Rolling Stone Release Party Edisi November 2011 Diadakan Kamis Ini

Guna merayakan penerbitan majalah Rolling Stone Indonesia edisi November 2011 yang mencantumkan foto mendiang Steve Jobs muda pada sampulnya, acara musik bulanan yang dinamakan Rolling Stone Release Party akan kembali diadakan pada Kamis (17/11) mendatang di Rolling Stone HQ.

Oleh
Guna merayakan penerbitan majalah Rolling Stone Indonesia edisi November 2011 yang mencantumkan foto mendiang Steve Jobs muda pada sampulnya, acara musik bulanan yang dinamakan Rolling Stone Release Party akan kembali diadakan pada Kamis (17/11) mendatang di Rolling Stone HQ.

Tiga dari empat band berdaya hibur tinggi yang mengisi acara ini memiliki unsur hewani dalam namanya, yaitu Monkey to Millionaire, Kelelawar Malam, serta Angsa dan Serigala. Sementara satu band lagi adalah band non-Bandung pertama yang dikontrak FFWD Records, Hightime Rebellion.

Monkey to Millionaire adalah grup rock alternatif yang membaurkan karakter musik Weezer dengan sound band-band Inggris di dekade 2000-an. Mereka sempat merilis sebuah EP yang mereka rilis sendiri pada tahun 2006. Satu tahun kemudian, Monkey to Millionaire terpilih menjadi finalis kompetisi band LA Lights Indiefest. Album penuh perdana mereka, Lantai Merah, dirilis pada 2009 dan membuat mereka berhasil menyabet Best Breakthrough Act pada penghargaan musik Asia Tenggara, Junksound Award.

Sementara itu dari ordo Chiroptera diwakili oleh gerombolan ngehe yang menamakan diri mereka Kelelawar Malam. Diperkuat oleh personel-personel dengan nama Ibay Von Mencekam, Deta Beringas, Fahri Al-Maut, dan Apin Kiamat, Kelelawar Malam menyuguhkan musik horror punk yang bersinggungan dengan psychobilly. Mereka seringkali menawarkan gimmick berupa kejutan yang dengan mudah dapat membuat bulu roma Anda ereksi. Kelelawar Malam merilis album penuh perdana tahun lalu dengan nama band mereka sendiri sebagai judulnya.

Angsa adalah hewan yang seringkali dikaitkan dengan keanggunan, sementara serigala merupakan hewan liar nan buas. Jika dijadikan dalam satu kalimat, maka yang Anda dapatkan adalah Angsa dan Serigala, sebuah septet berbusana necis yang seringkali dibandingkan dengan Arcade Fire. Tujuh personel Angsa dan Serigala masing-masing bernama Hendra Araji (vokal/gitar), Meyga Sukmana (vokal/pianika), Danny Mokoginta (gitar), Jaka Wirawan (bas), Arditya Pradana (kibor), Afifa Ayu (biola), dan Phopi R. Agustin (drum). Mereka baru saja merilis album perdana di bawah naungan Demajors.

Tidak mudah, jika tak mau dibilang mustahil, untuk berdiam diri ketika satu lagi band yang tampil di Rolling Stone Release Party edisi November 2011, Hightime Rebellion, sedang dimainkan. Karakter vokal yang unik mengalun, kocokan dua gitar yang bersahutan, ketukan dan irama danceable, serta iringan kibor yang terkadang berlaku sebagai soundscape menjadi sidik jari kuat bagi band Jakarta yang didirikan pada 2007 ini. Tak heran, setelah 12 tahun berdiri, FFWD Records akhirnya tergiur untuk menaungi roster pertama mereka dari luar Bandung berkat kehadiran vokalis Miyane Soemitro, vokalis/pianis/gitaris Rendy Surindrapati, gitaris Jason Sutrisno dan Adji Dimas Ramayanda, basis Pulung Wahyuaji, serta drummer Reza Arafat.

Dengan variasi ragam musik yang ditawarkan oleh keempat band di atas, Rolling Stone Release Party edisi November 2011 akan menjadi sebuah acara musik yang diselimuti dengan eklektisisme.


Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. Film 'Turah' Dipilih untuk Mewakili Indonesia pada Oscars 2018
  2. Konferensi Musik Indonesia, Archipelago Festival, Siap Diselenggarakan Oktober Mendatang
  3. .Feast Resmi Merilis Album Penuh Perdana Bertajuk 'Multiverses'
  4. Proyek Musik Elektronik Putra Bungsu Addie MS, Mantra Vutura, Rilis Album Mini
  5. Sam Smith Dokumentasikan Perpisahan Romantis dalam Video ‘Too Good at Goodbyes’

Add a Comment