Grimes Menyukai dan Membela Beyonce, Psy, Mariah Carey

Musisi elektronik indie, Grimes, mendapat tanggapan miring setelah melansir daftar lagu favoritnya sepanjang tahun 2012 dalam akun Tumblr pribadinya. Dalam daftar tersebut terdapat nama-nama seperti Taylor Swift, Justin Bieber, dan Psy.

Oleh
Musisi indie elektronika, Grimes, menerima tanggapan miring setelah melansir daftar lagu favoritnya sepanjang 2012 dalam akun Tumblr pribadinya. Dalam daftar tersebut terdapat nama-nama seperti Taylor Swift, Justin Bieber, dan Psy.

Pitchfork sempat mengabadikan perdebatan yang terjadi sebeluma akun Tumblr Grimes dihapus. Menurut Pitchfork, tanggapan miring tersebut dilontarkan karena Grimes dianggap telah berhasil menarik garis perbedaan antara musik pop mainstream dengan akar musik eksperimentalnya.

Grimes, yang terlahir dengan nama Claire Boucher merasa lelah dengan anggapan bahwa dirinya dungu hanya karena mendengarkan musik pop dan hip hop. Ia menegaskan, membenci dan mendevaluasi seni karena karya tersebut sukses merupakan perbuatan yang salah. Boucher juga merasa jengah dengan isu di dunia industri yang mengatakan bahwa kesuksesan datang berkat koneksi semata.

Mendukung pernyataan tersebut, Boucher menyatakan kekagumannya kepada Psy dan Beyonce yang membawa dampak positif terhadap kehidupan sosial.

"Bagaimana mungkin Anda membenci Beyonce? Ia mengubah dunia. Ia membela orang-orang kulit berwarna dan wanita melawan patriarki yang menggerahkan tanpa mempertaruhkan moralnya. Ia membuat perubahan dan musik yang menarik. Ia selalu positif. Ia adalah segalanya yang baik. Dan fakta bahwa ia begitu sukses bukanlah hal yang remeh. Itu adalah hal yang penting dan hebat, dan ia bekerja keras untuk itu semua," tulis Boucher.

Boucher kemudian merefleksikan fenomena "Gangnam Style" dari Psy dengan kisah hidupnya yang tumbuh dalam lingkungan rasisme dan bagaimana musik populer dapat bertempur di tengah gempuran musik independen.

"Maaf, tapi saya pikir sangat mengesankan melihat lagu berbahasa Korea menjadi hal yang paling populer di planet ini. Itu sangat baik untuk kemanusiaan. Psy menulis dan memproduksi 'Gangnam Style' dan membuat videonya sendiri," tegas Boucher.

"Rasisme belum punah. Seksisme belum berakhir. Satu-satunya jalan untuk benar-benar mengubah kehidupan sosial adalah dengan melanggengkan ide ini. Untuk itu, saat pukulan dari musisi (seperti Psy) diangkat terus di media massa itu sangat baik untuk semua orang," imbuh Boucher yang menghabiskan masa kecil di Vancouver, di mana ras Asia masih disepelekan.

Menyimpulkan semuanya, musisi berusia 24 tahun ini menutup perdebatan dengan kisah bagaimana Mariah Carey mengubah hidupnya. Boucher mengatakan bahwa beberapa musisi serius tidak tertawa saat mengetahui bahwa Boucher menyukai Mariah Carey karena diva tersebut memang hebat.

"Pertama kali saya mendengar Mariah Carey, ia mengoyak kepribadian saya dan saya membentuk Grimes," simpul Boucher.

Sejak memproklamirkan Grimes pada 2009, Boucher tercatat telah mencetak 3 album dimulai dengan debut Geidi Primes yang rilis 2010. Setelah itu menyusul album Halfaxa dan Visions pada 2010 dan 2012.

Sementara itu, Grimes telah dijadwalkan pula untuk menggelar konser pertamanya di Indonesia pada 16 Maret mendatang.


Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. SORE Merekam Ulang Lagu Grup Fariz RM dan Erwin Gutawa
  2. 10 Film Indonesia Terbaik 2016
  3. Killing Me Inside Kolaborasi dengan Aiu eks-Garasi, Rilis Single Baru “Fractured”
  4. Harry Styles: Superstar Pop Dunia
  5. Saksikan Video Musik Terbaru Monita Tahalea, “Hai”

Add a Comment