali mengingat pentingnya fungsi toko sebagai tempat distribusi rilisan fisik sebagai pendukung ekosistem dari skena musik tempat kita hidup sampai hari ini. Hari yang kemudian menjadi penting untuk bisa merayakan musik dengan segala hal fisik yang berhubungan dengannya," tulis label rekaman Monsterstress lewat akun Instagram-nya.

Record Store Day 2017: Lombok

Record Store Day 2017 regional Lombok.

Record Store Day 2017 regional Lombok siap diselenggarakan pada 23 April mendatang di Bongkis, Jl. Soromandi Gomong Square, Mataram. Acara ini akan diramaikan oleh beberapa band seperti Socorta Whispers, Kaleng Bekas, Roll With The Punch, Trippin Waltz, Ari Juliant, Damage Machine, The Black Heart, Nobigdeal, Highway, dan DJ Ditz. Selain ada lapakan-lapakan yang menjual album fisik dari format piringan hitam, kaset, dan CD, ada pula penjualan merchandise dan sharing session seputar rilisan fisik.



Related

Most Viewed

  1. Film 'Turah' Dipilih untuk Mewakili Indonesia pada Oscars 2018
  2. Sandhy Sondoro Siap Gelar Tur Konser Perdana di Inggris Raya
  3. Kuartet Rock Asal Bali, Zat Kimia, Luncurkan Album Perdana
  4. Synchronize Fest 2017: Merayakan Musik Indonesia dengan Segala Keunikannya
  5. .Feast Resmi Merilis Album Penuh Perdana Bertajuk 'Multiverses'

Editor's Pick

Add a Comment