Unit Dub Reggae Surabaya, Indonesian Rice, Rilis Video Lirik "Satu"

Dikerjakan oleh ilustrator Celcea Tifani

Oleh

Kelompok dub reggae asal Surabaya yang tengah jadi sorotan selama setahun lalu, Indonesian Rice, baru saja merilis video lirik pertama mereka untuk lagu berjudul "Satu". Dirilis tepat pada 1 Januari lalu, video ini merupakan hasil kerja sama Indonesian Rice dengan ilustrator Celcea Tifani.

Dalam membuat video ini, Celcea terlebih dulu membagi lagu "Satu" menjadi dua bagian, yaitu lirik dan musik. Dari situ ternyata Celcea lebih tertarik untuk mengilustrasikan musiknya ketimbang lirik. Metode yang sebenarnya jarang digunakan mengingat video lirik biasanya adalah interpretasi dari lirik lagu.

"Instrumen yang saya dengarkan sangat penuh dan percaya diri, secara pribadi saya suka instrumen yang seperti itu," jelas Celcea melalui video yang telah diunggah pada akun YouTube Indonesian Rice.

"Ketika mendengarkan lagu 'Satu', ada banyak layer dalam lagu, seperti piano, brass section, vokal, dan instrumen lainnya yang membuat semua terdengar dinamis dan berlapis," lanjut ilustrator yang kini sedang menetap di Shanghai ini.

Dari lapisan-lapisan bunyi itu, Celcea membuat ilustrasi yang tumpang tindih namun tetap melengkapi. "Aku juga bermain dengan warna-warna yang cukup mewakili perasaan ketika mendengarkan lagu 'Satu'," imbuhnya lagi.

Lagu "Satu" merupakan single pertama dari album perdana Indonesian Rice, Prolog, yang dibuatkan karya visualnya. Prolog dirilis pada April 2016 lalu dan cukup menjadi perhatian di kancah musik Surabaya karena kematangannya.

"Album Indonesian Rice itu seru. Musik reggae yang mereka bawa sangat matang, baik dari segi konsep, aransemen, lirik, sampai ke proses rekaman," puji Abraham selaku pimpinan redaksi zine bawah tanah Surabaya, Anti Warna, ketika diwawancarai Rolling Stone pada September 2016 lalu.

Indonesian Rice beranggotakan Daddy T. pada vokal, Rhesa Filbert pada bas, Sinatrya Dharaka pada gitar, Faris Bahasuan pada drum, Bintang Elkana pada trombone, dan Rizki Raja pada keyboard. Mereka bersama The Ska Banton adalah nama-nama pengusung musik Jamaika terbaru dari Kota Pahlawan, melanjutkan kedigdayaan Heavy Monster yang lahir pada dekade sebelumnya. (rn)

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. Superman is Dead Tolak Permintaan Presiden Jokowi untuk Memakai Lagu Mereka
  2. Vokalis Shaggydog Rilis Lagu Elektronik Terbaru, "Senyawa Alam"
  3. Duo Rock Alternatif Pendatang Baru, Nakedsouls Project, Rilis Album Mini Perdana
  4. Jangar Laksanakan Tur Mini Pada Awal April
  5. SORE Merekam Ulang Lagu Grup Fariz RM dan Erwin Gutawa

Add a Comment