10 Momen Terbaik ‘Star Wars’ dari Carrie Fisher

Mulai dari “Help me, Obi-Wan” hingga kepergiannya yang menyentuh, berikut beberapa adegan-adegan ikonik Princess Leia

Oleh

"Ini adalah saat-saat yang paling meresahkan bagi kami."

Kata-kata Princess Leia di atas mungkin cukup menggambarkan emosi yang ada saat ini. Dalam aktingnya yang paling terkenal– saat dimana ia memerankan tiga film pertama di seri blockbuster Star Wars dan mengulang pujian meriah akan akting tersebut beberapa dekade kemudian di The Force Awakens, Carrie Fisher menjelma menjadi sebuah harapan dalam menghadapi rintangan yang tak dapat teratasi. Baik saat ia tetap bersikap tenang dalam salah satu momen kebesaran Leia, melemparkan penghinaan dan menembaki stormtroopers sebagai pemimpin para Rebels atau saat ia menceritakan pengalaman hidupnya melawan kecanduan dan penyakit mental dengan gaya menulisnya yang lucu dan berani, Fisher termasuk salah satu pahlawan wanita yang hebat, baik di layar maupun di dunia nyata.

10 momen terbaiknya saat bermain dalam Star Wars di bawah ini adalah penghargaan kami untuknya. Kami mencintainya, dan ia tahu itu.

10) "Harapan" ('Rogue One')

SPOILER ALERT: Hanya Carrie Fisher seorang yang mampu membuat penonton kagum bahkan tanpa harus muncul di layar. Dialog terakhir dari film Star Wars: Rogue One ini keluar dari mulut seorang Princess Leia muda yang telah dikonstruksi oleh komputer – sebuah kata penting yang disampaikan padanya oleh begitu banyak Rebels yang mati. Jika dibandingkan dengan CGI Tarkin di film ini, tiruan Princess Leia tersebut hanya muncul beberapa detik. Namun satu kata yang merangkum seluruh isi film tersebut telah menarik perhatian penonton selama hampir 40 tahun. Penonton seakan dilambungkan ke galaksi yang begitu jauhnya beberapa tahun silam, di mana harapan tampak tak terbatas jumlahnya.

9) Reuni ('The Force Awakens')

Tidak ada pelukan, ciuman, atau kata-kata “semuanya telah dimaafkan.” Jika Anda mengharapkan sesuatu yang lebih besar dari itu dan gairah yang menggebu, reuni Han Solo dan Leia Organa setelah beberapa dekade di hidup karakter mereka (32 tahun di dunia nyata) dapat dilihat sebagai antiklimaks. Namun kita mendapat sesuatu lebih baik dari itu. Di balik senyumnya yang penuh arti, ejekannya terhadap penampilan si penyusup yang berantakan, serta reaksinya terhadap berita tentang anaknya yang tidak patuh, Fisher membuat reuni General Leia dengan cinta dalam hidupnya menjadi terlihat sangat nyata. Ketika mereka akhirnya benar-benar bersatu dan Solo bersiap untuk berangkat ke dalam sebuah misi “hidup atau mati”, sang aktris berhasil menghadirkan kesedihan yang merefleksikan hubungan mereka yang rumit dan membingungkan.

8) Ewoks: Kontak Pertama ('Return of the Jedi')

Jika Star Wars saga diibaratkan sebagai mesin pemenuh keinginan anak kecil yang diklaim oleh para kritikus, orang-orang harus mulai berharap untuk dikelilingi oleh “mesin pembunuh” yang menarik hati. Leia adalah orang pertama yang bersentuhan langsung dengan Ewoks, beruang pejuang gerilya yang membantu menjatuhkan Empire di seri terakhir dari trilogi pertama. Cara Fisher berinteraksi dengan teman berbulu barunya terlihat tulus dan tidak basa-basi, bahkan ketika Wicket W. Warwick dan teman-temannya sedang bersikap menggelikan dan konyol. Fisher tahu itu adalah tugasnya untuk membantu “menjual” beruang-beruang kecil ini ke penonton, dan ia melakukannya dengan baik.

7) Membunuh Jabba ('Return of the Jedi')

Ya, bikini emas metal yang dipakai Leia memang mendapat banyak perhatian di sini – hal ini diperjelas oleh sampul depan majalah Rolling Stone edisi Return of the Jedi pada saat itu, dan Fisher memakainya dengan baik. Namun aksi berbicara lebih banyak daripada kostum yang ia pakai, dan pukulan maut Leia di adegan ini meliputi mengambil rantai yang dipakai untuk mengikat tubuhnya dan mencekik makhluk serupa siput yang menawannya. “Pemburu hadiah yang berani dan inventif seperti inilah yang menjadi favoritku,” kata Jabba saat Leia pertama kali memasuki istananya, menyamar sebagai pembunuh bayaran. Tidak tahu saja ia kemampuan Leia yang sebenarnya.

6) Sebuah Ciuman ('The Empire Strikes Back')

Untuk bagian awal dari beberapa sekuel Star Wars pertama, Princess Leia adalah seorang wanita yang masih dalam penyangkalan. Dengan meneriakkan hinaan khas intergalaktik “Dasar kau gembala bodoh berantakan!” atau bahkan mencium saudara laki-lakinya sendiri (George Lucas bahkan tidak tahu menahu pada saat itu, jadi Fisher hampir tidak disalahkan), pemimpin para Rebels ini berusaha keras untuk membuktikan ketidaktertarikannya kepada Han Solo. Ketika mereka ditinggalkan berdua di Millenium Falcon yang sudah tidak berfungsi lagi, Leia akhirnya menyerah akan perasaannya kepada si penjahat. Fisher dengan baiknya memerankan satu-satunya adegan dalam trilogi dimana Princess Leia digambarkan menjadi kurang percaya diri dibandingkan pasangannya, tanda bahwa apa yang terjadi di antara mereka bukanlah sekadar jatuh cinta sementara kepada si penjahat, melainkan sebuah hubungan cinta tulus yang terjadi di luar harapan –sebelum akhirnya C-3PO datang dan merusak permainannya.

5) Selamat Tinggal, Alderaan ('A New Hope')

Meskipun Fisher menjadikan karakter Leia di waralaba Star Wars sebagai seorang wanita yang kuat, sang aktris juga tahu bagaimana menunjukkan sisi sensitif Leia. Saat dibawa ke jembatan Death Star dengan Komandan Grand Moff Tarkin, dia menghina salah seorang paling kuat di galaksi (“Aku menyadari bau busukmu ketika aku dibawa ke kapal”) tanpa susah payah atau merusak aksen aristokrat Middle Atlantic-nya. Namun ketika salah satu tokoh Imperial mengumumkan rencana untuk meledakkan planet asalnya, Alderaan, sikap tak berperasaannya pun menghilang seperti tameng deflektor yang tidak berfungsi lagi. “Tidak,” katanya tergagap, “Alderaan itu tenang, kami tidak punya senjata, kau tidak bisa -- !” Mungkin ia memang seorang pemberontak kerajaan, namun pada saat itu, ia terdengar seperti siapapun yang sedang terperangkap dalam tahap negosiasi atas kekacauan yang belum terjadi. Negosiasi itu pun tidak berakhir dengan baik.

4) Berita Buruk ('The Force Awakens')

Beberapa penonton The Force Awakens berargumen bahwa reaksi General Leia terhadap kematian Han Solo merupakan sebuah kegagalan total. Mengapa Leia menghindari teman lamanya, Chewbacca, dan lebih memilih untuk menenangkan Rey, seorang wanita muda asing? Penjelasan yang ada begitu banyak, namun jika hal tersebut adalah sebuah kesalahan, itu adalah sebuah kesalahan yang indah. Lebih tua, lebih bijaksana, dan mempunyai kepercayaan penuh terhadap The Force dan semangat manusia, General Leia adalah seseorang yang dapat dijadikan panutan baik bagi Rey dan semua orang. Dalam rangka mengesampingkan kesedihannya untuk merangkul seorang wanita muda yang sedang membutuhkan, General Leia yang diperankan oleh Fisher ini menunjukkan empati yang kita harap akan dicontohkan oleh orang yang lebih tua ketika kita benar-benar membutuhkannya.

3) "I love you..." "I know" ('The Empire Strikes Back'/'Return of the Jedi')

Saat pertama kali kita mendengar Han dan Leia bertukar dialog ini, Leia terlihat benar-benar menunjukkan perasaannya secara terang-terangan sementara Han memilih untuk bertingkah tenang. Improvisasi dialog paling terkenal dalam sejarah film ini—respons sang penyelundup kepada deklarasi cinta Princess Leia, tepat sebelum ia dibuat mati suri oleh Darth Vader –memberikan Empire sebuah romansa yang menegangkan untuk mencocokkan dengan filmnya yang memang berfokus pada plot. Seperti biasa, Leia-lah yang mendapatkan kata-kata terakhir. Dikelilingi oleh tentara elit Imperial pada saat misi kritis yang diikuti oleh reuni mereka di Return of the Jedi, Leia dengan tenangnya meraih senjata laser yang akan menyelamatkan mereka dari penangkapan. "I love you," kata Han, suaranya terdengar menyiratkan banyak kekaguman. "I know," balas Leia, senyumnya datang dari kesadaran bahwa ia telah mengalahkan kekasihnya dalam permainannya sendiri.

2) Misi Penyelamatan ('A New Hope')

“Ayo pilot, ke cerobong sampah!”Jika Han, Luke, dan Chewie berpikir bahwa mereka akan menemukan seorang wanita yang butuh diselamatkan ketika mengeluarkan sang putri dari penjara Death Star, mereka salah. Dengan berpikir cepat dan tetap melontarkan candaan menghina yang membantunya menyadari penyamaran Luke (“Apakah kamu tidak terlalu pendek untuk menjadi seorang Stormtrooper?”), Leia mengambil alih, membebaskan mereka semua melalui salah satu cerobong sampah stasiun luar angkasa. Sejujurnya, mereka mempunyai beberapa masalah di bawah sana. Namun setelah kaburnya mereka, ia mendesak Solo untuk keluar dari posisi ‘pemimpin’ dan melontarkan candaan kepada Wookiee (“Apakah seseorang dapat menyingkirkan karpet berjalan besar ini dari jalanku?”) Wanita ini tidak punya waktu untuk para amatir, begitu juga dengan Fisher, yang pada saat itu memberi komando di layar seperti seseorang yang lebih tua daripada umurnya. Dan ia melakukan semua itu hanya dengan mengenakan gaun putih panjang dan sesuatu yang menyerupai rol kayu manis di rambutnya. Seorang (pejuang) bintang telah lahir.

1) "Help me, Obi-Wan Kenobi – you're my only hope" ('A New Hope')

Ini semua bermula dari sebuah gambar biru kecil yang diproyeksikan melalui R2-D2 di garasi Luke Skywalker, mengulang secara terus menerus kata-kata misterius tersebut. Tapi ini lebih dari sekadar pesan yang melengkapi plot dari trilogi Star Wars, melainkan seperti mantra ajaib yang menjanjikan kepahlawanan sekaligus keputusasaan, bagai seorang penolong dengan nama yang aneh yang diikuti oleh risiko yang besar seperti halnya seluruh galaksi yang jauh tersebut. Versi lengkap dari komunikasi holografis ini diungkapkan oleh Luke dan Obi-Wan, dan tidak hanya mengungkapkan cerita di balik layar, namun juga talenta Fisher sebagai seorang aktris. Dia benar-benar mampu menjual semua jargon buatan George Lucas bagaikan mempertunjukkan monolog Shakespeare. (Banyaknya jumlah yang didapat oleh saga ini saat ia menyebutkan "the Clone Wars" itu sendiri tidak terhitung jumlahnya.)Banyak cinta kepada film Star Wars, fiksi ilmiah, fiksi fantasi, dan film itu sendiri berawal dari delapan kata ini. Semuanya berawal dari sini. (F. Rizka Amalia)



Related

Most Viewed

  1. Superman is Dead Tolak Permintaan Presiden Jokowi untuk Memakai Lagu Mereka
  2. Shaggydog, FSTVLST, Jalu TP Siap Tampil di RadioShow Yogyakarta
  3. Komentar Jujur Efek Rumah Kaca tentang Kepemimpinan Presiden Jokowi
  4. SORE Merekam Ulang Lagu Grup Fariz RM dan Erwin Gutawa
  5. Kenang Musik Era '90-an, Sajama Cut Meluncurkan ‘Subscription Series’

Editor's Pick

Add a Comment