Gitaris Anthrax Mengenang Pertemuan Canggungnya dengan Presiden Donald Trump

Sang presiden berbicara cukup agresif kepada Scott Ian yang mengenakan jaket kulit di sebuah perjamuan mewah

Oleh
Scott Ian, gitaris Anthrax. Facebook Scott Ian

Gitaris Anthrax, Scott Ian, telah bertemu dengan banyak selebriti di dalam hidupnya, dari para pemeran Married… With Children, Public Enemy, sampai para zombie di The Walking Dead. Tapi satu yang membekas, setelah lebih dari tiga puluh tahun bermain gitar untuk band thrash metal legendaris, adalah bertemu dengan presiden Donald J. Trump.

Sang gitaris bertemu dengan Trump pada tahun 2000-an, ketika Trump masih dikenal sebagai pimpinan acara The Apprentice. Ian bisa bertemu dengannya karena seorang teman bernama Annie Duke, pemain poker profesional, yang juga merupakan peserta Celebrity Apprentice edisi pertama di mana ia berhasil lolos hingga episode akhir musim namun harus kalah telak oleh Joan Rivers.

Salah satu tugas Duke di Celebrity Apprentice adalah menjual perhiasan dalam harga tinggi agar uangnya bisa disumbangkan dalam bentuk amal, dan pada acara itulah Ian hadir. Hubungan keduanya membuat Ian diundang ke sebuah perjamuan mewah--di mana ia datang dengan hanya menggunakan kaus dan jaket kulit hitam. Seperti video di atas, Ian mengenang bagaimana Trump berbicara cukup agresif kepadanya di hampir sepanjang acara, namun perlahan menghangat sampai momen mereka berpose untuk foto bersama. Sejak itu Ian selalu bercanda bahwa Trump akan menunjuknya sebagai 'Sekretaris Heavy Metal'.

Meski ternyata tidak mendapat tempat di kabinet, Ian meneruskan hidupnya. Ia bersama Anthax kini sedang menjalani tur konser untuk mempromosikan album yang rilis tahun lalu bertajuk For All Kings. Belakangan mereka juga merilis ulang album tersebut ke dalam format box set tujuh inci yang menyertakan gubahan ulang lagu "Black Math" milik The White Stripes, "Carry On Wayward Son" milik Kansas, dan rekaman demo lagu-lagu pada For All Kings. Tidak hanya itu, mereka juga baru saja meminjamkan nama mereka untuk sebuah produk bir baru--Anthrax Wardance Pale Ale--yang dibuat oleh Butternuts Beer & Ale Brewery. (prm/rn)

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. 20 Lagu Indonesia untuk Kaum Buruh
  2. [Exclusive] Emir Hermono Merilis Album '3 AM in Jakarta'
  3. Stars and Rabbit Siap Menjalani Tur Konser Asia 2017
  4. Movie Review: Guardians of the Galaxy Vol. 2
  5. Damon Albarn Bicara tentang Album Terbaru Gorillaz yang Penuh Bintang dan Masa Depan Blur

Add a Comment